Putin “sangat terluka” oleh penolakan Barat, kata jurnalis AS

- Jurnalis

Sabtu, 10 Februari 2024 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Matanya berkaca-kaca ketika membicarakan hal itu.

Moskow (Rumah Bicara) – Vladimir Putin tampak “sangat terluka oleh penolakan Barat” dan marah karena hal itu, kata jurnalis AS Tucker Carlson setelah mewawancarai Presiden Rusia itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Amerika Serikat tidak menyukai Rusia, pemerintah AS tidak menyukai Rusia. Saya pikir, seperti kebanyakan orang Rusia, dia mengira berakhirnya Perang Dingin akan membuka pintu bagi Rusia untuk menjadi bagian dari Eropa, karena ini (Rusia) adalah negara Eropa yang separuh luasnya berada di Asia,” kata Carlson lewat video di situs miliknya.

Menurut dia, Barat menolak Putin dan bertekad untuk tidak bersekutu dengan Rusia, yang menjadi alasan keberadaan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Kenyataan itu membuat Putin terluka dan sangat kecewa.

“Matanya berkaca-kaca ketika membicarakan hal itu,” kata Carlson.

Dia bercerita bahwa wawancaranya dengan Putin dimulai dengan “sejarah yang sangat terperinci sejak abad ke-9 tentang terbentuknya Rusia dari suku-suku menjadi sebuah bangsa, dan peran Ukraina di dalamnya”.

Mantan jurnalis Fox News itu juga menunjukkan map “kuno” tebal berisi dokumen-dokumen yang diberikan oleh sang presiden, yang menyebutnya sebagai “bacaan malam hari”.

Carlson menilai Putin “cerdas”, tetapi dia juga mengatakan bahwa dia “tidak pandai menjelaskan dirinya sendiri” karena dia “jelas menghabiskan banyak waktu di sebuah dunia di mana dia tidak perlu menjelaskan dirinya sendiri.”

“Rusia bukanlah kekuatan ekspansionis” seperti yang digambarkan oleh “semua pembohong dan ideolog” di Departemen Luar Negeri AS, kata Carlson, yang menambahkan bahwa “Anda pasti sangat bodoh jika berpikir seperti itu”.

Menurut Carlson, Rusia tidak akan mencaplok Polandia dan merangsek ke Wina, ibu kota Austria, tetapi “hanya ingin perbatasannya aman”.

Baca Juga :  PBB: Hanya separuh anak muda benar-benar paham soal perubahan iklim

Jurnalis AS itu mengaku terkejut ketika Putin “bersedia mengakui bahwa dia menginginkan perjanjian damai di Ukraina”, tetapi dia juga mengatakan bahwa Putin akan “melancarkan perang nuklir” jika AS memasuki Krimea, wilayah semenanjung di Ukraina yang diduduki Rusia sejak 2014.

Carlson mengungkapkan bahwa Washington menginginkan “kepemimpinan yang lemah di Rusia”. Dia juga mempertanyakan hal itu, karena memiliki “pemerintah pusat yang lemah dalam negara dengan persediaan nuklir terbesar di dunia adalah hal yang gila”.

Wawancara Carlson dengan Putin diunggah pada Kamis malam dan telah dilihat lebih dari 60 juta kali, diunggah ulang lebih dari 180.000 kali, dan disukai lebih dari 500.000 akun di platform di X. Di YouTube, wawancara itu telah ditonton hampir 3 juta orang.

Sumber: Sputnik

Baca juga: Rusia resmi cabut perjanjian angkatan bersenjata pasca-Perang Dingin

Baca juga: Putin: Kekerasan di Palestina dan Israel buktikan AS gagal di Timteng

Penerjemah: M Razi Rahman
Editor: Anton Santoso
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Kamboja minta dukungan global lebih besar capai target bebas ranjau
Kemenhan Rusia sebut Ukraina kehilangan 2.900 tentara di arah Avdiivka
Kaisar Jepang sampaikan duka cita bagi korban gempa bumi
Belarus dan Rusia gelar latihan militer gabungan pada 2025
Panasonic mulai perluasan pabrik mesin SMT di China timur
IAEI lantik kepengurusan baru DPW Malaysia
Israel akan bangun 3.300 unit permukiman ilegal di Tepi Barat
Media Korut sebut upaya AS dalam konflik Gaza “air mata buaya”

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:34 WIB

Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:32 WIB

Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:30 WIB

Bapanas: Bantuan pangan beras 10 kg di Sulut sasar 1.003 KPM

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:30 WIB

Banjir wisatawan, pengelola Gili Tramena diminta jaga sapta pesona

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:29 WIB

VICI bawa produk perkakas profesional di IIMS harga mulai Rp1 jutaan

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:28 WIB

Bali dapat tambahan kuota 250 ribu elpiji subsidi 3 kg

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:26 WIB

Keraton Surakarta berharap revitalisasi sasar bangunan dalam

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:23 WIB

Gubernur sebut Kepri jadi pintu masuk wisman terbesar ketiga nasional

Berita Terbaru

TERKINI

Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang

Sabtu, 24 Feb 2024 - 02:07 WIB