PLN NTB wujudkan nol emisi karbon

- Jurnalis

Sabtu, 10 Februari 2024 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komposisi biomassa yang paling optimal inilah yang nantinya akan digunakan sebagai standar penggunaan co-firing biomassa

Mataram (Rumah Bicara) – PT PLN (Persero) berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mewujudkan program-program yang ramah lingkungan dan berkomitmen mencapai net zero emission (NZE) atau nol emisi karbon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Sabtu mengatakan PLN berkomitmen untuk terus mewujudkan NZE tahun 2050 di provinsi Nusa Tenggara Barat. Uji coba co-firing 100 persen menggunakan biomassa penting dilakukan untuk mengetahui komposisi campuran biomassa yang tepat.

“Komposisi biomassa yang paling optimal inilah yang nantinya akan digunakan sebagai standar penggunaan co-firing biomassa,” katanya.

Ia mengatakan, setiap lokasi pembangkit memiliki sumber daya alam yang berbeda, sehingga komposisi co-firing biomassa di tiap lokasi PLTU tentunya akan berbeda mengikuti sumber daya alam yang tersedia di daerah tersebut. Dalam hal ini, PLN membuka peluang kerja sama dengan semua pihak.

“Implementasi co-firing akan memberikan dampak terhadap penurunan emisi karbon. Tak hanya itu, juga akan berdampak pada pergerakan ekonomi masyarakat karena akan melibatkan banyak masyarakat dalam proses implementasinya,” katanya.

Dalam mempersiapkan kegiatan uji coba menggunakan biomassa ini telah dipersiapkan PLN dari sejak beberapa waktu yang lalu, mulai dari penyediaan bahan dan pembuatan briket biomassa yang memerlukan waktu.

“Kami berterima kasih terhadap seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana yang telah dibuat,” katanya.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB, H. Sahdan, mengutarakan kegembiraannya. Dia optimis konsep green energy ini akan berdampak positif bagi kemajuan provinsi NTB dan dalam waktu yang tak terlalu lama, banyak pihak yang akan tertarik untuk berpartisipasi dalam membangun green energy.

Baca Juga :  Impor Maluku selama 2023 mencapai 303,25 juta dolar AS

“Kalau kita berbicara co-firing, apalagi ini sudah meningkat 100 persen, karena kita saat ini sedang gencar-gencarnya untuk fokus pada transisi energi atau green energy, saya kira dengan keberhasilan co-firing 100 persen di PLTU Sumbawa, saya sangat bangga dan sangat senang karena dengan di uji coba ternyata sudah punya keandalan luar biasa dengan beban 6 MW ternyata bisa dipikul dengan co-firing yang dilaksanakan,” ujarnya.

“Saya kira ini adalah kabar baik bagi masyarakat di Nusa Tenggara Barat. NTB sudah mulai berusaha mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, kita sudah mulai dengan green energy. Saya kira ini adalah sisi baik yang perlu kita terus tingkatkan, bahkan harapan kita ke depan, semua pembangkit listrik kita di NTB ini betul-betul bertransisi agar di tahun 2050 besok kita sudah bisa net zero emission,” katanya.

Hasilnya, pemantauan penggunaan 100 persen biomassa tersebut, didapatkan hasil yang cukup menggembirakan. Performance test dengan total beroperasi selama 16 jam dan pemberian beban sebesar 6 MW, sukses berjalan tanpa ada kendala derating atau penurunan daya mampu pembangkit.

Bahan baku utama biomassa ini adalah serbuk kayu, bonggol jagung dan arang kayu yang di campurkan dengan bottom ash yang dihasilkan oleh PLTU Sumbawa, dengan komposisi serbuk kayu (saw dust) mendominasi sekitar 80 persen dan disusul bonggol jagung 10 persen, selebihnya dipenuhi dari komposisi arang.

Baca juga: PLN bangun jalur kawasan wisata mangrove Lembar Selatan Lombok Barat

Baca juga: PLN dapat pasokan biomassa untuk PLTU 300 ton per bulan dari TPST NTB

Baca juga: PLN tambah kapasitas energi baru terbarukan jadi 41,82 MW di NTB

Pewarta: Akhyar Rosidi
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © Rumah Bicara 2024

Baca Juga :  Wamen BUMN: Sektor migas salah satu penggerak utama perekonomian

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Hyundai Motor janji akan investasi Rp17 triliun di Brazil pada 2032
Harga emas Antam hari ini naik Rp3.000 jadi Rp1,136 juta per gram
Pj Gubernur Jatim: Pembangunan pabrik smelter dongkrak perekonomian
BPTD Maluku sebut tujuh bus siap beroperasi selama Ramadhan
Kemenkop UKM harap aturan UMKM wajib bersertifikasi halal ditunda
Era elektrifikasi peluang modifikator lokal berkarya
Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat
Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 08:31 WIB

Waralaba kopi asal China rambah pasar luar negeri

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:30 WIB

CSRC janjikan peningkatan standar pengawasan dan penindakan keras

Sabtu, 24 Februari 2024 - 06:28 WIB

Roket pengangkut satelit Queqiao-2 tiba di lokasi peluncuran

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:28 WIB

Pemenuhan hak Palestina yang menentukan nasib sendiri adalah kewajiban

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:26 WIB

Harga rumah di China terus merosot pada Januari 2024

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:26 WIB

Perusahaan China manfaatkan momentum RCEP untuk tingkatkan ekspor

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:24 WIB

Kamboja minta dukungan global lebih besar capai target bebas ranjau

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:23 WIB

Kemenhan Rusia sebut Ukraina kehilangan 2.900 tentara di arah Avdiivka

Berita Terbaru

HIBURAN

Aruma bagikan perasaan sebagai penyanyi lewat EP Bertumbuh

Sabtu, 24 Feb 2024 - 10:00 WIB

TEKNO

Beredar kabar perangkat lipat Apple bukanlah iPhone

Sabtu, 24 Feb 2024 - 09:54 WIB

BOLA

Persik Kediri waspadai dua pemain Persis

Sabtu, 24 Feb 2024 - 09:46 WIB