Riset INDEF: Shopee jadi “platform” paling banyak dipilih UMKM

- Jurnalis

Senin, 29 Januari 2024 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (Rumah Bicara) – Riset Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) bertajuk “Peran Platform Digital Terhadap Pengembangan UMKM di Indonesia” pekan lalu menunjukkan bahwa sebanyak 50 persen UMKM memilih Shopee sebagai platform utama yang mereka gunakan untuk berjualan daring dalam satu tahun terakhir.

Berdasarkan riset tersebut, sebanyak 34,25 persen pelaku UMKM memilih aplikasi digital, seperti aplikasi e-commerce dan media sosial sebagai tempat utama untuk mereka berjualan secara daring, dikutip dari keterangan persnya, Senin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Riset ini menemukan bahwa 50 persen UMKM atau lebih dari setengah total responden memilih Shopee sebagai platform utama yang mereka gunakan untuk berjualan daring dalam satu tahun terakhir. Selain aplikasi e-commerce, para pelaku UMKM juga aktif menggunakan media sosial, seperti Facebook Marketplace dan Instagram Marketplace sebagai platform berjualan daring.

Digitalisasi UMKM mendorong ekonomi digital di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang positif dari tahun ke tahun. Google, Temasek, dan Bain memproyeksikan nilai ekonomi digital Indonesia akan tumbuh menjadi 109 miliar dolar atau sekitar Rp1,721 triliun pada 2025.

Baca juga: Huawei hadirkan MatePad Pro 13.2″ & FreeClip TWS di Shopee Mall

Bahkan, pada 2030, ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan menyentuh angka 210 miliar dolar hingga 360 miliar dolar (Rp3,317 triliun – Rp5,687 triliun).

Pertumbuhan tersebut tak lepas dari tingginya nilai transaksi sektor e-commerce, yang telah menjadi kontributor utama dalam ekosistem ekonomi digital tanah air. Kehadiran platform e-commerce ini juga telah membuka banyak peluang bagi pelaku UMKM untuk semakin mengembangkan bisnisnya secara daring.

Selain aplikasi e-commerce Shopee, sejumlah aplikasi media sosial, seperti Facebook Marketplace (33,46 persen), Instagram Shop (28,74 persen), dan TikTok Shop (20,87 persen) menempati posisi kedua – keempat secara berurutan sebagai tempat berjualan daring yang paling banyak digunakan oleh pelaku UMKM selama satu tahun terakhir.

Baca Juga :  Wamenkominfo sebut kebijakan satu data permudah pembangunan

Aplikasi media sosial Facebook dan Instagram memungkinkan para penggunanya melakukan pemasaran bisnis melalui berbagai fitur yang disediakan, antara lain fitur Feed, Story, maupun Marketplace/Shop.

Riset INDEF tersebut juga menganalisis tempat berjualan daring yang “paling sering digunakan”. Berdasarkan hasil riset tersebut, Shopee konsisten menempati posisi pertama sebagai aplikasi yang paling banyak digunakan oleh para pelaku UMKM dengan persentase sebesar 36,22 persen, diikuti oleh Facebook Marketplace (18,50 persen) dan Online Food Delivery (16,93 persen), seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood.

Merujuk pada hasil riset INDEF, pelaku UMKM memiliki tiga alasan utama mengapa mereka menerapkan digitalisasi dalam bisnisnya. Tiga alasan utama tersebut meliputi kepraktisan dalam berjualan secara daring (79,13 persen), eksposur/trafik yang lebih luas (72,83 persen), dan potensi pertumbuhan bisnis yang lebih cepat (69,69 persen).

Peneliti Center of Digital Economy and SMEs INDEF, yakni Izzudin Farras menjelaskan bahwa terlepas dari pertumbuhan ini, keterampilan digital tetap menjadi tantangan bagi UMKM untuk bisa masuk dalam digitalisasi.

“Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pelaku UMKM untuk menghadapi persaingan bisnis adalah dengan mengikuti program edukasi atau pelatihan UMKM yang diadakan oleh berbagai platform e-commerce,” katanya.

Berdasarkan riset tersebut, beberapa tantangan utamanya adalah ketatnya persaingan antar pelaku usaha dalam platform digital (96,46 persen) dan kurangnya keterampilan tenaga kerja dalam penggunaan platform digital (83,46 persen).

Namun, Izzudin juga mengatakan bahwa saat ini sudah semakin banyak pelaku UMKM yang sadar akan pentingnya penggunaan platform digital dan dampak positif digitalisasi dalam bisnis mereka.

Oleh karena itu, para pelaku UMKM diharapkan dapat terus melakukan inovasi dari segi produk, layanan hingga strategi untuk menggaet pelanggan di tengah persaingan bisnis daring yang semakin ketat.

Baca Juga :  Tak gantikan manusia, Red AInstein bantu ciptakan peluang dunia bisnis

Baca juga: Shopee perkuat ekosistem belanja daring melalui kampanye terbaru

Baca juga: 60 desainer Indonesia gabung jadi penjual Shopee!

Baca juga: Shopee luncurkan High-End Brands, bertabur desainer papan atas

Pewarta: Vinny Shoffa Salma
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Wamenkominfo nilai humas pemerintah perlu bangun strategi komunikasi
Komite independen awasi implementasi Perpres “Publisher Rights”
Wamenkominfo sampaikan peran program DLA cetak pemimpin digital
Itjen Kemenkominfo adopsi transformasi digital lakukan pengawasan
Itjen Kominfo awasi 17 program prioritas senilai Rp7,9 triliun di 2023
Menkominfo tutup perayaan Natal 2023 dengan berbagi kebahagiaan
Gim “Mortal Kombat 1” bakal hadirkan fitur bermain lintas platform
Kemendag sebut migrasi sistem TikTok-Tokopedia sesuai target

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:39 WIB

Pj Gubernur Jatim: Pembangunan pabrik smelter dongkrak perekonomian

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:37 WIB

Kemenkop UKM harap aturan UMKM wajib bersertifikasi halal ditunda

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:35 WIB

Era elektrifikasi peluang modifikator lokal berkarya

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:34 WIB

Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:34 WIB

Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:33 WIB

Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:32 WIB

Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:30 WIB

Bapanas: Bantuan pangan beras 10 kg di Sulut sasar 1.003 KPM

Berita Terbaru

BOLA

PSIS bermain seri 1-1 lawan Dewa United

Sabtu, 24 Feb 2024 - 07:41 WIB