Pabrik baterai yang diinvestasikan oleh FAW-BYD resmi beroperasi

- Jurnalis

Minggu, 4 Februari 2024 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Changchun (Rumah Bicara) – Sebuah fasilitas produksi baterai yang diinvestasikan bersama oleh produsen mobil terkemuka China First Automotive Works (FAW) dan produsen kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) terkemuka China BYD mulai beroperasi di Changchun, ibu kota Provinsi Jilin, China timur laut, pada Jumat (2/2).

Total kapasitas produksi yang direncanakan dari proyek ini adalah 45 gigawatt-jam (GWh), dengan tahap pertama sebesar 15 GWh mulai beroperasi pada Jumat tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menerapkan teknologi baterai blade yang canggih, proyek ini menyeimbangkan tiga masalah utama, yaitu keamanan baterai, jarak tempuh yang jauh, dan masa pakai baterai. Produk pertamanya akan digunakan pada model-model kendaraan listrik baru yang diproduksi oleh Hongqi, merek sedan ikonis dari FAW.

Meliputi total lahan seluas 370.000 meter persegi, proyek ini terletak di Zona Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Otomobil Changchun (Changchun Automobile Economic and Technological Development  Zone) 

Sebagai basis baterai NEV pertama di China timur laut, fasilitas ini akan mendorong transformasi dan peningkatan industri mobil sekaligus pengembangan basis industri tradisional yang berkualitas tinggi.

Pimpinan FAW Qiu Xiandong mengatakan bahwa proyek ini akan mengandalkan keunggulan sumber daya FAW dan BYD, meningkatkan operasi yang efisien, dan berkontribusi pada pengembangan industri mobil rendah karbon maupun revitalisasi Jilin yang komprehensif. 

Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Baca Juga :  Israel ancam lakukan operasi militer di Nablus, Tepi Barat

Berita Terkait

Perusahaan China manfaatkan momentum RCEP untuk tingkatkan ekspor
Kamboja minta dukungan global lebih besar capai target bebas ranjau
Kemenhan Rusia sebut Ukraina kehilangan 2.900 tentara di arah Avdiivka
Kaisar Jepang sampaikan duka cita bagi korban gempa bumi
Belarus dan Rusia gelar latihan militer gabungan pada 2025
Panasonic mulai perluasan pabrik mesin SMT di China timur
IAEI lantik kepengurusan baru DPW Malaysia
Israel akan bangun 3.300 unit permukiman ilegal di Tepi Barat

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:34 WIB

Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:33 WIB

Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:32 WIB

Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:30 WIB

Bapanas: Bantuan pangan beras 10 kg di Sulut sasar 1.003 KPM

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:30 WIB

Banjir wisatawan, pengelola Gili Tramena diminta jaga sapta pesona

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:29 WIB

VICI bawa produk perkakas profesional di IIMS harga mulai Rp1 jutaan

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:28 WIB

Bali dapat tambahan kuota 250 ribu elpiji subsidi 3 kg

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:26 WIB

Keraton Surakarta berharap revitalisasi sasar bangunan dalam

Berita Terbaru