Pengaturan komprehensif soal AI penting lindungi hak karya cipta media

- Jurnalis

Rabu, 31 Januari 2024 - 00:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (Rumah Bicara) – Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong menyatakan keberadaan peraturan perundangan yang mengikat secara komprehensif mengenai kecerdasan artifisial (AI) diperlukan agar dapat melindungi hak karya cipta dari media massa.

Menurutnya hal itu diperlukan mengingat teknologi AI telah membawa implikasi besar bagi dunia pers dan secara global sudah ada beberapa kasus pelanggaran hak cipta akibat pemanfaatan aplikasi berbasis teknologi AI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita berharap seperti di Uni Eropa. Di Uni Eropa itu punya UU yang komprehensif mengatur AI dari sisi hak ciptanya, dari sisi pornografi, deep fake-nya dan segala sisi. Seperti Omnibus Law-nya AI,” ujarnya dalam keterangan persnya yang diterima, Selasa.

Ia menyebutkan apabila aturan komprehensif itu hadir di Indonesia maka nantinya bisa melindungi media-media lokal dari dominasi raksasa teknologi global berkaitan dengan kepemilikan hak cipta.

Apalagi saat ini sudah semakin banyak aplikasi berbasis AI yang memonetisasi setiap konten yang diperoleh secara gratis dari media massa.

Baca juga: Didukung mobile AI, simak kecanggihan fitur-fitur Galaxy S24 series

Kondisi itu akan memengaruhi penerapan hak cipta yang mencakup hak moral dan hak ekonomi.

“Sementara karya jurnalistik yang dihasilkan oleh media diperoleh dengan biaya. Ini problem. Dalam dunia media dan ilmiah, kita mengutip satu sumber dan kita sebutkan, maka tidak bisa menuntut itu. Dan problem ini sebetulnya terjadi pada platform digital juga dalam hubungannya dengan media,” jelasnya.

Guna mengantisipasi persoalan hak cipta, Pemerintah tengah menyelesaikan pengaturan publisher rights.

Meski demikian, Usman menyebutkan dalam aturan itu masih ada beberapa aspek yang memerlukan perhatian bersama.

Baca Juga :  Samsung akan rilis program Designed for Samsung Gaming Hub di CES 2024

“Saya kira belum tentu juga karena platform digital memang menggunakan AI. Tetapi perusahaan AI belum tentu mau disebut sebagai platform digital. Karena itu saya sependapat tadi teman-teman mengatakan perlu regulasi yang komprehensif,” tuturnya.

Di sisi lain, Kementerian Kominfo terkait AI sebenarnya telah melakukan terobosan dengan mengeluarkan Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 9 Tahun 2023 tentang Etika Kecerdasan Artifisial.

Edaran itu memuat tiga kebijakan yaitu nilai etika, pelaksanaan nilai etika, dan tanggung jawab dalam pemanfaatan dan pengembangan kecerdasan artifisial bagi perusahaan atau organisasi.

Lewat edaran itu, Kementerian Kominfo mendorong perusahaan atau organisasi yang menggunakan dan mengembangkan AI ini berpedoman pada prinsip-prinsip tersebut.

“Yang paling penting prinsipnya adalah akuntabilitas dan human centered artinya berpusat kepada manusia, karena ada kekhawatiran AI ini akan membunuh peradaban manusia,” tutup Usman.

Baca juga: Wamenkominfo ajak mahasiswa jujur dalam gunakan AI

Baca juga: Kemenkominfo dorong dibuatnya regulasi komprehensif tentang AI

Baca juga: Wamenkominfo tekankan pentingnya berpikir kritis hadapi hoaks dari AI

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Wamenkominfo nilai humas pemerintah perlu bangun strategi komunikasi
Komite independen awasi implementasi Perpres “Publisher Rights”
Wamenkominfo sampaikan peran program DLA cetak pemimpin digital
Itjen Kemenkominfo adopsi transformasi digital lakukan pengawasan
Itjen Kominfo awasi 17 program prioritas senilai Rp7,9 triliun di 2023
Menkominfo tutup perayaan Natal 2023 dengan berbagi kebahagiaan
Gim “Mortal Kombat 1” bakal hadirkan fitur bermain lintas platform
Kemendag sebut migrasi sistem TikTok-Tokopedia sesuai target

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:41 WIB

PSIS bermain seri 1-1 lawan Dewa United

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:40 WIB

Bayer Leverkusen melanjutkan tren positif usai tumbangkan Mainz 2-1

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:38 WIB

Pelatih Persebaya maklumi kesalahan Paulo Henrique

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:38 WIB

Nunez, Salah, dan Szoboszlai berpeluang tampil lawan Chelsea di final

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:37 WIB

Greenwood akan tolak pinangan Barcelona karena ingin kembali ke MU

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:35 WIB

Hokky tetap optimistis Garuda Muda tembus 8 besar Piala Asia U-23

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:34 WIB

Divaldo Alves nilai imbang lawan Persebaya sebagai hasil yang adil

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:33 WIB

Persib gagal pertahankan keunggulan dan ditahan imbang Barito Putera

Berita Terbaru

BOLA

PSIS bermain seri 1-1 lawan Dewa United

Sabtu, 24 Feb 2024 - 07:41 WIB