Kemendag minta Atase Perdagangan dan ITPC promosikan produk ekspor RI

- Jurnalis

Senin, 12 Februari 2024 - 01:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kami harap dengan promosi ini maka permintaan ekspor di Sulut akan semakin tinggi

Manado (Rumah Bicara) – Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) yang tersebar di seluruh dunia untuk mempromosikan dan menggenjot produk ekspor Indonesia termasuk Sulawesi Utara (Sulut).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami harap dengan promosi ini maka permintaan ekspor di Sulut akan semakin tinggi,” kata Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Kemendag RI Krisna Ariza di Manado, Minggu.

Dia mengatakan kualitas dan daya tarik produk ekspor harus tinggi. Berbagai program Kementerian Perdagangan dapat dimanfaatkan para pelaku UMKM.

Contohnya, kegiatan pembinaan, pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kualitas produk, kapasitas sumber daya manusia, kapasitas bisnis dan perluasan akses pemasaran.

Ia mengatakan pengembangan produk Indonesia merupakan salah satu prioritas pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah sebagai regulator menjadi contoh dan teladan dalam penggunaan produk dalam negeri.

Baca juga: Kemendag: Perlu transformasi SDM UMKM menuju Indonesia Emas 2045

Baca juga: Kemendag mendorong pemanfaatan SRG untuk tata niaga berkeadilan

“Pemerintah pusat maupun daerah harus memastikan produk dalam negeri berdaya saing tinggi. Saat ini, saya memakai kemeja batik buatan lokal. Bahkan, kemeja batik ini dibuat di Kabupaten Minahasa dengan motif Sulawesi Utara.

Pemerintah sebagai regulator harus memberikan contoh dan teladan dalam penggunaan produk dalam negeri. “Tidak hanya mencintai, tapi juga membeli, memakai dan mengonsumsi,” ungkapnya.

UMKM, katanya, menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Indonesia, pada situasi pandemi COVID-19 dalam tiga tahun terakhir.

Dari sisi ekspor, lebih dari 75 persen eksportir merupakan UMKM. Namun, kontribusinya baru mencapai empat persen terhadap total nilai ekspor Indonesia.

Baca Juga :  SKK Migas: PetroChina lebih agresif investasi di WK Jabung

Baca juga: Kemendag memastikan keamanan produk pangan guna genjot ekspor

Baca juga: Kemendag menekankan pentingnya penggunaan kemasan siap ekspor

 

 

Pewarta: Nancy Lynda Tigauw
Editor: Agus Salim
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Ketua Asperapi Jatim: Kepemimpinan penentu berkembangnya sebuah usaha
Pelni Baubau lakukan perawatan rutin tiga kapal persiapan Lebaran
Pemerintah targetkan 10 juta UMKM tersertifikasi halal pada Oktober 2024
Pertagas Niaga tingkatkan ketersediaan LNG di Jawa-Bali
Kaltim pacu produksi pisang untuk pasar internasional
Kemenkop UKM minta UMKM gunakan digitalisasi dongkrak daya saing
Menhub targetkan proving ground Bekasi “soft launching” September 2024
Soal tabrakan kereta Cicalengka, KNKT: Anomali sinyal terjadi sejak Agustus 2023

Berita Terkait

Sabtu, 17 Februari 2024 - 12:17 WIB

Pameran Kunming tunjukkan lonjakan konsumsi komoditas asing

Sabtu, 17 Februari 2024 - 10:15 WIB

AS dan China setuju lanjutkan pembahasan tentang Korut dan Timteng

Sabtu, 17 Februari 2024 - 09:14 WIB

Juara Olimpiade Chris Hoy tak ingin menyerah untuk melawan kanker

Sabtu, 17 Februari 2024 - 08:12 WIB

Berita terpopuler akhir pekan, Kemenkes catat 27 kasus kematian petugas KPPS pada Pemilu 2024 hingga Konser Ed Sheeran dipindahkan ke JIS

Sabtu, 17 Februari 2024 - 07:11 WIB

Harga emas naik karena data inflasi AS lebih tinggi dari perkiraan

Sabtu, 17 Februari 2024 - 06:10 WIB

TNI bantu tarik logistik pemilu dari TPS terisolir di Wondama-Papua

Sabtu, 17 Februari 2024 - 05:07 WIB

Pj Gubernur Jateng kukuhkan atlet Pelatda PON

Sabtu, 17 Februari 2024 - 04:05 WIB

Golkar runner-up quick count, pengamat nilai ada efek Ridwan Kamil

Berita Terbaru

TERKINI

Pameran Kunming tunjukkan lonjakan konsumsi komoditas asing

Sabtu, 17 Feb 2024 - 12:17 WIB

DUNIA

CDC AS peringatkan wabah E. coli terkait keju susu mentah

Sabtu, 17 Feb 2024 - 11:27 WIB