Italia tangguhkan kapal LSM yang selamatkan migran di Mediterania

- Jurnalis

Minggu, 11 Februari 2024 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Roma (Rumah Bicara) – Ocean Viking, sebuah kapal yang dioperasikan lembaga swadaya masyarakat (LSM) SOS Mediterranee yang berbasis di Prancis, ditangguhkan sementara oleh otoritas Italia karena melakukan operasi penyelamatan yang disebut melanggar hukum Italia.

Menurut media Italia, kapal Ocean Viking baru-baru ini menyelamatkan 261 migran gelap dalam berbagai operasi di lepas pantai Libya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapal tersebut tiba di Pelabuhan Brindisi di Italia tenggara untuk menurunkan orang-orang yang diselamatkan.

Namun saat tiba, Otoritas Pelabuhan Brindisi menangguhkan Ocean Viking selama 20 hari karena terlibat dalam berbagai operasi penyelamatan di laut, yang disebut melanggar aturan Italia.

Akibat penangguhan tersebut, kapal LSM tersebut dilarang meninggalkan pelabuhan selama periode tersebut.

Langkah tersebut dilakukan oleh pemerintah koalisi yang dipimpin Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, yang mengambil alih kekuasaan pada Oktober 2022.

Baca juga: 41 migran tewas dalam peristiwa kapal karam di Mediterania

Pemerintahan Meloni, melalui berbagai keputusan dan undang-undang, telah mengambil langkah-langkah untuk membatasi aktivitas kapal-kapal LSM yang dituding bertindak seperti “faktor penarik” bagi migran gelap.

Salah satu peraturan tersebut, yang dikenal dengan undang-undang LSM, disahkan oleh pemerintahan Meloni pada awal 2023.

Undang-undang tersebut mengamanatkan bahwa kapal-kapal LSM, setelah operasi penyelamatan awal, harus segera berangkat ke pelabuhan yang ditunjuk untuk menurunkan orang-orang yang diselamatkan tanpa melakukan operasi penyelamatan lebih lanjut.

Undang-undang tersebut telah memicu kritik dari sejumlah kelompok pegiat hak asasi manusia yang berpendapat bahwa undang-undang tersebut secara tidak adil membatasi aktivitas LSM yang terlibat dalam operasi penyelamatan di Mediterania.

Sumber: Anadolu

Baca juga: PBB: Gelombang migran harus dipindahkan dari Pulau Lampedusa, Italia

Baca Juga :  Bangkok laporkan tingkat polusi udara yang tidak aman

Penerjemah: Katriana
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Perayaan Festival Lampion digelar di kota berusia 1.000 tahun
Wahana pendarat milik perusahaan swasta AS mendarat di Bulan
Waralaba kopi asal China rambah pasar luar negeri
CSRC janjikan peningkatan standar pengawasan dan penindakan keras
Roket pengangkut satelit Queqiao-2 tiba di lokasi peluncuran
Pemenuhan hak Palestina yang menentukan nasib sendiri adalah kewajiban
Harga rumah di China terus merosot pada Januari 2024
Perusahaan China manfaatkan momentum RCEP untuk tingkatkan ekspor

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 08:42 WIB

Harga emas Antam hari ini naik Rp3.000 jadi Rp1,136 juta per gram

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:39 WIB

Pj Gubernur Jatim: Pembangunan pabrik smelter dongkrak perekonomian

Sabtu, 24 Februari 2024 - 06:38 WIB

BPTD Maluku sebut tujuh bus siap beroperasi selama Ramadhan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:37 WIB

Kemenkop UKM harap aturan UMKM wajib bersertifikasi halal ditunda

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:35 WIB

Era elektrifikasi peluang modifikator lokal berkarya

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:34 WIB

Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:34 WIB

Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:33 WIB

Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat

Berita Terbaru

HIBURAN

Aruma bagikan perasaan sebagai penyanyi lewat EP Bertumbuh

Sabtu, 24 Feb 2024 - 10:00 WIB

TEKNO

Beredar kabar perangkat lipat Apple bukanlah iPhone

Sabtu, 24 Feb 2024 - 09:54 WIB

BOLA

Persik Kediri waspadai dua pemain Persis

Sabtu, 24 Feb 2024 - 09:46 WIB