Presiden Hongaria umumkan pengunduran diri

- Jurnalis

Senin, 12 Februari 2024 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budapest (Rumah Bicara) – Presiden Hongaria Katalin Novak mengundurkan diri dari jabatannya pada Sabtu (10/2), menyusul munculnya skandal pengampunan terhadap pelaku pelecehan terhadap anak.

“Saya berbicara kepada Anda sebagai presiden untuk terakhir kalinya, saya mengundurkan diri dari jabatan presiden Republik (Hongaria),” kata Novak di saluran televisi nasional M1.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya meminta maaf kepada mereka yang telah saya sakiti dan kepada semua korban yang mungkin merasa saya tidak mendukung mereka. Saya telah, sedang, dan akan mendukung perlindungan anak-anak dan keluarga,” ujarnya.

Novak memberikan pengampunan kepada mantan Wakil Direktur sebuah panti asuhan Endre K pada April 2023. Menurut situs berita lokal 444.hu, pengampunan tersebut memicu gelombang protes pada Jumat (9/2) di Budapest yang menuntut pengunduran diri Novak.

Tak lama setelah pengunduran diri Novak, mantan Menteri kehakiman Hongaria Judit Varga juga mengundurkan diri dari jabatan publik.

Varga menjabat sebagai menteri kehakiman ketika Novak menandatangani pengampunan kontroversial tersebut.

“Katalin Novak dan Judit Varga telah mengambil keputusan yang bertanggung jawab, dan kami menghormatinya,” kata Ketua kelompok parlemen dari partai berkuasa Fidesz, Mate Kocsis terkait pengunduran diri mereka di akun Facebook-nya.

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban via Facebook pada Kamis (8/2) mengatakan bahwa dirinya telah mengajukan amendemen konstitusi atas nama pemerintah untuk mencegah pengampunan bagi pelaku kejahatan yang dilakukan terhadap anak di bawah umur.

“Tidak akan ada pengampunan bagi pelaku pedofilia,” kata Orban.

Dipilih oleh parlemen Hongaria pada 2022, Novak menjadi presiden wanita pertama di negara itu sekaligus presiden termuda yang memegang jabatan yang sebagian besar bersifat seremonial itu.

Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © Rumah Bicara 2024

Baca Juga :  Beijing kritik kunjungan anggota parlemen AS Mike Gallagher ke Taiwan

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Kamboja minta dukungan global lebih besar capai target bebas ranjau
Kemenhan Rusia sebut Ukraina kehilangan 2.900 tentara di arah Avdiivka
Kaisar Jepang sampaikan duka cita bagi korban gempa bumi
Belarus dan Rusia gelar latihan militer gabungan pada 2025
Panasonic mulai perluasan pabrik mesin SMT di China timur
IAEI lantik kepengurusan baru DPW Malaysia
Israel akan bangun 3.300 unit permukiman ilegal di Tepi Barat
Media Korut sebut upaya AS dalam konflik Gaza “air mata buaya”

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:34 WIB

Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:32 WIB

Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:30 WIB

Bapanas: Bantuan pangan beras 10 kg di Sulut sasar 1.003 KPM

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:30 WIB

Banjir wisatawan, pengelola Gili Tramena diminta jaga sapta pesona

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:29 WIB

VICI bawa produk perkakas profesional di IIMS harga mulai Rp1 jutaan

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:28 WIB

Bali dapat tambahan kuota 250 ribu elpiji subsidi 3 kg

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:26 WIB

Keraton Surakarta berharap revitalisasi sasar bangunan dalam

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:23 WIB

Gubernur sebut Kepri jadi pintu masuk wisman terbesar ketiga nasional

Berita Terbaru

TERKINI

Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang

Sabtu, 24 Feb 2024 - 02:07 WIB