UNDP peringatkan risiko banjir di kawasan pesisir naik 5 kali lipat

- Jurnalis

Rabu, 29 November 2023 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perserikatan Bangsa-Bangsa (Rumah Bicara) – Badan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) pada Selasa (28/11) merilis data baru mengkhawatirkan yang mengindikasikan peningkatan risiko banjir signifikan di daerah pesisir.

Selama dua dekade terakhir, kenaikan permukaan air laut telah meningkatkan risiko banjir bagi 14 juta orang di daerah pesisir. Risiko ini diperkirakan akan meningkat hampir lima kali lipat pada 2100, hingga mempengaruhi hampir 73 juta orang.

Bekerja sama dengan Climate Impact Lab (CIL), UNDP meluncurkan data ini melalui platform Human Climate Horizons.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data tersebut memberikan pemetaan terperinci mengenai kerentanan banjir, menyoroti area-area tempat tinggal dan infrastruktur berisiko paling terdampak oleh kenaikan permukaan air laut. Data tersebut juga menunjukkan adanya peningkatan paparan risiko banjir dua kali lipat di kota-kota pesisir pada akhir abad ini.

Wilayah-wilayah di kawasan Amerika Latin, Afrika, dan Asia Tenggara menghadapi ancaman parah dari banjir permanen tersebut.

Hal itu dapat memiliki implikasi yang dramatis bagi pembangunan manusia, dengan daerah dataran rendah di negara-negara berkembang dan kepulauan kecil berada dalam risiko tertinggi.

Dalam proyeksi pemanasan global paling parah, sekitar 160.000 kilometer persegi daratan pesisir berpotensi terendam air pada 2100. Skenario ini akan memengaruhi kota-kota pesisir utama di beberapa negara, seperti Ekuador, India, dan Vietnam.

Namun demikian, pengurangan emisi yang signifikan dapat menyelamatkan sekitar setengah dari lahan berisiko ini dari banjir permanen, menurut laporan tersebut.
 

 Foto yang diambil pada 8 Agustus 2023 ini menunjukkan banjir yang dipicu oleh hujan lebat yang menggenangi jalan-jalan di provinsi Lao Cai, Vietnam utara. (VNA via Xinhua)  

Direktur Kantor Laporan Pembangunan Manusia UNDP Pedro Conceicao menekankan perlunya aksi darurat untuk memitigasi risiko-risiko tersebut.

“Penelitian terbaru kami dari UNDP dan Climate Impact Lab merupakan pengingat bagi para pengambil keputusan yang akan menghadiri COP28 bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk bertindak,” ujarnya.

Baca Juga :  Myanmar peringati 76 tahun Hari Kemerdekaan

COP28 merujuk pada sesi ke-28 Konferensi Para Pihak Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim. Pertemuan COP28 dijadwalkan akan digelar di Dubai, Uni Emirat Arab, mulai 30 November hingga 12 Desember.

Laporan tersebut memperingatkan bahwa tanpa pertahanan garis pantai yang efektif, beberapa kota besar di seluruh dunia kemungkinan akan menyaksikan lebih dari 5 persen wilayah mereka terendam banjir permanen pada akhir abad ini.

Platform Human Climate Horizons tidak hanya menyoroti kenaikan permukaan air laut, tetapi juga mengeksplorasi dampak perubahan iklim yang lebih luas terhadap suhu, kematian, penggunaan energi, dan dinamika tenaga kerja di 24.000 wilayah di dunia.

Hannah Hess dari CIL menekankan bahwa proyeksi ini seharusnya menjadi sebuah seruan untuk bertindak.

Pewarta: Xinhua
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
COPYRIGHT © Rumah Bicara 2023

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Israel akan bangun 3.300 unit permukiman ilegal di Tepi Barat
Media Korut sebut upaya AS dalam konflik Gaza “air mata buaya”
Presiden Senegal akan turun jabatan pada 2 April
China perkuat perencanaan tata ruang Sungai Yangtze
Laporan arkeologi terkait Gua Mogao dipublikasikan
Palestina upayakan keanggotaan penuh di PBB
Negara-negara ASEAN gelar pertemuan untuk bahaskerja sama finansial
AS peringatkan Iran akan ada tanggapan keras jika kirim rudal ke Rusia

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:59 WIB

Angka bunuh diri Korea Selatan tertinggi di antara negara maju

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:58 WIB

Persita imbangi Persebaya 1-1 berkat gol bunuh diri Paulo Henrique

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:57 WIB

Komnas Perempuan sebut hubungan pacaran kerap berisiko bagi perempuan

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:56 WIB

Kementerian ESDM pastikan program hilirisasi di Vale tetap berjalan

Jumat, 23 Februari 2024 - 14:55 WIB

Satu orang utan mati terseret banjir di Gayo Lues

Jumat, 23 Februari 2024 - 13:54 WIB

Polda Jateng ungkap peredaran 52 kg sabu dan 35.000 butir ekstasi

Jumat, 23 Februari 2024 - 11:52 WIB

Google hentikan sementara kemampuan Gemini hasilkan gambar AI orang

Jumat, 23 Februari 2024 - 10:51 WIB

Transportasi publik listrik dinilai mampu kurangi macet dan polusi

Berita Terbaru

HIBURAN

ONLEE siap jumpai Olee di Jakarta awal Maret

Jumat, 23 Feb 2024 - 20:42 WIB

BISNIS

Bali dapat tambahan kuota 250 ribu elpiji subsidi 3 kg

Jumat, 23 Feb 2024 - 20:28 WIB