Rusia tuntut penyelidikan internasional jatuhnya pesawat Il-76

- Jurnalis

Sabtu, 10 Februari 2024 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moskow (Rumah Bicara) – Pemerintah Rusia menuntut penyelidikan internasional terhadap serangan pesawat Il-76 Rusia pengangkut tawanan perang Ukraina yang dilakukan rezim Kiev, kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Galuzin saat wawancara dengan Kantor Berita TASS.

“Tak diragukan bahwa serangan terhadap Il-76 dilakukan rezim (Presiden Ukraina Vladimir) Zelenskyy. Kiev tahu betul bahwa pesawat tersebut sedang mengangkut prajurit Ukraina untuk dilakukan pertukaran tawanan,” kata Galuzin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rusia bersikeras agar digelar penyelidikan internasional, sehingga para ahli dapat mengevaluasi bukti terkini bahwa pesawat itu ditembak jatuh dengan menggunakan sistem rudal darat-ke-udara (SAM) MIM-104 Patriot buatan AS dari lokasi dan pada waktu tertentu di wilayah kekuasaan rezim Kiev saat ini.

“Format penyelidikan semacam itu masih dipertimbangkan,” kata diplomat senior Rusia tersebut.

Baca juga: Polandia aktifkan pertahanan udara di tengah serangan Rusia ke Ukraina

Pada 24 Januari, angkatan bersenjata Ukraina menembak jatuh pesawat angkut militer Il-76 Rusia di wilayah perbatasan Belgorod yang bermuatan tawanan Ukraina untuk dilakukan pertukaran.

Sebanyak 74 orang berada di pesawat, termasuk 65 personel militer Ukraina, yang semuanya tewas.

Kementerian Pertahanan Rusia menyebut insiden tersebut sebagai aksi teroris.

Pihaknya menekankan bahwa Kiev mengetahui pengangkutan tawanan untuk dilakukan pertukaran yang akan dilakukan di pos pemeriksaan Kolotilovka. Dengan sengaja menyerang pesawat tersebut untuk menuduh Moskow menghancurkan personel militer Ukraina, katanya.

Baca juga: Rusia tuding Kiev tembak jatuh pesawat yang bawa tahanan Ukraina

Baca juga: Mayoritas warga Polandia tolak tunjangan sosial bagi pengungsi Ukraina

Sumber: TASS-OANA

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © Rumah Bicara 2024

Baca Juga :  Austria tangguhkan bantuan ke Palestina usai Israel diserang Hamas

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Wahana pendarat milik perusahaan swasta AS mendarat di Bulan
Waralaba kopi asal China rambah pasar luar negeri
CSRC janjikan peningkatan standar pengawasan dan penindakan keras
Roket pengangkut satelit Queqiao-2 tiba di lokasi peluncuran
Pemenuhan hak Palestina yang menentukan nasib sendiri adalah kewajiban
Harga rumah di China terus merosot pada Januari 2024
Perusahaan China manfaatkan momentum RCEP untuk tingkatkan ekspor
Kamboja minta dukungan global lebih besar capai target bebas ranjau

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 08:31 WIB

Waralaba kopi asal China rambah pasar luar negeri

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:30 WIB

CSRC janjikan peningkatan standar pengawasan dan penindakan keras

Sabtu, 24 Februari 2024 - 06:28 WIB

Roket pengangkut satelit Queqiao-2 tiba di lokasi peluncuran

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:28 WIB

Pemenuhan hak Palestina yang menentukan nasib sendiri adalah kewajiban

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:26 WIB

Harga rumah di China terus merosot pada Januari 2024

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:26 WIB

Perusahaan China manfaatkan momentum RCEP untuk tingkatkan ekspor

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:24 WIB

Kamboja minta dukungan global lebih besar capai target bebas ranjau

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:23 WIB

Kemenhan Rusia sebut Ukraina kehilangan 2.900 tentara di arah Avdiivka

Berita Terbaru

HIBURAN

Aruma bagikan perasaan sebagai penyanyi lewat EP Bertumbuh

Sabtu, 24 Feb 2024 - 10:00 WIB

TEKNO

Beredar kabar perangkat lipat Apple bukanlah iPhone

Sabtu, 24 Feb 2024 - 09:54 WIB

BOLA

Persik Kediri waspadai dua pemain Persis

Sabtu, 24 Feb 2024 - 09:46 WIB