AAJI: Pendapatan industri asuransi jiwa mencapai Rp162,87 triliun

- Jurnalis

Rabu, 29 November 2023 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Secara umum terjadi penurunan 0,6 persen yoy

Jakarta (Rumah Bicara) – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan pendapatan industri asuransi jiwa mencapai Rp162,87 triliun per kuartal III-2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nilai tersebut terkontraksi 0,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp163,88 triliun pada kuartal II-2022.

“Secara umum terjadi penurunan 0,6 persen yoy. Penurunan ini disebabkan karena penurunan komponen pendapatan premi yang tercatat negatif 7,7 persen,” kata Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon saat konferensi pers Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari-September 2023 di Jakarta, Rabu.

Pendapatan premi tercatat sebesar Rp132,04 triliun pada kuartal III-2023, turun Rp11,04 triliun dari Rp143,08 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan tersebut utamanya disebabkan oleh kinerja premi produk asuransi yang dikaitkan dengan asuransi (PAYDI) atau unit link yang menurun 22,4 persen menjadi Rp64,37 triliun.

Di sisi lain, pendapatan premi produk asuransi jiwa tradisional secara konsisten terus meningkat. Pada periode Januari hingga September 2023, pendapatan dari produk tradisional mencapai Rp67,67 triliun atau tumbuh 12,5 persen yoy.

“Pendapatan unit link hampir sama dengan produk tradisional. Hal ini menunjukkan adanya shifting produk, mengindikasikan pemahaman masyarakat terhadap produk asuransi kini lebih baik, sejalan dengan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa literasi asuransi meningkat ke angka 31,72 persen pada 2022,” ujar Budi.

Sama halnya dengan pendapatan premi, kinerja klaim asuransi juga terkontraksi, menjadi Rp4,19 triliun dari Rp4,39 triliun atau turun 4,7 persen yoy.

Di sisi lain, pendapatan dari hasil investasi meningkat tajam, yakni tumbuh 72,5 persen menjadi Rp23,42 triliun dari Rp13,58 triliun. Adapun pendapatan lainnya tumbuh 13,8 persen menjadi Rp3,22 triliun dari Rp2,84 triliun.

Baca Juga :  RI dan China perkuat pertukaran teknologi bidang teknik

“Namun demikian, dapat kami sampaikan bahwa industri asuransi jiwa merupakan industri yang kuat, oleh karenanya kami tetap berkomitmen untuk senantiasa memenuhi setiap kewajibannya kepada para pemegang polis,” tutur Budi.

Baca juga: AAJI: Jumlah tertanggung asuransi jiwa naik 16,5 persen

Baca juga: AASI proyeksikan aset asuransi jiwa syariah naik awal tahun 2024

Baca juga: OJK cabut izin usaha PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © Rumah Bicara 2023

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Bali dapat tambahan kuota 250 ribu elpiji subsidi 3 kg
Keraton Surakarta berharap revitalisasi sasar bangunan dalam
Gubernur sebut Kepri jadi pintu masuk wisman terbesar ketiga nasional
Minat belanja beralih ke online, TKK luncurkan platform belanja online
PLN terus maksimalkan upaya listriki pulau terkecil di Tanah Papua
Menteri ATR/BPN AHY akan berkunjung ke IKN pada pekan depan
DBMPR Jabar ungkap pembangunan Tol Getaci berprogres
Erick Thohir: Bendungan Lolak jadi sumber perekonomian baru di Sulut

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:59 WIB

Angka bunuh diri Korea Selatan tertinggi di antara negara maju

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:58 WIB

Persita imbangi Persebaya 1-1 berkat gol bunuh diri Paulo Henrique

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:57 WIB

Komnas Perempuan sebut hubungan pacaran kerap berisiko bagi perempuan

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:56 WIB

Kementerian ESDM pastikan program hilirisasi di Vale tetap berjalan

Jumat, 23 Februari 2024 - 14:55 WIB

Satu orang utan mati terseret banjir di Gayo Lues

Jumat, 23 Februari 2024 - 13:54 WIB

Polda Jateng ungkap peredaran 52 kg sabu dan 35.000 butir ekstasi

Jumat, 23 Februari 2024 - 11:52 WIB

Google hentikan sementara kemampuan Gemini hasilkan gambar AI orang

Jumat, 23 Februari 2024 - 10:51 WIB

Transportasi publik listrik dinilai mampu kurangi macet dan polusi

Berita Terbaru

HIBURAN

ONLEE siap jumpai Olee di Jakarta awal Maret

Jumat, 23 Feb 2024 - 20:42 WIB

BISNIS

Bali dapat tambahan kuota 250 ribu elpiji subsidi 3 kg

Jumat, 23 Feb 2024 - 20:28 WIB