Melihat tradisi ukiran lilin naga dan phoenix di Kota Chongqing, China

- Jurnalis

Senin, 29 Januari 2024 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Chongqing (Rumah Bicara) – Proses pembuatan lilin naga dan burung phoenix, sepasang lilin dengan ukiran naga pada salah satu lilin dan burung phoenix pada lilin yang lain, merupakan warisan budaya takbenda dari Kota Chongqing.

Lilin-lilin tersebut melambangkan harapan akan keberuntungan dan masa depan yang cerah serta mewakili hasrat masyarakat akan kehidupan yang lebih baik. Karena prosedur pembuatan yang rumit dan keuntungan yang kecil dalam pembuatan lilin naga dan burung phoenix tradisional, pewarisan kerajinan ini pernah mengalami tantangan.

Untuk memperbarui produk dan memenuhi permintaan pasar, Chen Jianyou, seorang pewaris kerajinan ini, menyempurnakan dan melakukan inovasi pada tampilan lilin naga dan burung phoenix setelah menguasai keterampilan tradisional tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam beberapa tahun terakhir, bengkel kerja Chen meluncurkan sejumlah produk budaya dan kreatif seperti lilin aromaterapi untuk menarik pelanggan dari generasi yang lebih muda.

“Inovasi yang berkelanjutan selalu dibutuhkan dalam setiap perdagangan untuk memenuhi permintaan pelanggan, terutama kerajinan tradisional,” ujar Chen.
 

Chen Jianyou memeriksa lilin naga dan phoenix di bengkelnya di Chongqing, China barat daya, pada 25 Januari 2024. (Xinhua/Wang Quanchao)

 

Chen Jianyou (kedua dari kiri) berdiskusi dengan rekan-rekannya di bengkelnya di Chongqing, China barat daya, 25 Januari 2024. (Xinhua/Wang Quanchao)

 

Chen Jianyou membuat lilin berukiran naga dan burung phoenix di bengkel kerjanya di Chongqing, China barat daya, pada 25 Januari 2024. (Xinhua/Wang Quanchao)

 

Chen Jianyou memamerkan lilin berbentuk naga dan burung phoenix di bengkel kerjanya di Chongqing, China barat daya, pada 24 Januari 2024. (Xinhua/Wang Quanchao)

 

Pewarta: Xinhua
Editor: Anton Santoso
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Baca Juga :  China genjot industri yang daur ulang peralatan rumah tangga bekas

Berita Terkait

Kamboja minta dukungan global lebih besar capai target bebas ranjau
Kemenhan Rusia sebut Ukraina kehilangan 2.900 tentara di arah Avdiivka
Kaisar Jepang sampaikan duka cita bagi korban gempa bumi
Belarus dan Rusia gelar latihan militer gabungan pada 2025
Panasonic mulai perluasan pabrik mesin SMT di China timur
IAEI lantik kepengurusan baru DPW Malaysia
Israel akan bangun 3.300 unit permukiman ilegal di Tepi Barat
Media Korut sebut upaya AS dalam konflik Gaza “air mata buaya”

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:07 WIB

Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:05 WIB

Dubes Ukraina sebut masyarakat internasional bisa hentikan perang

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:04 WIB

KPU: Anggaran Sirekap akan dilaporkan dan diaudit BPK 

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:02 WIB

Kementerian PPPA bersama Pemprov Maluku komitmen cegah perkawinan anak

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:00 WIB

Polisi selidiki penyebab 105 orang keracunan di Mandailing Natal

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:59 WIB

Angka bunuh diri Korea Selatan tertinggi di antara negara maju

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:58 WIB

Persita imbangi Persebaya 1-1 berkat gol bunuh diri Paulo Henrique

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:57 WIB

Komnas Perempuan sebut hubungan pacaran kerap berisiko bagi perempuan

Berita Terbaru

TERKINI

Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang

Sabtu, 24 Feb 2024 - 02:07 WIB