Resmi, BYD akan miliki pabrik di Hongaria

- Jurnalis

Kamis, 1 Februari 2024 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (Rumah Bicara) – Pabrikan otomotif asal China, BYD, telah resmi menandatangani surat pembelian tanah dengan pemerintah kota Szeged di Hongaria, yang akan diperuntukkan sebagai pabrik mobil penumpang mereka pada akhir Januari 2024.

Penandatangan ini menjadi tonggak yang penting bagi eksistensi BYD di pasar Eropa. Kegiatan itu turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Péter Szijjártó, Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hongaria; László Botka, Walikota Szeged; Gong Tao, Duta Besar Tiongkok untuk Hongaria; dan Wang Chuanfu, Ketua dan Presiden BYD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Carnewschina pada Kamis menginformasikan bahwa Investasi BYD di negara tersebut menjadi yang terbesar dan paling signifikan di sepanjang sejarah Hongaria, seperti yang disampaikan oleh Szijjártó.

Baca juga: BYD perkenalkan tiga model mobil listrik di Indonesia

Dia juga menekankan bahwa pembangunan pabrik mobil penumpang NEV Eropa pertama BYD di Hongaria tidak hanya akan memperkuat status ekonomi negara tersebut tetapi juga akan memperkuat landasan bagi pertumbuhan ekonomi jangka panjang dan meningkatkan posisinya dalam transisi kendaraan listrik global.

Baik pemerintah pusat maupun daerah di Hongaria menjanjikan dukungan yang komprehensif untuk memfasilitasi dimulainya operasional proyek secara cepat.

BYD memang memiliki tujuan untuk mempercepat pengembangan produk dengan atribut merek lokal Eropa melalui manufaktur lokal yang akan mendorong pertukaran komersial yang lebih erat dan kerja sama yang saling melengkapi dengan Eropa.

Baca juga: Daftar lengkap peserta IIMS 2024, ada BYD dan Vinfast

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mendorong transformasi industri yang ramah lingkungan dan rendah karbon serta mendorong pembangunan berkelanjutan global.

Saat ini, BYD telah merencanakan 14 basis produksi kendaraan listrik secara global, termasuk sembilan pabrik kendaraan utuh di Tiongkok.

Baca Juga :  Ibu rumah tangga berperan penting cegah investasi bodong

Selain itu, BYD telah mendirikan lima pabrik kendaraan listrik di Uzbekistan, Thailand, Brazil, Hongaria, dan Indonesia, yang menunjukkan pendekatan strategisnya terhadap ekspansi global dan lokalisasi di pasar-pasar utama di seluruh dunia.

Baca juga: Menjajal rasa berkendara BYD Atto 3, mobil listrik beperforma ciamik

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : otomotif.antaranews.com

Berita Terkait

Pemerintah targetkan 10 juta UMKM tersertifikasi halal pada Oktober 2024
Pertagas Niaga tingkatkan ketersediaan LNG di Jawa-Bali
Kaltim pacu produksi pisang untuk pasar internasional
Kemenkop UKM minta UMKM gunakan digitalisasi dongkrak daya saing
Menhub targetkan proving ground Bekasi “soft launching” September 2024
Soal tabrakan kereta Cicalengka, KNKT: Anomali sinyal terjadi sejak Agustus 2023
BlackVue luncurkan dash cam di IIMS 2024, sematkan teknologi AI
ASDP layani 45,6 juta penumpang selama 2023

Berita Terkait

Sabtu, 17 Februari 2024 - 09:26 WIB

Pemerintah targetkan 10 juta UMKM tersertifikasi halal pada Oktober 2024

Sabtu, 17 Februari 2024 - 07:22 WIB

Kaltim pacu produksi pisang untuk pasar internasional

Sabtu, 17 Februari 2024 - 06:21 WIB

Kemenkop UKM minta UMKM gunakan digitalisasi dongkrak daya saing

Sabtu, 17 Februari 2024 - 05:21 WIB

Menhub targetkan proving ground Bekasi “soft launching” September 2024

Sabtu, 17 Februari 2024 - 04:20 WIB

Soal tabrakan kereta Cicalengka, KNKT: Anomali sinyal terjadi sejak Agustus 2023

Sabtu, 17 Februari 2024 - 03:18 WIB

BlackVue luncurkan dash cam di IIMS 2024, sematkan teknologi AI

Sabtu, 17 Februari 2024 - 02:18 WIB

ASDP layani 45,6 juta penumpang selama 2023

Sabtu, 17 Februari 2024 - 01:15 WIB

Pastika: Internet masuk desa di Bali percepat pengembangan ekonomi

Berita Terbaru