Investasi infrastruktur China pacu pertumbuhan ekonomi Afrika

- Jurnalis

Minggu, 4 Februari 2024 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nairobi (Rumah Bicara) – Investasi infrastruktur masif oleh China di Afrika sedang mendorong pertumbuhan ekonomi di benua tersebut, demikian disampaikan oleh seorang pejabat dari Bank Pembangunan Afrika (African Development Bank/AfDB) pada Kamis (1/2).

Sekretaris Jenderal AfDB Vincent Nmehielle mengungkapkan kepada awak media di Nairobi, ibu kota Kenya, bahwa negara Asia itu mendanai sejumlah proyek infrastruktur melalui perjanjian bilateral dengan negara-negara Afrika serta melalui lembaga-lembaga keuangan pembangunan multilateral.

“Secara keseluruhan, saya memperkirakan bahwa proyek-proyek infrastruktur ini dapat membuka perekonomian sehingga memungkinkan negara untuk terus berkembang. Jika proyek itu adalah jalan atau jembatan, kehadirannya akan mempermudah pergerakan barang, dan ini adalah faktor pendorong bagi pertumbuhan,” kata Nmehielle dalam taklimat pers mengenai kemajuan yang telah dicapai dalam persiapan untuk Rapat Tahunan AfDB ke-59 yang dijadwalkan berlangsung di Nairobi pada 27-31 Mei.
 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  Foto yang diambil pada 23 Januari 2023 ini menunjukkan fasilitas di pelabuhan laut dalam Lekki di Lagos, Nigeria. Upacara komisi untuk operasi komersial pelabuhan dalam Lekki buatan Tiongkok diadakan di sini pada hari Senin. (Tope Ayoku/Xinhua)    

Pertemuan tersebut diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 4.000 delegasi yang mewakili para menteri keuangan dari negara-negara Afrika, pejabat senior AfDB, mitra pembangunan, dan sektor swasta

Nmehielle menambahkan bahwa aliran dana dari China membantu pendanaan dari para donatur asing lainnya dan sejumlah sumber daya domestik dalam mengurangi kesenjangan pembangunan infrastruktur di Afrika, yang diperkirakan mencapai 170 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp15.775) per tahun.

China dan AfDB bersama-sama mengembangkan program Africa Growing Together Fund untuk membiayai proyek-proyek pembangunan di benua tersebut. 

Baca Juga :  Korsel: Peningkatan kuota sekolah kedokteran "tak dapat diubah"

Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Sekjen PBB minta penyelidikan transparan atas kematian Navalny
Cuaca kian menghangat, Dunia Es dan Salju Harbin China resmi ditutup
Pinjaman outstanding jangka menengah-panjang industri China meningkat
Wuling perkenalkan Cloud EV, mobil listrik ketiganya di Indonesia
BYD umumkan harga tiga produk mobil di IIMS 2024
Pertemuan para menhan NATO bahas penguatan pertahanan
Laos tingkatkan standar pariwisata untuk tarik lebih banyak wisatawan
Presiden Ukraina legalkan ganja medis

Berita Terkait

Sabtu, 17 Februari 2024 - 10:27 WIB

Pelni Baubau lakukan perawatan rutin tiga kapal persiapan Lebaran

Sabtu, 17 Februari 2024 - 08:24 WIB

Pertagas Niaga tingkatkan ketersediaan LNG di Jawa-Bali

Sabtu, 17 Februari 2024 - 07:22 WIB

Kaltim pacu produksi pisang untuk pasar internasional

Sabtu, 17 Februari 2024 - 06:21 WIB

Kemenkop UKM minta UMKM gunakan digitalisasi dongkrak daya saing

Sabtu, 17 Februari 2024 - 05:21 WIB

Menhub targetkan proving ground Bekasi “soft launching” September 2024

Sabtu, 17 Februari 2024 - 04:20 WIB

Soal tabrakan kereta Cicalengka, KNKT: Anomali sinyal terjadi sejak Agustus 2023

Sabtu, 17 Februari 2024 - 03:18 WIB

BlackVue luncurkan dash cam di IIMS 2024, sematkan teknologi AI

Sabtu, 17 Februari 2024 - 02:18 WIB

ASDP layani 45,6 juta penumpang selama 2023

Berita Terbaru