China serukan semua pihak tahan diri pasca-serangan AS ke Suriah-IraK

- Jurnalis

Selasa, 6 Februari 2024 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beijing (Rumah Bicara) – China menyerukan kepada pihak-pihak terkait untuk menahan diri setelah militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara di wilayah Suriah dan Irak pada 3 Februari lalu. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin menyampaikan hal tersebut dalam sebuah konferensi pers rutin untuk menjawab pertanyaan perihal serangan AS tersebut. Menurut laporan, serangan udara itu dilancarkan untuk membalas serangan pesawat nirawak (drone) sebelumnya yang menewaskan pasukan AS yang berbasis di Yordania. Pemerintah Suriah dan Irak menyatakan kecaman mereka atas pelanggaran AS terhadap keamanan kedaulatan mereka.

Wang mengatakan bahwa Suriah dan Irak adalah negara yang berdaulat dan China menentang tindakan apa pun yang melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan mengganggu kedaulatan serta keamanan teritorial negara lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengingat situasi di Timur Tengah saat ini sangat kompleks dan sensitif, Wang mengatakan China mendesak pihak-pihak terkait untuk sungguh-sungguh mematuhi hukum internasional, tetap tenang, menahan diri, dan mencegah ketegangan di kawasan itu meningkat atau bahkan tidak terkendali.

Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Baca Juga :  Malaysia deteksi 6.796 kasus baru COVID-19 pekan lalu

Berita Terkait

Wahana pendarat milik perusahaan swasta AS mendarat di Bulan
Waralaba kopi asal China rambah pasar luar negeri
CSRC janjikan peningkatan standar pengawasan dan penindakan keras
Roket pengangkut satelit Queqiao-2 tiba di lokasi peluncuran
Pemenuhan hak Palestina yang menentukan nasib sendiri adalah kewajiban
Harga rumah di China terus merosot pada Januari 2024
Perusahaan China manfaatkan momentum RCEP untuk tingkatkan ekspor
Kamboja minta dukungan global lebih besar capai target bebas ranjau

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:39 WIB

Pj Gubernur Jatim: Pembangunan pabrik smelter dongkrak perekonomian

Sabtu, 24 Februari 2024 - 06:38 WIB

BPTD Maluku sebut tujuh bus siap beroperasi selama Ramadhan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:37 WIB

Kemenkop UKM harap aturan UMKM wajib bersertifikasi halal ditunda

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:35 WIB

Era elektrifikasi peluang modifikator lokal berkarya

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:34 WIB

Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:34 WIB

Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:33 WIB

Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:32 WIB

Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini

Berita Terbaru