Ekonom UMS sebut BUMN dibutuhkan negara

- Jurnalis

Rabu, 7 Februari 2024 - 03:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

jika sudah banyak perusahaan swasta yang bergerak di sektor yang sama maka BUMN tidak boleh mendominasi.

Solo (Rumah Bicara) – Ekonom dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Anton Agus Setyawan menyebut BUMN dibutuhkan oleh negara karena memiliki fungsi yang strategis bagi perekonomian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BUMN itu strategis, nggak bisa seluruh sektor ekonomi kita serahkan ke mekanisme pasar,” katanya di Solo, Jawa Tengah, Selasa.

Menurut dia, keberadaan BUMN mempunyai dua sisi, yakni di satu sisi mencari keuntungan bagi pemerintah dan di sisi lain BUMN bisa menjalankan sektor tertentu jika sektor itu dianggap tidak menguntungkan bagi swasta.

“Contohnya dulu pesawat udara, kita punya Garuda Indonesia. Kalau misalnya ada anggapan bisnis transportasi udara belum menjanjikan ya kemudian BUMN harus masuk di situ,” katanya.

Meski demikian, dikatakannya, jika sudah banyak perusahaan swasta yang bergerak di sektor yang sama maka BUMN tidak boleh mendominasi.

Mengenai isu BUMN yang akan dijadikan koperasi, ia menilai praktiknya justru akan sulit.

Baca juga: Erick Thohir terus Mendorong BUMN menjadi Pioner dalam Program Mental Health di Lingkungan Kerja

Baca juga: Srikandi BUMN: Wacana mengubah BUMN jadi koperasi kecewakan perempuan

“Maksudnya kan mengubah struktur organisasi kelembagaan apalagi perusahaan yang bisnis gitu ya, mengubah badan hukum kan susah juga. Kalau koperasi kepemilikannya kan anggota koperasi, itu terus siapa yang jadi anggota koperasi,” katanya.

Menurut dia, jika pemerintah ingin mendirikan koperasi akan lebih baik jika dengan konsep bisnis yang lebih sederhana, misalnya untuk menampung produk pertanian namun skalanya tetap nasional.

“Itu malah mungkin, jadi bikin baru. Bukan BUMN yang ada terus diubah jadi koperasi, itu malah rumit,” katanya.

Baca Juga :  Daihatsu bukukan penjualan ritel 134 ribu unit hingga Agustus 2023

Salah satu sektor yang masih butuh perhatian pemerintah adalah perikanan mengingat keberadaan investor di sektor ini justru menyebabkan oligopoli. Untuk mengatur mekanisme pasarnya, menurut dia bisa dengan konsep koperasi.

“Oligopoli ini membuat harga menjadi tidak stabil, di sektor yang kayak gitu mungkin perlu BUMN atau dalam bentuk koperasi tapi dalam skala yang lebih besar,” katanya.

Ia mengatakan yang menjadi kunci adalah apapun bentuknya, baik BUMN maupun koperasi maka pengelolaan harus profesional.

“Kuncinya kan pengelolaan harus profesional, koperasi kita itu kadang tidak jadi solusi tapi jadi sumber masalah karena tidak dikelola dengan baik,” katanya.

Baca juga: Kurator nilai BUMN sudah berjuang melalui PKPU untuk cegah pailit

Baca juga: Milenial Surabaya pertanyakan nasib pegawai jika BUMN dibubarkan

 

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Indra Gultom
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium
Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat
Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini
Bapanas: Bantuan pangan beras 10 kg di Sulut sasar 1.003 KPM
Banjir wisatawan, pengelola Gili Tramena diminta jaga sapta pesona
VICI bawa produk perkakas profesional di IIMS harga mulai Rp1 jutaan
Bali dapat tambahan kuota 250 ribu elpiji subsidi 3 kg
Keraton Surakarta berharap revitalisasi sasar bangunan dalam

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:08 WIB

Ten Hag akan lakukan segalanya demi bawa MU finis di empat besar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:06 WIB

Temui Sri Sultan HB X selama dua jam, ini kata Menko Polhukam

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:05 WIB

Dubes Ukraina sebut masyarakat internasional bisa hentikan perang

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:04 WIB

KPU: Anggaran Sirekap akan dilaporkan dan diaudit BPK 

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:02 WIB

Kementerian PPPA bersama Pemprov Maluku komitmen cegah perkawinan anak

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:00 WIB

Polisi selidiki penyebab 105 orang keracunan di Mandailing Natal

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:59 WIB

Angka bunuh diri Korea Selatan tertinggi di antara negara maju

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:58 WIB

Persita imbangi Persebaya 1-1 berkat gol bunuh diri Paulo Henrique

Berita Terbaru