Pemerintah telah penuhi kewajiban pembagian STB untuk siaran digital

- Jurnalis

Jumat, 2 Februari 2024 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (Rumah Bicara) – Sekretaris Direktorat Jendral Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Indra Maulana mengatakan bahwa pemerintah telah sepenuhnya memenuhi kewajiban pembagian Set-Top-Box (STB) kepada warga miskin untuk mendukung siaran televisi digital.

“Progres capaian sampai Desember 2023 adalah 1.788.309 STB yang sudah dibagikan ke rumah tangga miskin. Bantuan dari pemerintah itu angkanya sudah mencapai 1.357.178, dan sisanya berasal dari bantuan lembaga penyiaran swasta (LPS),” kata Indra di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, Jumat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indra mengatakan bahwa kementerian terus berkoordinasi dengan lembaga penyiaran swasta yang berkewajiban membagikan STB kepada warga miskin mengingat LPS belum memenuhi target pembagian STB sementara program siaran digital sudah jalan.

Menurut dia, kementerian siap mengakomodasi warga miskin memperoleh STB agar bisa menikmati siaran televisi digital.

Baca juga: Bali terima 33.835 bantuan STB untuk migrasi siaran TV digital

Warga kurang mampu yang membutuhkan STB bisa menghubungi pusat layanan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mengajukan permintaan bantuan.

“Kami buka layanan untuk permintaan STB lewat telepon dan juga masyarakat bisa meminta melalui pemda, karena yang lebih mengetahui kondisi daerah tentu pemda terkait. Tapi masyarakat bisa langsung menghubungi Kementerian Kominfo secara langsung di nomor 159 ya,” kata Indra.

LPS berkewajiban memberikan bantuan 4.330.760 STB kepada warga tidak mampu. Namun, LPS hingga Desember 2023 baru menyalurkan 421.131 STB kepada warga tidak mampu.

Indra mengemukakan bahwa masalah itu ternyata tidak mengganggu pelaksanaan program siaran TV digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika sejak 2 November 2022.

“Sampai saat ini tingkat penetrasi digital di seluruh wilayah Indonesia sudah mencapai 90 persen penetrasinya, sudah kembali seperti dari masa sebelum migrasi dari analog ke digital. Artinya program analog switch off sudah berjalan dengan sukses,” kata Indra.

Baca Juga :  Telkom antisipasi serangan siber selama Piala Dunia U-17

Baca juga:

74 persen masyarakat telah beralih ke TV digital

Buleleng tuntaskan penyaluran STBTV Digital

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Maryati
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Galaxy Z Fold6 dikabarkan miliki ketebalan 11mm dengan bahan titanium
Wamenkominfo nilai humas pemerintah perlu bangun strategi komunikasi
Komite independen awasi implementasi Perpres “Publisher Rights”
Wamenkominfo sampaikan peran program DLA cetak pemimpin digital
Itjen Kemenkominfo adopsi transformasi digital lakukan pengawasan
Itjen Kominfo awasi 17 program prioritas senilai Rp7,9 triliun di 2023
Menkominfo tutup perayaan Natal 2023 dengan berbagi kebahagiaan
Gim “Mortal Kombat 1” bakal hadirkan fitur bermain lintas platform

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:12 WIB

Kemarin, Film Avatar hingga elektrifikasi buka peluang builder lokal

Sabtu, 24 Februari 2024 - 06:11 WIB

Kriminal kemarin, Polda panggil Firli hingga hukuman pengedar narkoba

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:10 WIB

Bawaslu RI sebut PSS di Paniai tunggu sinyal hijau dari pihak keamanan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:09 WIB

Aliansi Advokat Indonesia: Pertahankan hasil pemilu sesuai mekanisme

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:08 WIB

Ten Hag akan lakukan segalanya demi bawa MU finis di empat besar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:07 WIB

Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:06 WIB

Temui Sri Sultan HB X selama dua jam, ini kata Menko Polhukam

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:05 WIB

Dubes Ukraina sebut masyarakat internasional bisa hentikan perang

Berita Terbaru

DUNIA

Waralaba kopi asal China rambah pasar luar negeri

Sabtu, 24 Feb 2024 - 08:31 WIB