Apple bersiap beli startup AI Jerman dengan teknologi privasi canggih

- Jurnalis

Minggu, 4 Februari 2024 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (Rumah Bicara) – Beberapa sumber mengindikasikan bahwa Apple berencana mengakuisisi Brighter AI, perusahaan rintisan (startup) kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) asal Jerman yang mengkhususkan diri pada anonimisasi data wajah dan plat nomor.

Apple bertujuan menggunakan akuisisi ini untuk meningkatkan fitur privasi pada produk terbarunya Apple Vision Pro, demikian dilaporkan 9to5Mac, Minggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perusahaan yang dipimpin Tim Cook itu mungkin mempertimbangkan teknologi pintar yang dimiliki Brighter AI untuk meminimalkan risiko Apple Vision Pro menangkap informasi yang dapat diidentifikasi dalam video atau foto yang diambil di depan umum, seperti wajah seseorang dan plat nomor.

Baca juga: Apple akan akuisisi bisnis modem Intel 1 miliar dolar

Mengambil rekaman dengan iPhone biasanya tidak melibatkan masalah ini. Namun, Apple Vision Pro dapat menimbulkan masalah, karena dapat merekam video secara lebih diam-diam daripada ponsel pintar.

Teknologi ini juga dapat bermanfaat bagi perangkat masa depan yang membuat pengambilan foto dan video tidak terlalu mencolok. Vision Pro menyertakan petunjuk visual yang halus di panel depan saat mengambil media.

Apple sudah menggunakan teknologi untuk memburamkan (blur) wajah dan pelat nomor pada citra Apple Maps. Menurut kebijakan pengumpulan gambar Apple untuk Maps, perusahaan menerapkan teknologi pemburaman gambar sebelum menerbitkan gambar apa pun untuk melindungi privasi individu yang ditangkap selama proses pemetaan.

Apple melakukan serangkaian uji coba selama setahun di AS dan Eropa pada tahun 2015 untuk menyempurnakan teknologi pengaburan gambarnya. Perusahaan ini tidak merilis gambar yang dikumpulkan, tetapi menggunakannya untuk menyempurnakan teknik pengaburan untuk wajah dan pelat nomor.

Baca juga: Apple akuisisi startup lensa untuk kacamata AR

Baca Juga :  Deklarasi ASO nasional diusulkan pada peringatan Harsiarnas 2023

Akuisisi Brighter AI sangat menarik, karena perusahaan ini menawarkan teknologi AI yang canggih untuk menganonimkan data tanpa memburamkannya. Metode Brighter AI mengubah gambar sehingga subjek tetap tidak dapat dikenali, namun tetap terlihat alami.

Sebaliknya, Brighter AI mampu mengubah gambar sedemikian rupa sehingga subjek tidak lagi dapat dikenali. Hal ini dilakukan sedemikian rupa sehingga penampilan alami tetap terjaga.

Teknologi Deep Natural Anonymization 2.0 dari Brighter AI menjanjikan aplikasi yang luas di berbagai produk. Apple dapat memperluas penggunaannya di luar Apple Vision Pro dan Apple Maps.

Baca juga: Apple akuisisi perusahaan data lokasi

Penerjemah: Pamela Sakina
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

PWI sebut “publisher right” dapat tingkatkan kualitas hidup awak media
Lenovo boyong laptop konsepnya dengan layar transparan di MWC 2024
OpenAI kenalkan Sora, kecerdasan buatan untuk ubah teks ke video
Samsung Galaxy Z Fold6 digadang bakal miliki kamera utama 200 MP
Fase pertama PLTS IKN beroperasi pada 29 Pebruari 2024
KPI-RRI-Kino Media bekerja sama untuk penuhi hak kelompok disabilitas
Xiaomi pastikan Redmi Note 13 meluncur di Indonesia akhir Februari
Neural Engine iPhone 16 dipadukan dengan fitur AI generatif iOS 18

Berita Terkait

Sabtu, 17 Februari 2024 - 10:27 WIB

Pelni Baubau lakukan perawatan rutin tiga kapal persiapan Lebaran

Sabtu, 17 Februari 2024 - 08:24 WIB

Pertagas Niaga tingkatkan ketersediaan LNG di Jawa-Bali

Sabtu, 17 Februari 2024 - 07:22 WIB

Kaltim pacu produksi pisang untuk pasar internasional

Sabtu, 17 Februari 2024 - 06:21 WIB

Kemenkop UKM minta UMKM gunakan digitalisasi dongkrak daya saing

Sabtu, 17 Februari 2024 - 05:21 WIB

Menhub targetkan proving ground Bekasi “soft launching” September 2024

Sabtu, 17 Februari 2024 - 04:20 WIB

Soal tabrakan kereta Cicalengka, KNKT: Anomali sinyal terjadi sejak Agustus 2023

Sabtu, 17 Februari 2024 - 03:18 WIB

BlackVue luncurkan dash cam di IIMS 2024, sematkan teknologi AI

Sabtu, 17 Februari 2024 - 02:18 WIB

ASDP layani 45,6 juta penumpang selama 2023

Berita Terbaru