Distributor dan pengecer pupuk di NTB diedukasi menggunakan i-Pubers

- Jurnalis

Kamis, 18 Januari 2024 - 05:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyaluran pupuk bersubsidi harus dipertanggungjawabkan, karena ada uang pemerintah yang mengalir di situ….

Mataram (Rumah Bicara) – PT Pupuk Indonesia (Persero) mengedukasi seluruh distributor dan beberapa perwakilan kios pengecer resmi di Nusa Tenggara Barat (NTB) tentang aplikasi i-Pubers untuk mempermudah penebusan pupuk bersubsidi oleh petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

VP Penjualan Wilayah 5 Pupuk Indonesia M Miftahul Zainuddin, di Mataram, Rabu, mengatakan kegiatan edukasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para distributor dan pengecer resmi dalam menggunakan aplikasi i-Pubers.

Selain itu, juga untuk mengawal penggunaan aplikasi i-Pubers secara benar dan transparan.

“Yang diedukasi hari ini distributor dan kios resmi, sama teman-teman dari internal supaya bisa mengawal aplikasi i-Pubers secara benar,” katanya dalam rapat koordinasi penyaluran pupuk bersubsidi dan persiapan implementasi i-Pubers.

Menurutnya, aplikasi i-Pubers memberikan kemudahan bagi petani yang ingin menebus jatah pupuk bersubsidi. Petani hanya perlu membawa kartu tanda penduduk (KTP) asli dan menunjukkannya kepada kios pengecer resmi.

Kios pengecer resmi kemudian akan memindai KTP tersebut dengan aplikasi i-Pubers dan mengeluarkan tanda penebusan pupuk bersubsidi sesuai dengan jatah masing-masing petani.

“Penyaluran pupuk bersubsidi harus dipertanggungjawabkan, karena ada uang pemerintah yang mengalir di situ dan harus dapat diverifikasi dengan jelas,” ujarnya.

Dengan aplikasi i-Pubers, kata Miftahul, data penebusan pupuk bersubsidi dapat tercatat secara otomatis dan akurat.

Aplikasi tersebut juga dilengkapi dengan fitur biotagging, yaitu pengambilan foto lokasi penebusan pupuk bersubsidi dengan koordinat geografis.

Foto tersebut akan tersimpan di server Pupuk Indonesia dan dapat diakses oleh pihak terkait.

“Data penebusan pupuk bersubsidi dengan i-Pubers ini otomatis dapat diketahui, kapan dan di mana, karena fotonya pakai biotagging. Jumlahnya juga sesuai dengan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) yang sudah ditetapkan oleh dinas,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Kopel Bulog gandeng Venteny tingkatkan kesejahteraan karyawan

Pupuk Indonesia, kata dia, telah bekerja sama dengan dinas terkait untuk mencetak RDKK per petani di masing-masing kios pengecer resmi. Dengan demikian, petani dapat mengetahui jatah pupuk bersubsidi yang mereka miliki.

Dengan aplikasi i-Pubers, Miftahul berharap penyaluran pupuk bersubsidi, khususnya di NTB, dapat berjalan lancar, tepat, dan akuntabel.

“Pada Januari penyaluran pupuk bersubsidi bisa secara manual dulu. Nanti pada saat 1 Februari 2024, i-Pubers sudah go live datanya bisa di input ke sistem,” katanya pula.

Baca juga: Aplikasi I-Pubers mempermudah petani tebus pupuk bersubsidi

Baca juga: Pupuk Indonesia memastikan data petani dalam aplikasi I-Pubers aman

Pewarta: Nur Imansyah/Awaludin
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

BPTD Maluku sebut tujuh bus siap beroperasi selama Ramadhan
Kemenkop UKM harap aturan UMKM wajib bersertifikasi halal ditunda
Era elektrifikasi peluang modifikator lokal berkarya
Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat
Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium
Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat
Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini
Bapanas: Bantuan pangan beras 10 kg di Sulut sasar 1.003 KPM

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:12 WIB

Kemarin, Film Avatar hingga elektrifikasi buka peluang builder lokal

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:10 WIB

Bawaslu RI sebut PSS di Paniai tunggu sinyal hijau dari pihak keamanan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:09 WIB

Aliansi Advokat Indonesia: Pertahankan hasil pemilu sesuai mekanisme

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:08 WIB

Ten Hag akan lakukan segalanya demi bawa MU finis di empat besar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:07 WIB

Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:06 WIB

Temui Sri Sultan HB X selama dua jam, ini kata Menko Polhukam

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:05 WIB

Dubes Ukraina sebut masyarakat internasional bisa hentikan perang

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:04 WIB

KPU: Anggaran Sirekap akan dilaporkan dan diaudit BPK 

Berita Terbaru