INDEF: Jiwa wirausaha perlu dikembangkan sejak masa prasekolah

- Jurnalis

Rabu, 7 Februari 2024 - 00:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usia prasekolah itu penting karena saat itu anak bisa menerima apapun yang diajarkan

Jakarta (Rumah Bicara) – Ekonom Senior INDEF Aviliani menuturkan untuk meningkatkan jumlah anak muda yang berminat untuk berwiraswasta, jiwa wirausaha perlu dibangun sejak masa prasekolah karena pada periode perkembangan tersebut anak-anak mudah menerima pembelajaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Usia prasekolah itu penting karena saat itu anak bisa menerima apapun yang diajarkan. Jadi, saat itulah kita mengajarkan bagaimana menjadi pelaku wirausaha disertai kemandirian dan kepercayaan diri,” ucap Aviliani saat dihubungi Rumah Bicara di Jakarta, Selasa.

Selain kemandirian dan kepercayaan diri, ia mengatakan bahwa jiwa kepemimpinan, etika, dan budaya keindonesiaan pun perlu diajarkan kepada anak-anak sebagai modal bagi mereka untuk menjadi pelaku wirausaha yang kompeten di masa mendatang.

“Jadi, siapapun bisa memiliki jiwa wirausaha jika sudah dibangun dari kecil,” ujarnya.

Setelah mencetak anak-anak muda yang siap untuk berwirausaha dan membangun sektor UMKM domestik, Aviliani mengatakan langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah memastikan bisnis mereka dapat terus tumbuh.

Menurutnya, cara utama untuk mendukung keberlanjutan usaha tersebut bukan dengan memberikan kredit, namun menciptakan pasar bagi produk-produk yang dihasilkan.

Misalnya, setiap kali pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun BUMN atau BUMD menyelenggarakan acara, segala kebutuhan kegiatan tersebut diperoleh dengan membeli produk-produk lokal.

“Sebagian besar kebijakan justru memberikan kredit, pemerintah selama ini fokus pada sisi suplai. Pemerintah seharusnya berfokus pada sisi permintaan, artinya membeli barang-barang UMKM yang ada,” katanya.

Walaupun pemerintah sudah memfasilitasi penyerapan produk-produk UMKM dalam belanja pemerintah melalui E-Katalog, namun Aviliani menyatakan upaya tersebut belum cukup mengingat banyak UMKM yang tidak dapat menampilkan produk mereka dalam katalog tersebut karena tidak memenuhi kriteria.

Baca Juga :  Ekonom nilai Indonesia perlu lakukan diversifikasi pasar ekspor

Ia pun menuturkan bahwa para pelaku UMKM juga membutuhkan pendampingan dan pelatihan agar berbagai produk mereka dapat memenuhi kriteria dan diserap oleh belanja pemerintah.

“Jika memang belum memenuhi syarat, maka perlu dibina dengan mendatangkan tenaga ahli untuk meningkatkan produk UMKM tersebut,” ujarnya.

Baca juga: KemenKopUKM : Tren wirausaha muda beralih ke bisnis ramah lingkungan

Baca juga: Kemenko PMK bangkitkan semangat pemuda dan perempuan berwirausaha

Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Hyundai Motor janji akan investasi Rp17 triliun di Brazil pada 2032
Harga emas Antam hari ini naik Rp3.000 jadi Rp1,136 juta per gram
Pj Gubernur Jatim: Pembangunan pabrik smelter dongkrak perekonomian
BPTD Maluku sebut tujuh bus siap beroperasi selama Ramadhan
Kemenkop UKM harap aturan UMKM wajib bersertifikasi halal ditunda
Era elektrifikasi peluang modifikator lokal berkarya
Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat
Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:43 WIB

Wamenkominfo nilai humas pemerintah perlu bangun strategi komunikasi

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:41 WIB

Komite independen awasi implementasi Perpres “Publisher Rights”

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:41 WIB

Wamenkominfo sampaikan peran program DLA cetak pemimpin digital

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:39 WIB

Itjen Kemenkominfo adopsi transformasi digital lakukan pengawasan

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:38 WIB

Itjen Kominfo awasi 17 program prioritas senilai Rp7,9 triliun di 2023

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:36 WIB

Menkominfo tutup perayaan Natal 2023 dengan berbagi kebahagiaan

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:34 WIB

Gim “Mortal Kombat 1” bakal hadirkan fitur bermain lintas platform

Jumat, 23 Februari 2024 - 14:33 WIB

Kemendag sebut migrasi sistem TikTok-Tokopedia sesuai target

Berita Terbaru

BOLA

Persik Kediri waspadai dua pemain Persis

Sabtu, 24 Feb 2024 - 09:46 WIB