Amazon luncurkan “Rufus”, asisten belanja AI di aplikasi seluler

- Jurnalis

Jumat, 2 Februari 2024 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (Rumah Bicara) – Amazon mengumumkan peluncuran asisten belanja bertenaga kecerdasan buatan (AI) bernama Rufus, yang telah dilatih tentang katalog produk raksasa e-commerce tersebut serta informasi dari seluruh web.

Dikutip dari TechCrunch, Jumat, perusahaan mengatakan alat baru ini akan diluncurkan ke sebagian pelanggan Amerika Serikat (AS) dalam versi beta, mulai hari ini, sebelum diperluas ke lebih banyak pengguna dalam beberapa minggu mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelanggan akan dapat mengobrol dengan Rufus di dalam aplikasi seluler Amazon untuk mendapatkan bantuan dalam menemukan produk, melakukan perbandingan produk, dan mendapatkan rekomendasi tentang apa yang harus dibeli.

Peluncuran chatbot kecerdasan buatan ini datang setelah penambahan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan di Amazon.com yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman belanja konsumen, mulai dari alat yang membantu pelanggan menemukan pakaian yang pas hingga meningkatkan ulasan produk dengan ringkasan sorotan produk dan sentimen pelanggan, serta fitur lainnya yang ditujukan untuk pengiklan dan penjual.

Baca juga: Amazon rambah Asia Tenggara melalui Singapura

Rufus adalah pengalaman AI generatif yang dilatih pada katalog produk, ulasan pelanggan, tanya jawab komunitas, dan informasi dari seluruh web, sehingga dapat menjawab pertanyaan pelanggan terkait kebutuhan belanja mereka.

Perusahaan mengatakan kepada TechCrunch bahwa mereka membangun LLM internal baru yang dikhususkan untuk belanja, untuk memberdayakan pengalaman ini dan kemudian melatihnya pada data internal dan data yang tersedia secara publik dari seluruh web.

Namun, tidak dijelaskan apakah data tersebut mencakup situs web ritel lain yang tersedia secara publik.

Pelanggan dapat bertanya pada Rufus seperti “Apa yang harus dipertimbangkan saat membeli sepatu lari?” atau “Apa perbedaan antara sepatu lari di jalur dan di jalan?”

Baca Juga :  Galaxy S24 dipasarkan mulai Rp13,9 juta di Indonesia

Baca juga: Amazon diijinkan uji pengiriman barang lewat drone

Rufus dapat membantu dengan perbandingan produk atau memberikan rekomendasi jika pelanggan bertanya hal seperti “Apa hadiah yang baik untuk Hari Valentine?” atau “Apa mainan dinosaurus terbaik untuk anak lima tahun?”

Dengan kata lain, pengguna dapat mengobrol dengan asisten AI seperti yang dapat dilakukan dengan chatbot AI lain yang berhubungan dengan konsumen seperti ChatGPT OpenAI atau Bard Google.

Rufus awalnya akan tersedia dalam versi beta untuk pelanggan tertentu di AS dalam aplikasi seluler Amazon, yang diluncurkan dengan mengetuk tombol baru di bilah navigasi bawah.

Pelanggan dapat mengetik atau menyampaikan pertanyaan mereka ke dalam kotak dialog obrolan AI yang muncul di bagian bawah layar.

Baca juga: Amazon.com beli laman pecinta buku

Setelah selesai, pelanggan dapat kembali ke aplikasi Amazon dengan menggeser layar mereka ke bawah untuk menutup kotak dialog obrolan kembali ke bagian bawah layar.

Amazon mengatakan versi beta ini akan membantu meningkatkan produk dan inisiatif AI generatifnya seiring berjalannya waktu.

“Ini masih tahap awal untuk AI generatif, dan teknologinya tidak selalu tepat,” kata perusahaan itu dalam sebuah postingan blog.

“Kami akan terus meningkatkan model AI dan menyempurnakan respons agar Rufus semakin berguna seiring berjalannya waktu. Pelanggan didorong untuk memberikan umpan balik dengan menilai jawaban mereka dengan suka atau tidak suka, dan mereka juga memiliki opsi untuk memberikan umpan balik dalam bentuk bebas,” tambah perusahaan.

Perusahaan memberi tahu bahwa chatbot tidak akan menampilkan iklan saat peluncuran, tetapi elemen tambahan akan ditambahkan ke pengalaman Rufus seiring berjalannya waktu jika elemen tersebut menambah nilai bagi pelanggan.

Baca Juga :  China klaim kantongi nyaris 5 juta paten penemuan yang valid

Baca juga: Amazon buat “platform streaming game” saingan Google Stadia

 

Penerjemah: Fathur Rochman
Editor: Zita Meirina
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Kemendag sebut migrasi sistem TikTok-Tokopedia sesuai target
Cara mudah klaim ‘Garansi Bebas Pengembalian’ di Shopee
Forum Pemred: Publisher Rights pintu masuk ekosistem media lebih sehat
Samsung akan perluas kemitraan dengan perusahaan desain chip Arm
Kemendikbudristek kaji penggunaan AI di satuan pendidikan
“Publisher Rights” buat kerja sama platform digital dan media terarah
Telkomsel dan Telkom kenalkan solusi digital korporasi dan industri
Gaet operator global, Telkomsel permudah pelancong saat di luar negeri

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 13:20 WIB

DBMPR Jabar ungkap pembangunan Tol Getaci berprogres

Jumat, 23 Februari 2024 - 12:19 WIB

Erick Thohir: Bendungan Lolak jadi sumber perekonomian baru di Sulut

Jumat, 23 Februari 2024 - 11:18 WIB

Bupati Situbondo panen padi BK 01 agritan mampu produksi 9 ton/hektare

Jumat, 23 Februari 2024 - 10:17 WIB

BRI Insurance cetak premi bruto Rp3,3 triliun pada 2023

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:15 WIB

IIMS 2024 jadi wadah interaksi pelaku industri dan tempat berhibur

Jumat, 23 Februari 2024 - 08:13 WIB

Ganjar penasaran tentang Jimny 5 pintu

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:12 WIB

Ganjar bicara soal penggunaan kendaraan elektrik saat kunjungi IIMS

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:12 WIB

KPPU panggil empat perusahaan pembiayaan daring bagi mahasiswa

Berita Terbaru

DUNIA

Palestina upayakan keanggotaan penuh di PBB

Jumat, 23 Feb 2024 - 15:12 WIB

TERKINI

Satu orang utan mati terseret banjir di Gayo Lues

Jumat, 23 Feb 2024 - 14:55 WIB

HIBURAN

Penjualan gim “Elden Ring” tembus 23 juta kopi

Jumat, 23 Feb 2024 - 14:36 WIB