Konsumsi komoditas asing melonjak di pasar China

- Jurnalis

Kamis, 8 Februari 2024 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunming (Rumah Bicara) – Menjelang Tahun Baru Imlek atau Festival Musim Semi, sebuah pameran belanja tahun baru digelar di Kota Kunming, Provinsi Yunnan, China barat daya. Warga berbondong-bondong mengunjungi pameran tersebut guna membeli berbagai komoditas untuk menyambut Festival Musim Semi.

Di saat komoditas khas China seperti daging ham, sosis, dan kacang-kacangan laris terjual, komoditas asing seperti makanan ringan dari Asia Tenggara dan kerajinan tangan dari Asia Selatan juga kian diminati, menambah nuansa eksotis dalam pameran itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wang Yajuan, seorang warga Kunming, sudah lama ingin membeli perabot baru untuk rumahnya. Setelah mengunjungi beberapa toko furnitur, dia memutuskan untuk mengunjungi pameran ini dan langsung mendapatkan satu set furnitur kayu rosewood buatan tangan yang indah dari Pakistan.

“Menurut saya, warnanya sangat cerah. Saya belum pernah melihat furnitur seperti ini di China. Saya sangat menyukainya, jadi saya langsung membelinya.” Wang membeli empat kursi serta satu meja teh dan berencana untuk menempatkan perabot itu di ruang tamu.

Peserta pameran asal Pakistan bernama Abrar membantu Wang mengemas perabot yang dibelinya dan menyediakan layanan pengangkutan. Ini merupakan kali pertama Abrar berada di Kunming dengan produk buatan tangan Pakistan miliknya. “Saya mendapati bahwa banyak warga China tertarik dengan kerajinan tangan Pakistan. Ini di luar dugaan saya.” Setelah pameran tersebut di Kunming, dia berencana untuk mencari lebih banyak peluang di Guangzhou dan Hong Kong selama Festival Musim Semi.

Selain kerajinan tangan, makanan mancanegara juga populer di kalangan konsumen China. Wu Yucui, seorang agen penjualan makanan ringan Vietnam di China, menjual kue durian dan mangga kering khas Vietnam. Selama pameran itu, lebih dari 200 kilogram dan hampir 20 kotak kue durian terjual setiap harinya.

Baca Juga :  OIKN: Korsel masuk lima besar calon investor asing di IKN

“Masyarakat China menerima kue durian Vietnam dengan sangat baik, mereka ingin membelinya setelah mencicipinya,” ujar Wu.

 Li Songyan, ketua tim penyelenggara pameran itu, mengatakan bahwa pameran komoditas tersebut mencakup area pameran seluas lebih dari 50.000 meter persegi, yang menarik para peserta pameran dari Asia, Eropa, Amerika, Australia, dan tempat-tempat lainnya untuk berpartisipasi dalam pameran ini.

Lebih dari 20.000 jenis komoditas menyajikan pengalaman konsumsi yang kaya dan beragam bagi masyarakat. Hingga 5 Februari, jumlah pengunjung pameran itu telah mencapai 800.000 orang, dan pendapatan yang dihasilkan mencapai 190 juta yuan (1 yuan = Rp2.187

“Ada lebih banyak pilihan untuk berbelanja, komoditas dari negara yang jaraknya ribuan kilometer berada tepat di depan mata kami,” kata Li Yanxin, seorang pengunjung.

Dalam beberapa tahun terakhir, meningkatnya skala impor komoditas telah memperkaya pilihan konsumen China, mendongkrak perdagangan komoditas asing di pasar China.

Selain pameran tersebut, konsumen juga dapat mengunjungi Yunfang Southeast Asia Mall di Kunming. Di sana, makanan impor, pakaian butik, bingkai foto galeri, dan ornamen dari negara-negara Asia Tenggara dipamerkan.

Jiang, seorang pramuniaga wanita dari perusahaan Yunnan Kuntai Trading Co., LTD., mengatakan bahwa banyak warga China datang ke tempat itu untuk membeli sup Tom Yum Thailand, pisang iris, kelapa iris, serta mi instan, dan banyak pelanggan juga menjadikan sup Tom Yum sebagai hidangan pada malam Tahun Baru Imlek. Sejalan dengan kebiasaan masyarakat China yang memberikan hadiah pada Festival Musim Semi, perusahaan itu telah menyiapkan kotak kado berwarna merah dalam berbagai ukuran untuk membungkus barang-barang khas Thailand.

Pada 2023, sejumlah pameran internasional, termasuk Pameran Asia Selatan (South Asia Expo) ke-7 dan Pameran China-Asia Timur Laut (China-Northeast Asia Expo) ke-14, telah memperkaya pilihan konsumsi masyarakat, menunjukkan popularitas dan potensi besar yang dimiliki komoditas asing di pasar China.

Baca Juga :  China desak AS hentikan perundungan mahasiswanya dengan dalih keamanan

South Asia Expo telah mendirikan sebuah paviliun permanen di Kunming, yang menjual komoditas impor termasuk beras dari Laos, permen dan cokelat dari Belarus, dan kue durian dari Vietnam. Penjualannya terus meningkat menjelang Festival Musim Semi. Pada periode 23 Januari-5 Februari saja, penjualan retail dan grosir di paviliun tersebut telah melampaui 1 juta yuan, menunjukkan lonjakan konsumsi komoditas asing di pasar China. 

Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Malaysia ingin lihat ASEAN menjadi organisasi yang lebih aktif
AS selalu jadi biang keladi pendudukan Palestina
Australia berjibaku dengan kebakaran akibat suhu meningkat
China akan mulai babak baru “diplomasi panda”
Beijing kritik kunjungan anggota parlemen AS Mike Gallagher ke Taiwan
Jepang tambah kategori produk mesin dilarang ekspor ke Rusia
UA luncurkan kampanye genjot akses pendidikan anak perempuan di Afrika
BAZNAS-KBRI pasok kebutuhan dapur umum Palestina di perbatasan Rafah

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:12 WIB

KPPU panggil empat perusahaan pembiayaan daring bagi mahasiswa

Jumat, 23 Februari 2024 - 04:10 WIB

Bappenas paparkan tiga strategi untuk capai SDGs dalam APFSD 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 03:09 WIB

Bantu jaga ketahanan pangan, warga diimbau tanam sayur metode vertikal

Jumat, 23 Februari 2024 - 02:08 WIB

Petani nenas Siak raih peluang baru dari pengolahan grade B dan C

Jumat, 23 Februari 2024 - 01:07 WIB

Proyeksi saham BSI tembus Rp2.700 per lembar

Jumat, 23 Februari 2024 - 00:05 WIB

Pakar UGM: Peluang ekspor rempah-rempah Indonesia masih menjanjikan

Kamis, 22 Februari 2024 - 23:03 WIB

Bapanas: Bantuan pangan beras guna kendalikan permintaan di masyarakat

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:03 WIB

OIKN: Kota dapat mempengaruhi pencapaian SDGs secara signifikan

Berita Terbaru

TERKINI

Lazio dekati zona kualifikasi Eropa usai tekuk Torino 2-0

Jumat, 23 Feb 2024 - 05:45 WIB