Direktur Kemenparekraf puji film The Big 4 dan KKN di Desa Penari

- Jurnalis

Jumat, 2 Februari 2024 - 01:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (Rumah Bicara) – Direktur Industri Kreatif, Musik, Film dan Animasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) M Amin Abdullah memuji film The Big 4 dan KKN di Desa Penari. 

“Film The Big 4 memiliki kemampuan menghadirkan genre baru, perpaduan antara komedi dan aksi. Sedangkan KKN di Desa Penari, mampu memasukkan nilai moral ke dalam film horor,” kata Amin dalam acara diskusi bersama peneliti, pelaku industri, sineas, dan awak media di Jakarta, Kamis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amin mengemukakan bahwa para sineas yang terlibat dalam produksi film KKN di Desa Penari telah berhasil menampilkan sisi horor yang spesifik dari Asia Tenggara, khususnya Indonesia.

Menurut dia, film tahun 2022 itu memiliki alur cerita dan pertunjukan yang berakar pada cerita mistis rakyat yang otentik.

Selain disambut hangat di Indonesia, film KKN di Desa Penari mencatatkan rekor Box Office di Malaysia, Singapura, dan Brunei.

PwC Indonesia dan LPEM Universitas Indonesia dalam hasil studinya menyampaikan bahwa industri layar di Indonesia berpotensi berkembang pesat.

Namun demikian, faktor-faktor seperti keterbatasan tenaga kerja dan kesenjangan keterampilan, infrastruktur yang kurang memadai, tantangan regulasi, dan keterbatasan pendanaan untuk proyek independen dapat menghambat perkembangannya.

Menurut PwC Indonesia dan LPEM Universitas Indonesia, kebijakan-kebijakan strategis dapat dijalankan untuk mendukung perkembangan industri layar di Indonesia, antara lain penyederhanaan dan pembaruan regulasi untuk memperlancar urusan perizinan, penegakan hukum terkait Hak Atas Kekayaan Intelektual, dan penyediaan dukungan pariwisata.

Selain itu, disampaikan pula opsi kebijakan berkenaan dengan pembaharuan dan peningkatan keterampilan sumber daya manusia lewat meningkatkan pendidikan film, investasi pada komunitas, tawaran insentif untuk menarik investor global dan lokal ke industri layar, hingga pengadaan lokakarya inkubasi film.

Baca Juga :  GIK gelar "Dendang Riang Kemerdekaan" meriahkan HUT ke-78 RI

Baca juga:

Produser percaya diri “KKN Di Desa Penari” bisa saingi film asing

Film nasional berpotensi berkembang di era layanan streaming

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Maryati
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Raffi Ahmad beri dukungan kerabat maju sebagai caleg
NCT WISH rilis foto terbaru untuk single debut
Ditanya soal pernikahan, Ayu Ting Ting minta didoakan saja
Sheza Idris lakukan riset panjang untuk tentukan pilihan Pemilu 2024
Serba merah muda, TPS 066 semarakkan pencoblosan dengan tema Valentine
Rhoma Irama gunakan hak pilih di TPS Mampang Prapatan
Pertama kali mencoblos, Gen Z utarakan harapan untuk pemimpin terpilih
Rhoma Irama berharap pemimpin terpilih taat kepada konstitusi

Berita Terkait

Kamis, 15 Februari 2024 - 13:13 WIB

Biden tunda deportasi WN Palestina selama 18 bulan

Kamis, 15 Februari 2024 - 11:10 WIB

Aksi penembakan warnai parade kemenangan Super Bowl AS

Kamis, 15 Februari 2024 - 10:09 WIB

Serangan ‘drone’ Israel hantam apartemen di Lebanon

Kamis, 15 Februari 2024 - 09:08 WIB

Klinik Doctors Worldwide di Gaza hancur akibat serangan Israel

Kamis, 15 Februari 2024 - 08:07 WIB

Badai, kebakaran hutan putus pasokan listrik ke ribuan warga Australia

Kamis, 15 Februari 2024 - 07:06 WIB

Badan Intelijen sebut Korut jual situs judi ilegal ke Korsel

Kamis, 15 Februari 2024 - 06:05 WIB

Bangkok terapkan WFH karena polusi debu terus meningkat

Kamis, 15 Februari 2024 - 05:05 WIB

Lembaga PBB: Kerja sama Israel penting dalam tinjauan panel independen

Berita Terbaru

DUNIA

Biden tunda deportasi WN Palestina selama 18 bulan

Kamis, 15 Feb 2024 - 13:13 WIB

TERKINI

Presiden sebut bansos pangan bantu kendalikan harga beras

Kamis, 15 Feb 2024 - 13:04 WIB