Asita harap adanya penambahan frekuensi penerbangan intra Papua

- Jurnalis

Senin, 29 Januari 2024 - 02:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seperti contoh penerbangan ke Nabire kini tidak hanya dari Jayapura sana namun kini juga dari Timika sehingga pembiayaan lebih hemat

Jayapura (Rumah Bicara) – Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Papua berharap adanya penambahan frekuensi penerbangan intra Papua guna mempermudah wisatawan dalam melakukan perjalanan saat berwisata di seluruh tanah Papua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua ASITA Papua, Iwanta Perangingangin di Jayapura, Minggu mengatakan dengan terbentuknya tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) memberikan peluang terjadinya pembukaan jalur penerbangan baru.

“Seperti contoh penerbangan ke Nabire kini tidak hanya dari Jayapura sana namun kini juga dari Timika sehingga pembiayaan lebih hemat,” katanya.

Menurut Iwanta, Hal itu sangat menguntungkan bagi ASITA karena bisa mengkoneksikan antara destinasi yang satu dan lainnya.

“Dengan begitu wisatawan yang menggunakan jasa kami bisa lebih hemat dalam biaya,” ujarnya.

Dia menjelaskan hingga kini pihaknya masih menjual paket ke daerah pegunungan yang mana wilayah tersebut menjadi destinasi favorit wisatawan asing selain itu juga Kabupaten Biak dengan menyelam.

“Padahal selain pegunungan beberapa daerah di Tanah Papua memiliki potensi namun belum digarap dengan maksimal oleh Pemerintah setempat,” katanya.

Dia menambahkan pihaknya berharap Pemerintah dan ASITA bisa berkolaborasi bersama untuk mencari potensi wisata apalagi yang dapat di jual sehingga menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tentunya.

“Kami akan terus berkolaborasi bersama pemerintah setempat guna mencari destinasi yang bisa dikembangkan dan menjadi daya tarik wisatawan asing, apalagi dengan terbentuknya DOB semakin mempermudah dalam pencarian tersebut,” ujarnya.

Baca juga: Asita Papua berharap wisata berbasis lingkungan dibimbing pemerintah

Baca juga: Mengeksplorasi potensi wisata berbasis lingkungan di Papua

Baca Juga :  PPK Kemayoran dan mitra bahas upaya Kemayoran jadi "Smart City"

Baca juga: Asita Papua khawatir mahalnya tiket matikan sektor pariwisata

Pewarta: Qadri Pratiwi
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium
Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat
Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini
Bapanas: Bantuan pangan beras 10 kg di Sulut sasar 1.003 KPM
Banjir wisatawan, pengelola Gili Tramena diminta jaga sapta pesona
VICI bawa produk perkakas profesional di IIMS harga mulai Rp1 jutaan
Bali dapat tambahan kuota 250 ribu elpiji subsidi 3 kg
Keraton Surakarta berharap revitalisasi sasar bangunan dalam

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:34 WIB

Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:32 WIB

Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:30 WIB

Bapanas: Bantuan pangan beras 10 kg di Sulut sasar 1.003 KPM

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:30 WIB

Banjir wisatawan, pengelola Gili Tramena diminta jaga sapta pesona

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:29 WIB

VICI bawa produk perkakas profesional di IIMS harga mulai Rp1 jutaan

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:28 WIB

Bali dapat tambahan kuota 250 ribu elpiji subsidi 3 kg

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:26 WIB

Keraton Surakarta berharap revitalisasi sasar bangunan dalam

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:23 WIB

Gubernur sebut Kepri jadi pintu masuk wisman terbesar ketiga nasional

Berita Terbaru

TERKINI

Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang

Sabtu, 24 Feb 2024 - 02:07 WIB