Istana Buckingham umumkan Raja Inggris Charles III didiagnosis kanker

- Jurnalis

Selasa, 6 Februari 2024 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

London (Rumah Bicara) – Istana Buckingham pada Senin (5/2) mengumumkan bahwa Raja Inggris Charles III didiagnosis menderita kanker dan telah mulai menjalani perawatan.

Diagnosis tersebut muncul tak lama setelah raja berusia 75 tahun itu dirawat karena pembesaran prostat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang Mulia telah dirawat karena pembesaran prostat jinak. Selama intervensi inilah masalah terpisah yang menjadi perhatian dicatat dan kemudian didiagnosis sebagai bentuk kanker,” kata juru bicara istana.

Sebuah pernyataan dari Istana Buckingham mengatakan bahwa Raja telah memulai jadwal perawatan rutin, di mana dia telah disarankan oleh para dokter untuk menunda tugas-tugas yang berhubungan dengan publik.

Menurut pernyataan tersebut, selama periode ini, Raja akan terus “menjalankan urusan kenegaraan dan dokumen seperti biasa.”

Raja tetap bersikap positif sepenuhnya terhadap perawatannya dan berharap untuk kembali ke tugas publik sesegera mungkin

“Yang Mulia telah memilih untuk mengabarkan diagnosisnya guna mencegah spekulasi dan dengan harapan dapat membantu pemahaman publik demi semua orang yang terkena dampak kanker di seluruh dunia,” imbuhnya.

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak telah mengeluarkan sebuah pernyataan, mengatakan dirinya berharap Yang Mulia segera pulih dan sembuh total.

“Saya yakin dia akan segera kembali sehat sepenuhnya dan saya tahu seluruh negeri ini akan mendoakannya,” ujarnya.

Raja melakukan perjalanan dari Sandringham di Norfolk ke London pada Senin pagi waktu setempat untuk memulai perawatan sebagai pasien rawat jalan.

Dia terlihat di sebuah kebaktian gereja di Sandringham pada Minggu (4/2), di mana dia melambaikan tangan ke khalayak.

Sang raja berada di kediamannya di London pada malam ini, menurut Sky News. Tidak ada rincian lebih lanjut tentang stadium kanker atau prognosisnya.

Baca Juga :  Kunjungi Brunei, Presiden Jokowi dapat kado investasi IKN senilai Rp7T

Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Israel akan bangun 3.300 unit permukiman ilegal di Tepi Barat
Media Korut sebut upaya AS dalam konflik Gaza “air mata buaya”
Presiden Senegal akan turun jabatan pada 2 April
China perkuat perencanaan tata ruang Sungai Yangtze
Laporan arkeologi terkait Gua Mogao dipublikasikan
Palestina upayakan keanggotaan penuh di PBB
Negara-negara ASEAN gelar pertemuan untuk bahaskerja sama finansial
AS peringatkan Iran akan ada tanggapan keras jika kirim rudal ke Rusia

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:59 WIB

Angka bunuh diri Korea Selatan tertinggi di antara negara maju

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:58 WIB

Persita imbangi Persebaya 1-1 berkat gol bunuh diri Paulo Henrique

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:57 WIB

Komnas Perempuan sebut hubungan pacaran kerap berisiko bagi perempuan

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:56 WIB

Kementerian ESDM pastikan program hilirisasi di Vale tetap berjalan

Jumat, 23 Februari 2024 - 14:55 WIB

Satu orang utan mati terseret banjir di Gayo Lues

Jumat, 23 Februari 2024 - 13:54 WIB

Polda Jateng ungkap peredaran 52 kg sabu dan 35.000 butir ekstasi

Jumat, 23 Februari 2024 - 11:52 WIB

Google hentikan sementara kemampuan Gemini hasilkan gambar AI orang

Jumat, 23 Februari 2024 - 10:51 WIB

Transportasi publik listrik dinilai mampu kurangi macet dan polusi

Berita Terbaru

HIBURAN

ONLEE siap jumpai Olee di Jakarta awal Maret

Jumat, 23 Feb 2024 - 20:42 WIB

BISNIS

Bali dapat tambahan kuota 250 ribu elpiji subsidi 3 kg

Jumat, 23 Feb 2024 - 20:28 WIB