Samuel Ray: Kaum muda perlu tahu risiko sebelum pilih produk keuangan

- Jurnalis

Rabu, 7 Februari 2024 - 01:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (Rumah Bicara) – Kreator konten finansial Samuel Ray mengingatkan kepada generasi muda untuk memahami risiko-risiko yang mungkin terjadi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk memilih produk keuangan tertentu.

Dia turut menyayangkan anak muda yang lebih memilih produk keuangan tertentu, misalnya seperti kripto, hanya karena terbawa arus popularitas dan tidak berpikir panjang mengenai risiko-risiko di baliknya. Sebaiknya, kata Samuel, pertimbangan atas risiko sudah dipikirkan sedini mungkin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembicaraan tentang cuan juga harus diimbangi dengan pembicaraan tentang risiko. Karena kita tidak akan muda dan produktif terus, suatu hari nanti kita juga ambisinya mungkin tidak akan sebesar sekarang lagi,” kata Samuel dalam acara bincang-bincang di Jakarta, Selasa.

Kemampuan mengelola finansial (termasuk peluangnya) serta melindungi diri dari dampak risiko hidup, menurut Samuel, merupakan kunci dalam pengelolaan kekayaan. Dengan begitu, anak muda atau usia produktif bisa mencapai kesejahteraan finansial jangka panjang.

Baca juga: Survei: dua dari tiga orang paham perencanaan keuangan

Baca juga: Riset: Pemilu 2024 diperkirakan tidak memengaruhi finansial individu

Samuel menilai, produk investasi dan asuransi merupakan produk keuangan yang dibutuhkan anak muda. Menurut dia, keduanya harus berjalan beriringan apabila ingin mencapai kemandirian finansial.

Melihat kebutuhan tersebut, Samuel berpendapat bahwa Produk Asuransi Jiwa Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) sebenarnya memiliki manfaat sebagai jembatan anak muda yang pemula dalam pengelolaan keuangan dan investasi. Apalagi, imbuh dia, produk PAYDI saat ini sudah dilengkapi dengan fasilitas aplikasi digital sehingga memudahkan anak muda.

“Menurut saya, PAYDI adalah produk yang menjembatani teman-teman yang belum paham asuransi. Dan karena tidak semua anak muda itu punya waktu dan hobi untuk mengelola portofolio investasinya sendiri,” kata dia.

Baca Juga :  Google uji coba fitur keyboard melayang di "Gboard"

Samuel mencontohkan Smile Optima Flexilink dari MSIG Life, salah satu produk PAYDI, yang menawarkan aspek fleksibilitas. Hal itu berbeda jika dibandingkan produk asuransi tradisional yang hanya menawarkan manfaat pertanggungan asuransi tanpa investasi.

Oleh sebab itu, PAYDI dinilai sesuai dengan kebutuhan anak muda yang akan menghadapi kebutuhan berbeda-beda sesuai jenjang hidup.

“Kalau kita beli polis tradisional, kita selamanya akan terkunci di polis tersebut. Apa yang dijual di awal, ya, sudah kita tidak bisa ubah-ubah dan sesuai kebutuhan. Tapi kalau kita membeli PAYDI, ada fleksibilitas. Selain dari uang kita dibayarkan untuk polis asuransi, juga ada porsi yang diinvestasikan,” kata Samuel.

Meski PAYDI dapat menjadi solusi pilihan praktis, Samuel tetap menekankan pentingnya anak muda untuk mempercayai proses panjang yang harus dijalani sebelum mencapai kemandirian finansial sebagai tujuan akhir.

“Seiring dengan prosesnya, lama-lama kita akan mengerti apa yang kita butuhkan. Jangan fokus ke hasil akhir orang lain karena belum tentu apa yang pas buat mereka, pas juga untuk kita. Jadi, percaya pada proses masing-masing,” kata Samuel.

Baca juga: Kiat bijak kelola uang lewat metode Kakeibo

Baca juga: Cara komika Adjis Doaibu atur keuangan

 

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Zita Meirina
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Galaxy Z Fold6 dikabarkan miliki ketebalan 11mm dengan bahan titanium
Wamenkominfo nilai humas pemerintah perlu bangun strategi komunikasi
Komite independen awasi implementasi Perpres “Publisher Rights”
Wamenkominfo sampaikan peran program DLA cetak pemimpin digital
Itjen Kemenkominfo adopsi transformasi digital lakukan pengawasan
Itjen Kominfo awasi 17 program prioritas senilai Rp7,9 triliun di 2023
Menkominfo tutup perayaan Natal 2023 dengan berbagi kebahagiaan
Gim “Mortal Kombat 1” bakal hadirkan fitur bermain lintas platform

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:43 WIB

Wamenkominfo nilai humas pemerintah perlu bangun strategi komunikasi

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:41 WIB

Komite independen awasi implementasi Perpres “Publisher Rights”

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:41 WIB

Wamenkominfo sampaikan peran program DLA cetak pemimpin digital

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:39 WIB

Itjen Kemenkominfo adopsi transformasi digital lakukan pengawasan

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:38 WIB

Itjen Kominfo awasi 17 program prioritas senilai Rp7,9 triliun di 2023

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:36 WIB

Menkominfo tutup perayaan Natal 2023 dengan berbagi kebahagiaan

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:34 WIB

Gim “Mortal Kombat 1” bakal hadirkan fitur bermain lintas platform

Jumat, 23 Februari 2024 - 14:33 WIB

Kemendag sebut migrasi sistem TikTok-Tokopedia sesuai target

Berita Terbaru

BOLA

Persik Kediri waspadai dua pemain Persis

Sabtu, 24 Feb 2024 - 09:46 WIB