Inggris desak Iran gunakan pengaruhnya hentikan Houthi di Laut Merah

- Jurnalis

Kamis, 18 Januari 2024 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

London (Rumah Bicara) – Inggris mendesak Iran pada Rabu (17/1) untuk “menggunakan pengaruhnya” atas kelompok Houthi Yaman dalam mencegah ancaman lebih lanjut terhadap pelayaran komersial di Laut Merah, menurut Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan (FCDO).

Pernyataan itu muncul setelah pertemuan antara Menteri Luar Negeri Inggris Raya, David Cameron dengan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian pada Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iran harus berhenti memasok Houthi dengan senjata dan intelijen serta menggunakan pengaruhnya untuk menghentikan serangan Houthi di Laut Merah,” cuit Cameron pada X.

“Iran juga harus berhenti menggunakan keadaan regional sebagai alasan untuk bertindak sembarangan dan melanggar kedaulatan negara lain. Saya telah menegaskan ini kepada Menlu @Amirabdolahian,” lanjutnya.

Cameron menggambarkan serangan Houthi pada pelayaran di Laut Merah sebagai “ilegal dan tidak dapat diterima”.

Pertemuan antara Cameron dengan Amir-Abdollahian berlangsung setelah serangan udara terhadap Houthi di Yaman oleh Amerika Serikat dan Inggris pekan lalu.

Serangan udara itu menargetkan tempat Houthi di kota-kota Yaman yang dikendalikan oleh kelompok yang didukung Iran itu dan setelah serangkaian serangan Houthi di Laut Merah atas kapal-kapal bertujuan Israel.

Houthi mengumumkan bahwa 73 serangan di Yaman telah menewaskan lima pejuangnya.

Selain itu Cameron juga “mengutuk serangan di Erbil, Irak, yang menewaskan warga negara ganda Inggris-Irak Karam Mikhael,” kata pernyataan itu.

Sebelumnya Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) pada pekan ini menyatakan bahwa pihaknya telah meluncurkan rudal balistik ke posisi “kelompok teroris anti-Iran” dan pendukung mereka di Suriah dan Irak. IRGC juga mengklaim telah menghancurkan markas besar badan mata-mata Israel Mossad di Erbil.

Baca Juga :  Pelabuhan Erenhot tangani rekor tertinggi jumlah kendaraan kargo

Baca juga: Menlu Iran: Serangan AS-Inggris di Yaman bisa tingkatkan ketegangan

Baca juga: NATO sebut Iran bertanggung jawab hentikan serangan Houthi

Sumber: Anadolu

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Thailand tangguhkan kartu SIM tak terdaftar untuk lawan penipuan
Dituduh AS, Rusia bantah kembangkan senjata nuklir di luar angkasa
Gunung api di Sakurajima, Jepang meletus, tinggi semburan 5.000m
PM Belanda Rutte ucapkan selamat pada Prabowo atas keunggulannya
Prabowo-Gibran unggul di TPS Bukares, Rumania
Presiden Prancis menentang keras serangan Israel ke Rafah
Industri khas dorong revitalisasi perdesaan di Jilin, China
UAE akan sediakan internet satelit Starlink untuk RS lapangan Rafah

Berita Terkait

Jumat, 16 Februari 2024 - 03:42 WIB

Wuling pamerkan tampilan interior dan eksterior Cloud EV di IIMS 2024

Jumat, 16 Februari 2024 - 01:40 WIB

Intip kebolehan CE 04, motor listrik BMW yang lebih mahal dari HRV

Jumat, 16 Februari 2024 - 00:39 WIB

Kementerian PUPR tangani 30 ruas jalan daerah di Sumatera Utara

Kamis, 15 Februari 2024 - 23:37 WIB

Ekonom sebut Indonesia butuh gebrakan untuk pertumbuhan UMKM

Kamis, 15 Februari 2024 - 22:35 WIB

Anggota DPD berharap OJK tingkatkan literasi keuangan masyarakat Bali

Kamis, 15 Februari 2024 - 21:35 WIB

BPS catat ekspor pertanian Januari naik saat sektor lainnya turun

Kamis, 15 Februari 2024 - 20:33 WIB

Hipmi: Perlu percepat rekonsiliasi setelah pilpres untuk jaga ekonomi

Kamis, 15 Februari 2024 - 19:31 WIB

Royal Enfield rilis motor ikoniknya Bullet 350, hanya ada 100 unit

Berita Terbaru

TERKINI

Melihat lebih dekat PLTS di IKN berkekuatan 50 megawatt

Jumat, 16 Feb 2024 - 03:22 WIB