Utusan Palestina untuk PBB desak gencatan senjata permanen di Gaza

- Jurnalis

Rabu, 29 November 2023 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Apa yang ditunjukkan beberapa pekan terakhir menunjukkan bahwa tidak akan ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi yang adil dan abadi terhadap persoalan Palestina,”

Jakarta (Rumah Bicara) – Utusan Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Riyad Mansour mendesak gencatan senjata kemanusiaan segera dan berkelanjutan demi mengakhiri permusuhan dan krisis kemanusiaan di Jalur Gaza.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat berpidato di Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Selasa (28/11), Mansour menyatakan bahwa serangan yang terjadi di Gaza akhir-akhir ini adalah periode paling mematikan yang pernah dialami warga Palestina di wilayah kantong tersebut.

Dia menyoroti pengusiran paksa jutaan warga Palestina, hilangnya ribuan nyawa, dan kehancuran rumah-rumah warga dan infrastruktur selama serangan itu berlangsung. Oleh karena itu, ia menekankan gencatan senjata menjadi langkah yang penting dilakukan untuk mengakhiri penderitaan warga Palestina.

“Pembantaian terhadap rakyat kami di Gaza telah memobilisasi masyarakat dan negara di seluruh dunia, berbicara menentang ketidakadilan dan menyerukan keadilan, menyerukan gencatan senjata di Gaza, menyerukan diakhirinya pendudukan Israel dan penindasan terhadap rakyat Palestina, menyerukan Palestina merdeka,” katanya, seperti dilaporkan PBB dalam laman resminya.

Dia memuji Majelis Umum yang mengadakan sidang khusus darurat dan mengambil langkah berani sebulan yang lalu dengan mengesahkan resolusi yang menyerukan gencatan senjata di Gaza. Dua pertiga dari 193 anggota PBB mendukung resolusi yang diajukan.

Menurut dia, seandainya gencatan senjata ini diterapkan maka ribuan nyawa warga Palestina dapat terselamatkan.

“Dewan Keamanan PBB memerlukan beberapa pekan yang mematikan lagi untuk akhirnya mengambil resolusi yang tidak terlalu ambisius,” katanya.

Israel dan Hamas menyepakati jeda kemanusiaan pada Jumat pekan lalu sejak serangan mematikan 7 Oktober 2023.

Baca Juga :  Wapres: Dunia Islam harus bersatu selesaikan konflik Gaza

Jeda kemanusiaan yang dimediasi oleh Qatar itu awalnya disepakati selama empat hari, tetapi diperpanjang dua hari lagi. Jeda tambahan ini berlangsung sampai Rabu.

“Hanya gencatan senjata yang dapat memungkinkan upaya-upaya tulus untuk mengatasi bencana kemanusiaan yang ditimbulkan oleh Israel, kekuatan pendudukan, di Gaza, dan hanya gencatan senjata yang dapat mengarah pada pembebasan orang-orang yang ditahan. Gencatan senjata ini harus berubah menjadi gencatan senjata permanen,” ucapnya.

Mansour juga mendesak komunitas internasional untuk mengambil tindakan tegas guna mewujudkan solusi dua negara berdasarkan hukum internasional dan resolusi-resolusi PBB.

“Apa yang ditunjukkan beberapa pekan terakhir menunjukkan bahwa tidak akan ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi yang adil dan abadi terhadap persoalan Palestina,” tegasnya.

Baca juga: Sekjen PBB ajak dunia bersatu akhiri pendudukan Palestina oleh Israel

Baca juga: PBB peringatkan perang di Gaza bisa meluas ke Suriah

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Arie Novarina
COPYRIGHT © Rumah Bicara 2023

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Israel akan bangun 3.300 unit permukiman ilegal di Tepi Barat
Media Korut sebut upaya AS dalam konflik Gaza “air mata buaya”
Presiden Senegal akan turun jabatan pada 2 April
China perkuat perencanaan tata ruang Sungai Yangtze
Laporan arkeologi terkait Gua Mogao dipublikasikan
Palestina upayakan keanggotaan penuh di PBB
Negara-negara ASEAN gelar pertemuan untuk bahaskerja sama finansial
AS peringatkan Iran akan ada tanggapan keras jika kirim rudal ke Rusia

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:59 WIB

Angka bunuh diri Korea Selatan tertinggi di antara negara maju

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:58 WIB

Persita imbangi Persebaya 1-1 berkat gol bunuh diri Paulo Henrique

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:57 WIB

Komnas Perempuan sebut hubungan pacaran kerap berisiko bagi perempuan

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:56 WIB

Kementerian ESDM pastikan program hilirisasi di Vale tetap berjalan

Jumat, 23 Februari 2024 - 14:55 WIB

Satu orang utan mati terseret banjir di Gayo Lues

Jumat, 23 Februari 2024 - 13:54 WIB

Polda Jateng ungkap peredaran 52 kg sabu dan 35.000 butir ekstasi

Jumat, 23 Februari 2024 - 11:52 WIB

Google hentikan sementara kemampuan Gemini hasilkan gambar AI orang

Jumat, 23 Februari 2024 - 10:51 WIB

Transportasi publik listrik dinilai mampu kurangi macet dan polusi

Berita Terbaru

HIBURAN

ONLEE siap jumpai Olee di Jakarta awal Maret

Jumat, 23 Feb 2024 - 20:42 WIB

BISNIS

Bali dapat tambahan kuota 250 ribu elpiji subsidi 3 kg

Jumat, 23 Feb 2024 - 20:28 WIB