Calon independen ditembak mati jelang pemilu Pakistan

- Jurnalis

Kamis, 1 Februari 2024 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karachi (Rumah Bicara) – Sedikitnya dua orang, termasuk satu calon independen yang berafiliasi dengan partai Tehreek-e-Insaf (PTI) Pakistan yang dipimpin mantan PM Imran Khan yang dipenjara, tewas dan sembilan lainnya terluka akibat kekerasan terkait pemilu di Pakistan, menurut polisi.

Rehan Zeb Khan, kandidat asal distrik suku Bajaur di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, ditembak mati orang tak dikenal selagi berkampanye, kata Kepala Polisi Rasheed Khan kepada awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga orang lainnya juga cedera dalam penembakan tersebut, katanya menambahkan.

Sementara itu, korban tewas lainnya adalah pemimpin partai politik nasionalis Partai Nasional Awami (ANP). Korban ditembak mati dalam aksi penyerangan kantor di distrik Chaman, Provinsi Balochistan yang berbatasan dengan Afghanistan, kata polisi.

Petugas partai lainnya juga terluka dalam serangan tersebut, ungkap Presiden ANP Balochistan, Asghar Achakzai.

Penyerang tak dikenal melempar sebuah granat ke kantor Partai Rakyat Pakistan (PPP) di ibu kota Balochistan, Quetta, dan melukai lima orang.

Insiden itu merupakan yang terbaru dari sederet aksi kekerasan di seluruh wilayah menjelang pemilu 8 Februari.

Rapat umum PTI di distrik Sibi, Provinsi Balochistan pada Selasa juga dibom sehingga menewaskan empat orang, termasuk tiga anggota partai.

Kemudian, seorang politisi tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam bentrokan bersenjata antara pendukung PPP dan partai Muttehida Quami Movement di ibu kota komersial Karachi pekan lalu.

Rapat umum dan kantor sejumlah partai di berbagai wilayah di Pakistan diserang dalam beberapa pekan terakhir menjelang pemilu Februari mendatang.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Sekjen PBB kutuk pengeboman dekat TPS di Pakistan

Baca juga: Partai besar Pakistan tolak hasil pemilu, tuding intervensi militer

Baca juga: 128 tewas dalam serangan terkait pemilihan umum di Pakistan

Baca Juga :  China berharap kedua Korea berdialog atasi ketegangan

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Atman Ahdiat
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Waralaba kopi asal China rambah pasar luar negeri
CSRC janjikan peningkatan standar pengawasan dan penindakan keras
Roket pengangkut satelit Queqiao-2 tiba di lokasi peluncuran
Pemenuhan hak Palestina yang menentukan nasib sendiri adalah kewajiban
Harga rumah di China terus merosot pada Januari 2024
Perusahaan China manfaatkan momentum RCEP untuk tingkatkan ekspor
Kamboja minta dukungan global lebih besar capai target bebas ranjau
Kemenhan Rusia sebut Ukraina kehilangan 2.900 tentara di arah Avdiivka

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 08:14 WIB

Kemenhub maksimalkan Pelabuhan Bitung tingkatkan ekspor perikanan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 06:11 WIB

Kriminal kemarin, Polda panggil Firli hingga hukuman pengedar narkoba

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:10 WIB

Bawaslu RI sebut PSS di Paniai tunggu sinyal hijau dari pihak keamanan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:09 WIB

Aliansi Advokat Indonesia: Pertahankan hasil pemilu sesuai mekanisme

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:08 WIB

Ten Hag akan lakukan segalanya demi bawa MU finis di empat besar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:07 WIB

Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:06 WIB

Temui Sri Sultan HB X selama dua jam, ini kata Menko Polhukam

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:05 WIB

Dubes Ukraina sebut masyarakat internasional bisa hentikan perang

Berita Terbaru

DUNIA

Waralaba kopi asal China rambah pasar luar negeri

Sabtu, 24 Feb 2024 - 08:31 WIB

BOLA

PSIS bermain seri 1-1 lawan Dewa United

Sabtu, 24 Feb 2024 - 07:41 WIB