AS mulai lancarkan serangan balasan di Irak dan Suriah

- Jurnalis

Sabtu, 3 Februari 2024 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deir Ez-Zor, Suriah (Rumah Bicara) – Pemerintah Amerika Serikat mulai melancarkan gelombang serangan udara terhadap Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC)-Pasukan Quds dan milisi yang didukung Iran di Irak dan Suriah sebagai balasan atas serangan drone bunuh diri yang menewaskan tiga tentara AS di Yordania.

Menurut Komando Pusat (CENTCOM) dalam sebuah pernyataan, serangan tersebut dilakukan dengan sejumlah pesawat, termasuk pembom jarak jauh yang diluncurkan dari AS. Secara keseluruhan, lebih dari 85 target ditembakkan dengan lebih dari 125 amunisi presisi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Fasilitas yang menjadi sasaran meliputi pusat komando dan kendali serta pusat intelijen, tempat penyimpanan roket, rudal dan drone, “fasilitas rantai pasokan logistik dan amunisi kelompok milisi dan sponsor IRGC yang memfasilitasi serangan terhadap pasukan AS dan Koalisi,” menurut keterangan CENTCOM.

Pasukan IRGC-Quds adalah divisi operasi eksternal korps.

Menurut Presiden AS Joe Biden, serangan itu hanyalah awal dari respons AS.

“Serangan akan berlanjut pada waktu dan tempat yang kita pilih,” kata Biden dalam sebuah pernyataan.

“Amerika Serikat tidak menginginkan konflik di Timur Tengah atau di mana pun di dunia. Namun biarlah semua orang yang ingin menyakiti kami mengetahui hal ini: Jika Anda menyakiti orang Amerika, kami akan membalasnya.”

Serangan drone menewaskan tiga tentara AS dan melukai sedikitnya 34 lainnya pada Minggu di Tower 22, sebuah instalasi militer terpencil di Yordania dekat perbatasan Suriah dan Irak.

AS secara resmi menyalahkan kelompok milisi yang didukung Iran yang disebut Perlawanan Islam di Irak. Kelompok itu juga mengaku bertanggung jawab.

Baca juga: Markas militer AS di Irak kena serangan drone

Baca Juga :  Indonesia-Laos-Malaysia jalankan mekanisme troika untuk isu Myanmar

Milisi yang didukung Iran telah melakukan serangan drone dan rudal terhadap posisi pasukan AS di Yordania selama berbulan-bulan di tengah perang yang sedang berlangsung antara Israel melawan Hamas di Jalur Gaza.

Korban jiwa pada Minggu tersebut adalah yang pertama akibat serangan tersebut dan sebagian besar serangan lainnya berhasil dicegat atau mengakibatkan cedera ringan pada pasukan AS.

Presiden AS Joe Biden mengatakan pada Selasa bahwa dia telah memutuskan bagaimana cara menanggapi serangan pesawat tak berawak pada Minggu itu, tetapi tidak memberikan rincian.

Meskipun menekankan bahwa ia tidak bermaksud menciptakan “perang yang lebih luas di Timur Tengah”, Biden mengatakan bahwa ia menganggap Iran bertanggung jawab “dalam arti bahwa mereka memasok senjata kepada orang-orang yang melakukan serangan tersebut.”

Iran berjanji pada Rabu dengan tegas menyatakan bahwa mereka akan menanggapi setiap serangan yang menargetkan wilayah atau kepentingannya.

Sementara itu kantor berita resmi Iran, IRNA melaporkan bahwa misi tetap Iran untuk PBB memperingatkan bahwa Teheran akan menanggapi dengan tegas setiap serangan terhadap wilayah, kepentingan, atau warga negara di luar perbatasan mereka.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Biden tidak akan perluas konflik Timur Tengah meski prajuritnya tewas

Baca juga: Dunia cemas menanti bagaimana bentuk balasan AS terhadap Iran

Penerjemah: Atman Ahdiat
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

CSRC janjikan peningkatan standar pengawasan dan penindakan keras
Roket pengangkut satelit Queqiao-2 tiba di lokasi peluncuran
Pemenuhan hak Palestina yang menentukan nasib sendiri adalah kewajiban
Harga rumah di China terus merosot pada Januari 2024
Perusahaan China manfaatkan momentum RCEP untuk tingkatkan ekspor
Kamboja minta dukungan global lebih besar capai target bebas ranjau
Kemenhan Rusia sebut Ukraina kehilangan 2.900 tentara di arah Avdiivka
Kaisar Jepang sampaikan duka cita bagi korban gempa bumi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:39 WIB

Pj Gubernur Jatim: Pembangunan pabrik smelter dongkrak perekonomian

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:37 WIB

Kemenkop UKM harap aturan UMKM wajib bersertifikasi halal ditunda

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:35 WIB

Era elektrifikasi peluang modifikator lokal berkarya

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:34 WIB

Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:34 WIB

Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:33 WIB

Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:32 WIB

Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:30 WIB

Bapanas: Bantuan pangan beras 10 kg di Sulut sasar 1.003 KPM

Berita Terbaru

BOLA

PSIS bermain seri 1-1 lawan Dewa United

Sabtu, 24 Feb 2024 - 07:41 WIB