Sistem visa baru Jepang berencana tambah durasi tinggal talenta asing

- Jurnalis

Jumat, 2 Februari 2024 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokyo (Rumah Bicara) – Pemerintah Jepang berencana untuk menambah izin durasi tinggal talenta asing dan pekerja jarak jauh atau yang dikenal sebagai digital nomads guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan konsumsi.

Ketetapan yang rencananya terlaksana pada sistem visa baru itu, memungkinkan digital nomads yang melakukan perjalanan sambil bekerja jarak jauh dari perusahaan untuk dapat tinggal di Jepang hingga enam bulan dengan mendapatkan visa aktivitas yang ditentukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Izin tinggal tersebut bertambah sebanyak 90 hari jika dibandingkan dengan visa turis jangka pendek, menurut Badan Pelayanan Imigrasi Jepang.

Untuk mendapatkan visa, pekerja harus memenuhi sejumlah persyaratan tertentu, termasuk di antaranya merupakan salah satu penduduk di 49 negara bebas visa dan merupakan wilayah yang mempunyai perjanjian perpajakan dengan Jepang, serta diperkirakan memiliki pendapatan tahunan lebih dari 10 juta yen atau sekitar 68.200 dolar AS. Pasangan dan anak-anak pekerja tersebut juga akan diberikan izin masuk.

Baca juga: Jepang izinkan pengungsi Ukraina miliki visa tinggal dan bekerja

Pemerintah Jepang akan meminta pendapat masyarakat mengenai rencana tersebut pada Sabtu mendatang, sembari memperkenalkan sistem tersebut pada tahun fiskal 2023 yang berakhir pada Maret.

Adapun langkah itu diambil pemerintah Jepang lantaran kalangan pebisnis meminta pemerintah untuk memperluas upaya menyambut digital nomads ke negeri Sakura.

Badan Layanan Imigrasi Jepang yang mengutip survei perusahaan perjalanan Amerika Serikat, memperkirakan lebih dari 35 juta orang bekerja sebagai digital nomads di seluruh dunia.

Pada Juli 2023 lalu, pemerintah Jepang mengatakan akan mempertimbangkan untuk meningkatkan durasi tinggal digital nomads sebagai bagian dari kebijakan pertumbuhan dan redistribusi “kapitalisme baru” yang telah disetujui pada Juni.

Baca Juga :  Serangan udara Turki hancurkan 17 sasaran di Irak utara

“Digital nomads dapat menjadi sumber inovasi,” kata Menteri Kehakiman Ryuji Koizumi saat konferensi pers.

“Meskipun banyak negara berupaya untuk menarik mereka, kami berharap orang-orang tersebut juga akan bekerja di Jepang,” tambahnya.

Baca juga: Kemenkumham fasilitasi investor Jepang investasi di Indonesia

Baca juga: China setujui beberapa jenis visa untuk warga Jepang, Korsel

Sumber : KYODO

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Kamboja minta dukungan global lebih besar capai target bebas ranjau
Kemenhan Rusia sebut Ukraina kehilangan 2.900 tentara di arah Avdiivka
Kaisar Jepang sampaikan duka cita bagi korban gempa bumi
Belarus dan Rusia gelar latihan militer gabungan pada 2025
Panasonic mulai perluasan pabrik mesin SMT di China timur
IAEI lantik kepengurusan baru DPW Malaysia
Israel akan bangun 3.300 unit permukiman ilegal di Tepi Barat
Media Korut sebut upaya AS dalam konflik Gaza “air mata buaya”

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:34 WIB

Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:32 WIB

Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:30 WIB

Bapanas: Bantuan pangan beras 10 kg di Sulut sasar 1.003 KPM

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:30 WIB

Banjir wisatawan, pengelola Gili Tramena diminta jaga sapta pesona

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:29 WIB

VICI bawa produk perkakas profesional di IIMS harga mulai Rp1 jutaan

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:28 WIB

Bali dapat tambahan kuota 250 ribu elpiji subsidi 3 kg

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:26 WIB

Keraton Surakarta berharap revitalisasi sasar bangunan dalam

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:23 WIB

Gubernur sebut Kepri jadi pintu masuk wisman terbesar ketiga nasional

Berita Terbaru

TERKINI

Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang

Sabtu, 24 Feb 2024 - 02:07 WIB