OJK: Indonesia butuh 5,7 miliar dolar AS untuk transisi ener

- Jurnalis

Kamis, 7 Desember 2023 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OJK dan kementerian lainnya terus berdialog tentang bagaimana menyeimbangkan proses transisi menuju ekonomi hijau …..

Jakarta (Rumah Bicara) – Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi mengatakan pemerintah Indonesia masih membutuhkan anggaran sebesar 5,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp81,6 triliun per tahun untuk mendukung transisi ke energi yang ramah lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“OJK dan kementerian lainnya terus berdialog tentang bagaimana menyeimbangkan proses transisi menuju ekonomi hijau sambil mempertahankan pertumbuhan,” kata Inarno dalam Mandiri Sustainable Forum di Jakarta, Kamis.

Untuk menutup kesenjangan anggaran transisi energi dan mengurangi dampak negatif perubahan iklim, OJK telah mengambil beberapa langkah sejak 2015, salah satunya dengan menerbitkan Peta Jalan Keuangan Berkelanjutan 2015-2019,

“Sebagai hasil dari peta jalan berkelanjutan fase satu, kami telah mampu menetapkan peraturan keuangan berkelanjutan, peraturan obligasi hijau atau greenbond, dan pedoman penerapan dan pelaporan keuangan berkelanjutan,” kata Inarno.

Baca juga: PLN Indonesia Power tegaskan komitmen transisi energi di COP28 Dubai

OJK juga telah menerbitkan Peta Jalan Keuangan Berkelanjutan 2021-2025 yang bertujuan memperkuat ekosistem keuangan berkelanjutan, yang juga menjadi landasan peluncuran taksonomi hijau pada 2020 yang kini telah berkembang menjadi taksonomi berkelanjutan.

Pada 2023 OJK meluncurkan Peraturan OJK Nomor 14 Tahun 2023 tentang Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon dan bursa karbon diluncurkan pada 26 September 2023 lalu.

“Bursa karbon diharapkan menjadi pusat perdagangan karbon global, karena sejalan dengan strategi nasional untuk pengembangan pasar keuangan,” katanya.

Baca juga: Indonesia targetkan pengurangan emisi 358 juta ton CO2 pada 2030

Penerbitan obligasi ramah lingkungan di dalam negeri juga terus bertumbuh dengan pasar mencapai lebih dari Rp20 triliun.

Baca Juga :  Airlangga jelaskan upaya pembukaan akses pasar kepada 300 petani

Selain itu, saat ini 13 manajer investasi telah menggunakan Indeks Sri Kehati untuk menerbitkan reksa dana yang menerapkan prinsip Environmental, Sustainable, and Governance dengan total pasar senilai Rp6 triliun.

“Terlepas dari tantangan-tantangan perekonomian berkelanjutan Indonesia mempunyai potensi untuk memerangi dampak negatif perubahan iklim dan mencapai target emisi karbon nol,” katanya.

Pewarta: Sanya Dinda Susanti
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © Rumah Bicara 2023

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

OIKN: Kota dapat mempengaruhi pencapaian SDGs secara signifikan
Khofifah: Implementasi ilmu terapan atasi permasalahan petani garam
Neraca perdagangan Indonesia dengan Mesir surplus Rp18,23 triliun
Pemprov Sumut targetkan perputaran uang UMKM di F1H2O capai Rp1 miliar
Bridgestone tampilkan ban dengan teknologi ENLITEN di IIMS 2024
Presiden Jokowi apresiasi efisiensi di Makassar New Port
Ekonom: Stabilitas politik perlu dijaga demi resiliensi ekonomi RI
OIKN luncurkan pendahuluan VLR SDGs IKN di APFSD ke-11 

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:52 WIB

AL Thailand sebut penyelamatan HTMS Sukhothai butuh 19 hari

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:50 WIB

Seorang petani dilaporkan tewas dalam demonstrasi di India Utara

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:48 WIB

Wakil PM Australia akan kembali bertemu Prabowo bahas pertahanan

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:47 WIB

Israel siapkan langkah untuk tutup kantor media televisi Al Jazeera

Kamis, 22 Februari 2024 - 16:45 WIB

Perusahaan asing raup keuntungan dari kesuksesan pameran di China

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:44 WIB

Parlemen Indonesia kembali serukan dukungan bagi kemerdekaan Palestina

Kamis, 22 Februari 2024 - 14:42 WIB

Menengok pemandangan Xiamen dari wilayah Kinmen

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:40 WIB

Menlu Turki dan AS bahas kepastian gencatan senjata penuh di Gaza

Berita Terbaru

HIBURAN

Dian Sastro tantang diri jadi anak mafia di “Ratu Adil”

Kamis, 22 Feb 2024 - 22:19 WIB