Qatar sebut respons Hamas atas kesepakatan kerangka kerja Gaza positif

- Jurnalis

Rabu, 7 Februari 2024 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doha (Rumah Bicara) – Perdana menteri Qatar menyambut baik tanggapan “positif” kelompok Hamas Palestina terhadap kesepakatan kerangka kerja terkait kemungkinan gencatan senjata baru di Jalur Gaza dan pertukaran sandera dengan Israel.

“Kami menerima tanggapan Hamas terhadap kesepakatan kerangka kerja,” kata Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani dalam konferensi pers gabungan di Doha dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken yang tengah melakukan tur ke kawasan itu untuk mendorong gencatan senjata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tanggapan Hamas memiliki beberapa catatan, tetapi secara umum positif,” tambahnya.

Baca juga: AS, Qatar dan Mesir lakukan upaya diplomatik jamin pembebasan sandera

Perdana menteri Qatar tersebut mengutip kemajuan dalam negosiasi tersebut, tetapi menolak memberikan rincian lebih lanjut.

“Kami berupaya mencapai kesepakatan sesegera mungkin melalui kerja sama dengan mitra kami di Kairo dan Washington,” katanya.

“Perang di Gaza harus diakhiri, dan kami tidak ingin terjadi eskalasi di kawasan atau ancaman terhadap navigasi internasional,” lanjut PM Qatar.

Perang dimulai setelah serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober, yang menewaskan sekitar 1.200 orang, dan sekitar 240 orang disandera.

Sekitar setengah dari sandera dibebaskan selama gencatan senjata selama sepekan pada November sebagai imbalan atas pembebasan 240 tahanan Palestina.

Baca juga: Qatar umumkan kesepakatan bantuan kemanusiaan antara Hamas dan Israel

Serangan Israel sejak saat itu telah menewaskan lebih dari 27 ribu warga Palestina, dan sekitar 85 persen dari 2,3 juta penduduk Gaza telah mengungsi, menurut PBB.

Pekan lalu, kepala biro politik Hamas Ismail Haniyeh mengonfirmasi telah menerima sebuah usulan, yang diajukan pada pertemuan di Paris pada akhir Januari, untuk mengakhiri pertempuran di daerah kantong Palestina yang diblokade.

Baca Juga :  Uni Emirat Arab akan berinvestasi di beragam sektor di Indonesia

Baca juga: Qatar akan tetap danai badan PBB untuk pengungsi Palestina

Sumber: Anadolu

Penerjemah: Katriana
Editor: M Razi Rahman
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Roket pengangkut satelit Queqiao-2 tiba di lokasi peluncuran
Pemenuhan hak Palestina yang menentukan nasib sendiri adalah kewajiban
Harga rumah di China terus merosot pada Januari 2024
Perusahaan China manfaatkan momentum RCEP untuk tingkatkan ekspor
Kamboja minta dukungan global lebih besar capai target bebas ranjau
Kemenhan Rusia sebut Ukraina kehilangan 2.900 tentara di arah Avdiivka
Kaisar Jepang sampaikan duka cita bagi korban gempa bumi
Belarus dan Rusia gelar latihan militer gabungan pada 2025

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 06:11 WIB

Kriminal kemarin, Polda panggil Firli hingga hukuman pengedar narkoba

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:09 WIB

Aliansi Advokat Indonesia: Pertahankan hasil pemilu sesuai mekanisme

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:08 WIB

Ten Hag akan lakukan segalanya demi bawa MU finis di empat besar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:07 WIB

Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:06 WIB

Temui Sri Sultan HB X selama dua jam, ini kata Menko Polhukam

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:05 WIB

Dubes Ukraina sebut masyarakat internasional bisa hentikan perang

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:04 WIB

KPU: Anggaran Sirekap akan dilaporkan dan diaudit BPK 

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:02 WIB

Kementerian PPPA bersama Pemprov Maluku komitmen cegah perkawinan anak

Berita Terbaru