Analis Energi menilai kapasitas produksi baterai perlu ditingkatkan

- Jurnalis

Jumat, 9 Februari 2024 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hal ini semakin menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang optimal.

Jakarta (Rumah Bicara) – Managing Director Energy Shift Institute Putra Adhiguna menilai Indonesia perlu meningkatkan kapasitas produksi baterai, karena diperkirakan hanya akan memiliki 10 gigawatt hour (GWh) atau kurang dari 0,4 persen kapasitas produksi baterai global pada 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Energy Shift Institute memperkirakan tahun ini Indonesia hanya akan memiliki 10 gigawatt-hour (GWh) atau kurang dari 0,4 persen kapasitas produksi baterai global, 2.800 GWh,” ujar Putra dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Jumat.

Sejauh ini, kata Putra, nilai tambah berbagai produk nikel Indonesia berkisar antara dua hingga 11 kali lipat dibanding produk mentahnya. Namun, nilai tersebut masih jauh di bawah nilai tambah yang lebih dari 60 kali lipat jika mencapai produksi baterai.

Padahal, Putra melanjutkan, konstruksi kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing nikel Indonesia bersandar pada janji pengembangan industri baterai dan kendaraan listrik.

Apabila kapasitas produksi baterai Indonesia tidak ditingkatkan, Putra menilai Indonesia hanya akan bergeser dari eksportir produk nikel untuk baja tahan karat menjadi eksportir produk setengah jadi untuk industri baterai.

“Penting untuk berbagai pihak yang terlibat tidak memandang enteng skala pertumbuhan ke depan karena revolusi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) dunia baru saja memasuki babak awal,” ujar dia.

Terkait dengan pesatnya pertumbuhan baterai tanpa nikel dan perdebatan masa depan nikel, Putra justru mengatakan bahwa permintaan nikel dunia untuk baterai sangat mungkin akan terus melambung.

Peningkatan tersebut, kata dia, dapat terjadi seiring dengan laju adopsi KBLBB meskipun hadir teknologi alternatif.

Baca Juga :  PT Len: 13 unit radar GCI pesanan RI dari Thales dirakit di Subang

“Penting dicatat bahwa dalam sektor yang berkembang pesat, angka pertumbuhan absolut lebih penting dibandingkan pangsa pasar,” kata Putra.

Putra berpandangan bahwa selain nikel, yang kerap luput dari perhatian adalah peningkatan produksi kobalt oleh Indonesia sebagai produsen kobalt terbesar kedua di dunia.

“Hal ini semakin menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang optimal,” kata dia pula.

Baca juga: Pabrik terintegrasi BYD mampu produksi 1.200 EV tiap hari

Baca juga: Antam dan perusahaan Hong Kong kerja sama produksi baterai kendaraan listrik

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Ketua Asperapi Jatim: Kepemimpinan penentu berkembangnya sebuah usaha
Pelni Baubau lakukan perawatan rutin tiga kapal persiapan Lebaran
Pemerintah targetkan 10 juta UMKM tersertifikasi halal pada Oktober 2024
Pertagas Niaga tingkatkan ketersediaan LNG di Jawa-Bali
Kaltim pacu produksi pisang untuk pasar internasional
Kemenkop UKM minta UMKM gunakan digitalisasi dongkrak daya saing
Menhub targetkan proving ground Bekasi “soft launching” September 2024
Soal tabrakan kereta Cicalengka, KNKT: Anomali sinyal terjadi sejak Agustus 2023

Berita Terkait

Sabtu, 17 Februari 2024 - 11:52 WIB

Perolehan suara caleg artis 17 Februari, Uya Kuya hingga Ahmad Dhani

Sabtu, 17 Februari 2024 - 09:50 WIB

Women from Rote Island tonjolkan kekalutan korban kekerasan seksual

Sabtu, 17 Februari 2024 - 08:48 WIB

Kemarin, perolehan suara Komeng hingga intip motor listrik BMW

Sabtu, 17 Februari 2024 - 05:45 WIB

Komeng sudah dapat lebih dari 1 juta suara, cek visi misinya

Sabtu, 17 Februari 2024 - 04:45 WIB

Koleksi karya hingga kostum God Bless dipamerkan di Galeri Nasional

Sabtu, 17 Februari 2024 - 03:44 WIB

Women from Rote Island ajak masyarakat hentikan kekerasan seksual

Sabtu, 17 Februari 2024 - 02:42 WIB

Linda Adoe ajak anak NTT percaya diri dan gali potensi bakat terpendam

Sabtu, 17 Februari 2024 - 01:41 WIB

Didik Nini Thowok sebut pameran foto ANTARA sebagai karya monumental

Berita Terbaru

DUNIA

CDC AS peringatkan wabah E. coli terkait keju susu mentah

Sabtu, 17 Feb 2024 - 11:27 WIB