Puasa gelar 64 tahun, Klinsmann sebut Korsel “tim yang lapar”

- Jurnalis

Selasa, 6 Februari 2024 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (Rumah Bicara) – Pelatih Korea Selatan Jurgen Klinsmann menyebut timnya sedang lapar gelar juara jelang laga semifinal Piala Asia melawan Yordania di Stadion Ahmad bin Ali, Qatar, Selasa malam nanti.

Korea Selatan yang terakhir kali juara Piala Asia pada 64 tahun lalu atau pada 1960 akan menjamu Yordania setelah mengalahkan Arab Saudi dan Australia di babak 16 besar dan perempat final. Sedangkan Yordania yang berstatus sebagai tim debutan menyingkirkan Irak dan Tajikistan di babak 16 besar dan perempat final.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami lapar, bugar, menantikan pertandingan ini dan kami ingin berada di sini sampai ke final,” kata Jurgen Klinsmann sebagaimana dilansir AFP pada Senin (5/2) waktu setempat.

“Saya ingin melakukan yang terbaik untuk Korea dan memberikan tim ini semua pengetahuan dan pengalaman yang saya miliki,” tutur Klinsmann.

Di sisi lain, Klinsmann yang menjuarai Piala Dunia sebagai pemain Jerman belum bisa meyakinkan hati pendukung Korea Selatan karena pasukan yang dikomandoi penyerang Tottenham Son Heung-min itu melaju dengan susah payah ke semifinal.

Baca juga: Yordania usung taktik kolektif untuk meredam kecepatan Korea Selatan

Sebagai salah satu tim unggulan, Korea Selatan hanya menempati posisi kedua pada babak penyisihan grup, di bawah Bahrain yang menempati posisi pertama.

Tim berjuluk Taegeuk Warriors itu bahkan hanya imbang 2-2 saat melawan Yordania dan 3-3 versus Malaysia di fase grup.

Pada babak 16 besar, Korea Selatan memerlukan babak adu penalti untuk menyingkirkan Arab Saudi setelah imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu.

Mereka mengamankan tiket ke semifinal setelah memulangkan Australia dengan skor 2-1 pada babak perempatfinal melalui gol yang dicetak Son Heung-min pada menit 104 di babak perpanjangan waktu.

Baca Juga :  Gelandang asal Brazil Charles Raphael gabung Arema FC

Kendati demikian, Korea Selatan tetap difavoritkan untuk mengalahkan Jordania yang menyandang status tim dengan peringkat terendah yang tersisa di Piala Asia 2024.

Salah satu dari kedua tim itu akan bertemu dengan pemenang antara Qatar atau Iran yang bermain pada Rabu (7/2). Adapun laga final akan diselenggarakan pada Sabtu (10/2) di Lusail Stadium, Qatar.

Baca juga: Korsel vs Yordania, raksasa yang terhenti atau akhir sebuah kejutan?

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Man City vs Chelsea, Pochettino tak ragu mainkan taktik menyerang
Inter perbesar keunggulan di pucuk klasemen menjadi sepuluh poin
Pioli minta AC Milan fokus ke leg kedua kontra Rennes
De Rossi puji Romelu Lukaku ketika AS Roma tahan imbang Feyenoord
Jadwal Liga Italia pekan ke-25: Tim-tim besar difavoritkan
Suwon lakoni laga ujicoba di Indonesia karena informasi pelatih STY
Jan Olde berharap PSSI dan klub dapat solusi isu pemanggilan pemain
Mohamed Salah siap diturunkan melawan Brentford

Berita Terkait

Sabtu, 17 Februari 2024 - 10:51 WIB

Perolehan suara caleg artis di 17 Februari, Uya Kuya hingga Ahmad Dhani

Sabtu, 17 Februari 2024 - 08:48 WIB

Kemarin, perolehan suara Komeng hingga intip motor listrik BMW

Sabtu, 17 Februari 2024 - 05:45 WIB

Komeng sudah dapat lebih dari 1 juta suara, cek visi misinya

Sabtu, 17 Februari 2024 - 04:45 WIB

Koleksi karya hingga kostum God Bless dipamerkan di Galeri Nasional

Sabtu, 17 Februari 2024 - 03:44 WIB

Women from Rote Island ajak masyarakat hentikan kekerasan seksual

Sabtu, 17 Februari 2024 - 02:42 WIB

Linda Adoe ajak anak NTT percaya diri dan gali potensi bakat terpendam

Sabtu, 17 Februari 2024 - 01:41 WIB

Didik Nini Thowok sebut pameran foto ANTARA sebagai karya monumental

Sabtu, 17 Februari 2024 - 00:39 WIB

Pemain Women from Rote Island perbanyak riset guna dalami peran

Berita Terbaru