UE akan gagal penuhi target kirim 1 juta peluru ke Ukraina

- Jurnalis

Kamis, 1 Februari 2024 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brussels (Rumah Bicara) – Uni Eropa (UE) tidak akan dapat memenuhi target untuk mengirimkan 1 juta peluru artileri ke Ukraina hingga Maret, demikian disampaikan Perwakilan Tinggi UE untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Josep Borrell dalam sebuah konferensi pers pada Rabu (31/1).

Usai pertemuan informal para menteri pertahanan UE, Borrell mengatakan bahwa dengan melakukan “destocking, dan pengadaan bersama maupun individual,” UE hanya akan mampu mengirimkan 524.000 peluru, atau sekitar 52 persen dari target, hingga Maret nanti.

 

   Namun, dia mengatakan bahwa seiring peningkatan kapasitas produksi, UE akan mampu mengirimkan lebih dari 1 juta butir peluru ke Ukraina hingga akhir tahun ini

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahun lalu, negara-negara anggota UE berjanji akan memasok Ukraina dengan 1 juta peluru kaliber 155 milimeter hingga Maret 2024 seiring berlanjutnya konflik negara itu dengan Rusia.

Borrell menuturkan bahwa kapasitas produksi UE telah meningkat 40 persen sejak operasi militer khusus Rusia terhadap Ukraina pada Februari 2022, dan akan mencapai 1,4 juta peluru hingga akhir 2024. 

Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Baca Juga :  Beijing rasakan manfaat dari megaproyek pengalihan air China

Berita Terkait

Waralaba kopi asal China rambah pasar luar negeri
CSRC janjikan peningkatan standar pengawasan dan penindakan keras
Roket pengangkut satelit Queqiao-2 tiba di lokasi peluncuran
Pemenuhan hak Palestina yang menentukan nasib sendiri adalah kewajiban
Harga rumah di China terus merosot pada Januari 2024
Perusahaan China manfaatkan momentum RCEP untuk tingkatkan ekspor
Kamboja minta dukungan global lebih besar capai target bebas ranjau
Kemenhan Rusia sebut Ukraina kehilangan 2.900 tentara di arah Avdiivka

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 08:14 WIB

Kemenhub maksimalkan Pelabuhan Bitung tingkatkan ekspor perikanan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 06:11 WIB

Kriminal kemarin, Polda panggil Firli hingga hukuman pengedar narkoba

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:10 WIB

Bawaslu RI sebut PSS di Paniai tunggu sinyal hijau dari pihak keamanan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:09 WIB

Aliansi Advokat Indonesia: Pertahankan hasil pemilu sesuai mekanisme

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:08 WIB

Ten Hag akan lakukan segalanya demi bawa MU finis di empat besar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:07 WIB

Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:06 WIB

Temui Sri Sultan HB X selama dua jam, ini kata Menko Polhukam

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:05 WIB

Dubes Ukraina sebut masyarakat internasional bisa hentikan perang

Berita Terbaru

DUNIA

Waralaba kopi asal China rambah pasar luar negeri

Sabtu, 24 Feb 2024 - 08:31 WIB

BOLA

PSIS bermain seri 1-1 lawan Dewa United

Sabtu, 24 Feb 2024 - 07:41 WIB