Mantan kepala keamanan Twitter gugat X karena dipecat sepihak

- Jurnalis

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (Rumah Bicara) – Mantan Kepala Keamanan Twitter, Alan Rosa, mengajukan gugatan terhadap X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter), Elon Musk, dan penasihat perusahaan Steve Davis, dengan tuduhan bahwa ia dipecat secara tidak adil karena memprotes langkah pemotongan biaya yang dipimpin Musk.

The Verge pada Rabu (5/12) waktu setempat melaporkan bahwa pengacara Rosa menulis dalam pengaduannya yang menyatakan pemangkasan tersebut menghambat kemampuan Twitter untuk memenuhi tuntutan peraturan dari Komisi Perdagangan Federal dan Komisi Eropa (FTC).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gugatan tersebut menuduh bahwa Musk mempekerjakan Steve Davis sebagai penasihat dan memberinya wewenang yang luas, yang dengannya dia segera “mulai memotong produk dan layanan Twitter yang mendukung dan mematuhi Keputusan Persetujuan FTC Twitter.”

Baca juga: Pengguna X premium kini bisa sembunyikan tab “Likes”

Twitter telah menyelesaikan masalah dengan FTC atas penggunaan informasi pribadi pengguna yang tidak pantas, hanya beberapa bulan sebelumnya, yang mendorong dikeluarkannya keputusan tersebut. Gugatan Rosa mengeluhkan bahwa Davis dan Musk “meremehkan” keputusan itu.

Pada bulan November, sekitar waktu Davis dipekerjakan, seorang pengacara untuk Twitter mengunggah pesan ke aplikasi komunikasi Slack yang mengatakan bahwa siapa pun yang merasa tidak nyaman dengan hal-hal yang diminta oleh Twitter harus mencari perlindungan whistleblower.

Pemangkasan tersebut diduga mencakup aplikasi yang digunakan untuk mengendus kerentanan perangkat lunak dan program Salesforce yang dibutuhkan perusahaan untuk menanggapi permintaan informasi penegak hukum.

Rosa keberatan dengan kedua langkah tersebut, katanya, karena hal itu akan membuat perusahaan tidak mematuhi Keputusan Persetujuan dan Undang-Undang Layanan Digital Uni Eropa. Rosa mengklaim dalam gugatannya bahwa ia pergi ke departemen hukum perusahaan dengan keluhannya.

Baca Juga :  Datascrip jadi distributor tunggal AUKEY di Indonesia

Rosa juga mengatakan bahwa Davis memberinya waktu hanya beberapa jam untuk memotong anggaran keamanan fisik sebesar 50 persen tambahan pada tengah malam, yang menurutnya berisiko membuat perusahaan melanggar perintah pengadilan untuk menyimpan ratusan perangkat yang sedang dalam proses pengadilan.

Gugatan tersebut mengklaim bahwa lima hari setelah ia mengajukan keberatan atas perubahan tersebut, Twitter mencabut akses Rosa dan memecatnya tanpa alasan atau pemberitahuan, kemudian menahan paket pesangonnya, sementara mereka menyelidiki perilakunya sebagai karyawan.

Tidak lama sebelum pemecatan Rosa, Musk memberhentikan karyawannya secara massal, yang memicu gelombang pertama dari berbagai macam gugatan lainnya.

Setelah memaksa mantan karyawan untuk melepaskan gugatan pemutusan hubungan kerja yang tidak adil dan masuk ke dalam arbitrase yang harus dibayar oleh Twitter, perusahaan Musk menolak untuk melakukannya, sehingga memicu gugatan lain. Gugatan Rosa menggunakan alasan yang mirip dengan gugatan tersebut, dengan mengutip sebuah preseden.

Baca juga: X diperkirakan merugi lebih dari 70 juta dolar di 2023

Baca juga: Elon Musk akan integrasikan xAI dengan platform media sosial X

Baca juga: X rilis pilihan paket langganan baru yaitu Premium+ dan Basic

Penerjemah: Pamela Sakina
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © Rumah Bicara 2023

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Komite independen awasi implementasi Perpres “Publisher Rights”
Wamenkominfo sampaikan peran program DLA cetak pemimpin digital
Itjen Kemenkominfo adopsi transformasi digital lakukan pengawasan
Itjen Kominfo awasi 17 program prioritas senilai Rp7,9 triliun di 2023
Menkominfo tutup perayaan Natal 2023 dengan berbagi kebahagiaan
Gim “Mortal Kombat 1” bakal hadirkan fitur bermain lintas platform
Kemendag sebut migrasi sistem TikTok-Tokopedia sesuai target
Cara mudah klaim ‘Garansi Bebas Pengembalian’ di Shopee

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:00 WIB

Polisi selidiki penyebab 105 orang keracunan di Mandailing Natal

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:59 WIB

Angka bunuh diri Korea Selatan tertinggi di antara negara maju

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:58 WIB

Persita imbangi Persebaya 1-1 berkat gol bunuh diri Paulo Henrique

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:57 WIB

Komnas Perempuan sebut hubungan pacaran kerap berisiko bagi perempuan

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:56 WIB

Kementerian ESDM pastikan program hilirisasi di Vale tetap berjalan

Jumat, 23 Februari 2024 - 14:55 WIB

Satu orang utan mati terseret banjir di Gayo Lues

Jumat, 23 Februari 2024 - 13:54 WIB

Polda Jateng ungkap peredaran 52 kg sabu dan 35.000 butir ekstasi

Jumat, 23 Februari 2024 - 11:52 WIB

Google hentikan sementara kemampuan Gemini hasilkan gambar AI orang

Berita Terbaru

HIBURAN

Ballistik Boyz kembali dengan album ketiganya Back&Forth

Jumat, 23 Feb 2024 - 22:44 WIB

BOLA

Persib Bandung ditahan imbang Barito Putera

Jumat, 23 Feb 2024 - 22:32 WIB

DUNIA

Panasonic mulai perluasan pabrik mesin SMT di China timur

Jumat, 23 Feb 2024 - 22:20 WIB