BSI naik peringkat ke posisi 11 perbankan syariah global

- Jurnalis

Rabu, 31 Januari 2024 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan saham BRIS pada perdagangan Selasa (30/1) sejalan dengan pergerakan pasar di mana IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) ditutup positif ke level 7.192,22 atau terapresiasi 0,49 persen.

Jakarta (Rumah Bicara) – PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI naik ke posisi 11 pada peringkat perbankan syariah global berkat kapitalisasi pasar (market cap) yang menembus Rp100 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pencapaian kapitalisasi pasar tersebut terjadi pada penutupan perdagangan bursa Selasa (30/1), di mana harga saham BRIS ditutup positif 1,87 persen ke level Rp2.180.

“Pergerakan saham BRIS pada perdagangan Selasa (30/1) sejalan dengan pergerakan pasar di mana IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) ditutup positif ke level 7.192,22 atau terapresiasi 0,49 persen,” kata Group Head Investor Relations BSI Rizky Budinanda di Jakarta, Rabu.

Baca juga: “BSI Explore 2025” ciptakan dampak positif 37 desa Indonesia

Sebagai gambaran, capaian market cap BSI menunjukkan peningkatan dari Rp59,51 triliun pada 2022 menjadi Rp80,26 triliun pada Desember 2023.

Di sisi lain, pergerakan saham BRIS menunjukkan tren positif sejak penghujung November 2023 yang juga sejalan dengan tren IHSG yang menghijau. Pada rentang November 2023-Januari 2024 harga terendah saham BRIS berada di level Rp1.455 dan harga tertinggi di level Rp2.180.

Kenaikan harga saham tersebut diyakini sejalan dengan makin kuatnya kinerja perseroan secara fundamental.

Menurut Rizky, saham BRIS memang sedang mengalami tren positif sejak penghujung 2023 hingga Januari 2024 setelah sempat sideways di pertengahan tahun. Di samping itu, kinerja saham BRIS berbanding lurus dengan meningkatnya kepercayaan investor.

Baca juga: BSI targetkan 100 ribu nasabah RDN Online di 2024

Baca Juga :  Menkop UKM sebut industri EV ciptakan ekonomi baru

Berdasarkan catatan BSI, dalam beberapa waktu terakhir investor asing cukup aktif mengoleksi saham BRIS, misalnya pada sesi perdagangan Selasa (30/1), net buy investor asing terhadap saham BRIS mencapai sebesar Rp36,27 miliar

“Pada akhir 2023 jumlah investor institusi di BSI naik menjadi sekitar 70 persen dibanding sekitar 60 persen pada akhir 2022. BSI tidak hanya menarik bagi investor domestik, tapi juga asing,” tambah Rizky.

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Nusarina Yuliastuti
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Pj Gubernur Jatim: Pembangunan pabrik smelter dongkrak perekonomian
BPTD Maluku sebut tujuh bus siap beroperasi selama Ramadhan
Kemenkop UKM harap aturan UMKM wajib bersertifikasi halal ditunda
Era elektrifikasi peluang modifikator lokal berkarya
Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat
Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium
Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat
Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:41 WIB

PSIS bermain seri 1-1 lawan Dewa United

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:40 WIB

Bayer Leverkusen melanjutkan tren positif usai tumbangkan Mainz 2-1

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:38 WIB

Pelatih Persebaya maklumi kesalahan Paulo Henrique

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:38 WIB

Nunez, Salah, dan Szoboszlai berpeluang tampil lawan Chelsea di final

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:37 WIB

Greenwood akan tolak pinangan Barcelona karena ingin kembali ke MU

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:35 WIB

Hokky tetap optimistis Garuda Muda tembus 8 besar Piala Asia U-23

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:34 WIB

Divaldo Alves nilai imbang lawan Persebaya sebagai hasil yang adil

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:33 WIB

Persib gagal pertahankan keunggulan dan ditahan imbang Barito Putera

Berita Terbaru

BOLA

PSIS bermain seri 1-1 lawan Dewa United

Sabtu, 24 Feb 2024 - 07:41 WIB