Perusahaan bank swasta perkuat keberadaan desa wisata dalam negeri

- Jurnalis

Rabu, 7 Februari 2024 - 01:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kami akan terus melanjutkan pendampingan dan pembinaan yang intens kepada Desa Bakti BCA di seluruh Indonesia

Karanganyar (Rumah Bicara) – Perusahaan bank swasta PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berupaya memperkuat keberadaan desa wisata di dalam negeri agar lebih mandiri dan memiliki tata kelola yang baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F Haryn pada rapat koordinasi bersama seluruh pengurus Desa Bakti BCA di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa, mengatakan sektor pariwisata merupakan pilar penting dalam pembangunan ekonomi yang dapat mendorong pembangunan daerah dan memperluas lapangan pekerjaan.

“Kami meyakini optimalisasi infrastruktur dan SDM dapat menjadi kunci untuk mewujudkannya,” katanya.

Dalam komitmen pembinaan berkelanjutan, pihaknya fokus pada kemitraan dengan komunitas, terutama dalam memanfaatkan potensi wisata berbasis komunitas di Desa Bakti BCA.

“Dengan langkah ini, kami berharap dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.

Pihaknya mencatat saat ini ada 26 desa yang mendapat binaan secara intensif dari bank tersebut. Puluhan desa ini tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Menurut Hera, 12 desa di antaranya merupakan binaan hasil kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Baca juga: BCA: Perusahaan perlu berperan atasi gap mutu pendidikan & dunia kerja

Sejauh ini, desa-desa binaan tersebut berhasil menerima berbagai penghargaan berskala nasional maupun internasional. Terbaru, dikatakannya, Desa Wisata Taro dan Desa Wisata Hijau Bilebante berhasil meraih penghargaan Best Tourism Village kategori Update Programme dari United Nations World Tourism Organization (UNWTO) di tahun 2023.

“Kami akan terus melanjutkan pendampingan dan pembinaan yang intens kepada Desa Bakti BCA di seluruh Indonesia. Kami berharap desa-desa tersebut bertransformasi menjadi destinasi bertaraf internasional namun tetap melestarikan keanekaragaman budaya, tradisi, dan kekayaan alam yang dimiliki di masing-masing desa,” katanya.

Baca Juga :  Wuling luncurkan Air ev Lite dengan harga di bawah Rp 200 juta

Sementara itu, pada rapat koordinasi tersebut, pihaknya melakukan pengayaan praktik tata kelola desa wisata berkelanjutan, di antaranya tata kelola yang bertanggung jawab, ekonomi kreatif secara berkelanjutan, hingga sosial budaya dalam upaya pelestarian budaya nusantara.

Selain itu, pengurus desa juga berkesempatan memperluas pengetahuan dan keterampilan melalui interaksi langsung dengan para konsultan ahli yang turut mendampingi pengembangan kapasitas desa pemenang kompetisi Anugerah Desa Wisata Indonesia.

“Para perwakilan pengurus desa juga mendapatkan contoh-contoh penerapan praktik pariwisata berkelanjutan sebagai modal penting menciptakan sumber daya manusia desa wisata yang unggul, serta melakukan benchmarking terhadap praktik terbaik dalam industri serupa,” katanya.

Pada rapat tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Baca juga: LPEI dan BCA salurkan Rp1,05 triliun, kembangkan marina Labuan Bajo

Baca juga: Pakar nilai belum seluruh praktik desa wisata diterapkan dengan baik

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Indra Gultom
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Harga emas Antam hari ini naik Rp3.000 jadi Rp1,136 juta per gram
Pj Gubernur Jatim: Pembangunan pabrik smelter dongkrak perekonomian
BPTD Maluku sebut tujuh bus siap beroperasi selama Ramadhan
Kemenkop UKM harap aturan UMKM wajib bersertifikasi halal ditunda
Era elektrifikasi peluang modifikator lokal berkarya
Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat
Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium
Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:30 WIB

CSRC janjikan peningkatan standar pengawasan dan penindakan keras

Sabtu, 24 Februari 2024 - 06:28 WIB

Roket pengangkut satelit Queqiao-2 tiba di lokasi peluncuran

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:28 WIB

Pemenuhan hak Palestina yang menentukan nasib sendiri adalah kewajiban

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:26 WIB

Harga rumah di China terus merosot pada Januari 2024

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:26 WIB

Perusahaan China manfaatkan momentum RCEP untuk tingkatkan ekspor

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:24 WIB

Kamboja minta dukungan global lebih besar capai target bebas ranjau

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:23 WIB

Kemenhan Rusia sebut Ukraina kehilangan 2.900 tentara di arah Avdiivka

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:22 WIB

Kaisar Jepang sampaikan duka cita bagi korban gempa bumi

Berita Terbaru