Pemprov tantang alumni IPB rumuskan konsep pengembangan pertanian

- Jurnalis

Rabu, 31 Januari 2024 - 02:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagaimana menciptakan konsep lapangan yang bermanfaat bagi pengembangan pertanian

Manokwari (Rumah Bicara) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat memberikan tantangan bagi alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk merumuskan konsep dan strategi pengembangan sektor pertanian guna menopang perekonomian daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagaimana menciptakan konsep lapangan yang bermanfaat bagi pengembangan pertanian,” kata Penjabat Sekretaris Daerah Papua Barat Yacob S Fonataba pada pelantikan Dewan Pengurus Daerah Himpunan Alumni IPB Papua Barat periode 2023-2027 di Manokwari, Selasa malam.

Ia menjelaskan bahwa potensi areal persawahan yang dimiliki Papua Barat lebih kurang 10 ribu hektare, namun hanya 800-an hektare yang berproduksi karena berbagai hambatan.

Areal persawahan itu tersebar pada empat dari tujuh kabupaten yakni Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Wondama, dan Kabupaten Teluk Bintuni.

“Kalau Fakfak dan Kaimana sudah tidak lagi berproduksi. Lahannya kering, sedangkan Pegunungan Arfak tidak punya areal sawah,” jelas Fonataba.

Ia menerangkan kebutuhan beras yang dikonsumsi masyarakat se-Papua Barat mencapai 103 ribu ton per kapita per tahun, sementara produksi beras lokal lebih kurang hanya 25 ribu ton per kapita per tahun.

Kondisi tersebut mengakibatkan Papua Barat mengalami ketergantungan terhadap distribusi beras dari daerah lain di Indonesia seperti Makassar, Sulawesi Selatan dan Surabaya, Jawa Timur.

“Hampir 75 persen pasokan beras didatangkan dari luar Papua Barat,” ujar Yacob.

Oleh karena itu, kata Yacob, pemerintah daerah sangat berharap adanya kontribusi dari seluruh alumni IPB untuk mengoptimalkan potensi pertanian di Papua Barat pada masa mendatang.

Sinergi dan kolaborasi alumni IPB dengan pemerintah daerah melalui instansi teknis, harus mampu mengurai berbagai tantangan dalam pengembangan sektor pertanian.

Baca Juga :  MKTR sebut akuisisi KSO mulai berkontribusi ke pendapatan di 2023

“Harus bisa menyamakan konsep yang dipakai masyarakat adat dengan teknologi pertanian,” jelas Yacob.

Selain persawahan, kata dia, potensi perkebunan dan hortikultura juga perlu mendapat perhatian khusus sehingga pengelolaannya memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Salah satu komoditas perkebunan yang menjadi unggulan Papua Barat ialah kakao di Ransiki, Manokwari Selatan dengan luas lahan mencapai 1.000 hektare.

“Lahan yang sudah ditanami kakao hanya 800 hektare. Tapi, sekarang turun menjadi 200 hektare yang dikelola koperasi,” kata Yacob.

Ia mengatakan bahwa pemerintah provinsi dan kabupaten setempat terus berupaya membantu petani kakao melakukan peremajaan, namun hasilnya belum sesuai ekspektasi.

Petani kakao mengalami kendala terkait pembudidayaan dan teknik perawatan tanaman agar menghasilkan buah kakao yang berkualitas.

“Pemerintah terus menyediakan bibit, dan pupuk tapi saat perawatan, petani terkendala. Tanaman sering diserang hama,” ucap dia.

Baca juga: Pemprov Papua Barat Daya siap berkolaborasi berantas tambang ilegal

Baca juga: Gubernur Papua Barat ingatkan pimpinan OPD hati-hati kelola anggaran

Baca juga: Gubernur Papua Barat serahkan DPA APBD 2024 kepada 48 satuan kerja

 

Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Pj Gubernur Jatim: Pembangunan pabrik smelter dongkrak perekonomian
BPTD Maluku sebut tujuh bus siap beroperasi selama Ramadhan
Kemenkop UKM harap aturan UMKM wajib bersertifikasi halal ditunda
Era elektrifikasi peluang modifikator lokal berkarya
Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat
Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium
Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat
Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:41 WIB

PSIS bermain seri 1-1 lawan Dewa United

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:40 WIB

Bayer Leverkusen melanjutkan tren positif usai tumbangkan Mainz 2-1

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:38 WIB

Pelatih Persebaya maklumi kesalahan Paulo Henrique

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:38 WIB

Nunez, Salah, dan Szoboszlai berpeluang tampil lawan Chelsea di final

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:37 WIB

Greenwood akan tolak pinangan Barcelona karena ingin kembali ke MU

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:35 WIB

Hokky tetap optimistis Garuda Muda tembus 8 besar Piala Asia U-23

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:34 WIB

Divaldo Alves nilai imbang lawan Persebaya sebagai hasil yang adil

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:33 WIB

Persib gagal pertahankan keunggulan dan ditahan imbang Barito Putera

Berita Terbaru

BOLA

PSIS bermain seri 1-1 lawan Dewa United

Sabtu, 24 Feb 2024 - 07:41 WIB