Dirut Bulog: Verifikasi data penerima bantuan beras segera rampung

- Jurnalis

Senin, 29 Januari 2024 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

setiap awal tahun selalu ada proses verifikasi dengan pemda, kan itu untuk bisa mendapatkan updating tentang situasi keluarga yang paling membutuhkan

Jakarta (Rumah Bicara) – Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi memastikan permasalahan verifikasi data penerima bantuan pangan beras segera rampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bayu menyatakan bahwa di awal tahun memang selalu ada proses verifikasi data dengan pemerintah daerah (pemda) untuk mendapatkan pembaharuan data bagi keluarga penerima manfaat (KPM).

“Jadi, memang begitu setiap awal tahun selalu ada proses verifikasi dengan pemda, kan itu untuk bisa mendapatkan updating tentang situasi keluarga yang paling membutuhkan,” ucap Bayu di Jakarta, Senin.

Verifikasi data yang dilakukan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan pemda tersebut belum selesai 100 persen.

Ia pun menargetkan proses verifikasi tersebut akan selesai dalam satu sampai dua minggu ke depan.

“Kalau yang lalu kan bantuan pangan itu dimulai Maret atau April. Jadi, ada waktu tidak terasa tetapi sekarang kan Januari, jadi pas lagi melakukan verifikasi kami juga langsung menyalurkan jadi di situ aja. Mudah-mudahan dalam satu dua minggu selesai,” ujar Bayu.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa bantuan pangan beras tersebut belum terkirim, bukan tidak tersalurkan.

“Ya belum, bukan tidak jadi, setelah terverifikasi, pemda setuju dengan datanya kemudian baru kami salurkan. Bulog kan hanya menyalurkan, yang memiliki data itu yang punya keluarga penerima manfaat itu kan pemda,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan permasalahan verifikasi data itu juga telah dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

“Sudah dilaporkan kepada Pak Mendagri. Insya Allah minggu ini dan minggu depan verifikasi selesai,” ucap Bayu.

Baca Juga :  HIS gandeng Hasnur Centre beri edukasi dan layanan kesehatan gratis

Ia pun mengatakan Bulog akan menyalurkan bantuan tersebut secara berurutan pada Januari dan Februari setelah permasalahan verifikasi data tersebut selesai.

“Bulog akan menyalurkan langsung baik bantuan pangan yang bulan Januari dan Februari secara berurutan sehingga tidak terlalu lama semuanya akan sudah bisa disalurkan,” kata Bayu.

Bulog menyebutkan bahwa jumlah KPM bantuan pangan beras ditambah 8 persen menjadi 22 juta penerima untuk 2024.

Manager Humas dan Kelembagaan Bulog Tomi Wijaya mengatakan jumlah keluarga penerima manfaat sebanyak 21,4 juta. Angka tersebut pun terus diperbarui oleh Kemenko PMK untuk program 2024.

“Kami terima dari Menko PMK itu sebesar 21,4 juta KPM dan ini terus dilakukan update oleh Menko PMK. Sebagai leading sector dari yang punya data, akan bertambah 8 persen untuk tahun 2024, jadi totalnya kurang lebih sebanyak 22 juta KPM,” ujar Tomi saat diskusi media di Jakarta, Jumat (15/12/2023).

Tomi menyampaikan program bantuan pangan beras akan terus berlanjut hingga Maret 2024. Ini merupakan program penyaluran dari pemerintah melalui cadangan beras pemerintah (CBP), di mana setiap KPM menerima 10 kilogram beras tiap bulan.

Baca juga: Pos Indonesia pastikan kecepatan-ketepatan distribusi bantuan CBP

Baca juga: Bulog tak berencana ubah HET di tengah harga beras yang fluktuatif

Baca juga: PT Pos gunakan sistem e-Filling dalam penyaluran bantuan beras di 2024

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Pj Gubernur Jatim: Pembangunan pabrik smelter dongkrak perekonomian
BPTD Maluku sebut tujuh bus siap beroperasi selama Ramadhan
Kemenkop UKM harap aturan UMKM wajib bersertifikasi halal ditunda
Era elektrifikasi peluang modifikator lokal berkarya
Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat
Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium
Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat
Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:39 WIB

Pj Gubernur Jatim: Pembangunan pabrik smelter dongkrak perekonomian

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:37 WIB

Kemenkop UKM harap aturan UMKM wajib bersertifikasi halal ditunda

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:35 WIB

Era elektrifikasi peluang modifikator lokal berkarya

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:34 WIB

Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:34 WIB

Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:33 WIB

Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:32 WIB

Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:30 WIB

Bapanas: Bantuan pangan beras 10 kg di Sulut sasar 1.003 KPM

Berita Terbaru

BOLA

PSIS bermain seri 1-1 lawan Dewa United

Sabtu, 24 Feb 2024 - 07:41 WIB