Tampilkan avatar, Kepala Otorita gambarkan masa depan IKN

- Jurnalis

Senin, 29 Januari 2024 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (Rumah Bicara) – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono memberikan gambaran mengenai masa depan di IKN dan konsep “Kota Hutan Berkelanjutan” lewat sambutan dalam bentuk representasi diri visual digital pada perhelatan “Nusantara Fair” di Jakarta, Jumat.

“Saya muncul secara langsung, saya bisa hadir dalam bentuk avatar. Kenapa? Karena saya ingin memberi gambaran masa depan IKN,” ucap Bambang melalui tampilan avatar yang diputarkan di sebuah layar besar, Jumat malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut Bambang menjelaskan mengenai konsep “Kota Hutan Berkelanjutan” sebagai konsep kota yang tetap mempertahankan keberadaan hutan alami. Menurut Bambang, konsep tersebut dapat terwujud dengan cara mempertahankan, mengelola, dan merestorasi ekosistem hutan.

Baca juga: Otorita IKN ajak warga ikut keseruan “flashmob” pada Nusantara Fair

“Lalu apa bedanya Hutan Kota dengan Kota Hutan? Hutan Kota adalah ruang terbuka hijau yang ada di tengah-tengah kota, sedangkan Kota Hutan justru kotanya yang berada di dalam ekosistem itu. Tapi, tenang saja, akan dibangun fasilitas lengkap yang kekinian untuk menunjang kehidupan di IKN,” Bambang menjelaskan.

Bambang mengungkapkan besaran luas IKN yang hampir empat kali lebih besar dari DKI Jakarta dan tiga setengah kali lebih besar dari luas negara Singapura.

“IKN luasnya sekitar 256 ribu hektar. Yang unik di IKN, 65 persen lahan akan dijadikan Hutan Tropis yang ditanami bibit pohon tanaman endemik Kalimantan. (Sebanyak) 65 persen dari IKN luas sekali, seluas lebih dari 83 ribu lapangan sepakbola kelas internasional,” dia memaparkan.

Dengan keberadaan 65 persen hutan, Bambang melanjutkan, maka masyarakat akan mendapatkan manfaat besar, dari dapat menjaga kualitas tanah, mencegah banjir, hingga menyerap karbon.

Baca Juga :  Aplikasi Tangerang Ayo pemudah layanan masyarakat

Gelaran “Nusantara Fair” merupakan ajang untuk memberikan gambaran mengenai pembangunan yang saat ini mendapatkan perhatian publik, salah satunya adalah penerapan konsep berkelanjutan modern yang implementasinya akan berbeda dengan kota-kota lain di Indonesia dan negara lainnya.

“Kenapa harus bikin di mal? Menurut kami justru ingin mengajak semua masyarakat Indonesia untuk benar-benar mengenal Nusantara sebagai bagian dari transformasi kita bersama. Tagline kami adalah ‘Nusantara adalah kita, kita adalah Nusantara’. Jadi, kami ingin mengajak, sosialisasi, banyak yang belum mengerti apa itu IKN Nusantara,” kata Bambang.

Ajang yang digagas Otorita IKN (OIKN) tersebut menampilkan ekshibisi teknologi, festival kreatif dan festival konsep hidup berkelanjutan yang digelar selama tiga hari pada 26-28 Januari 2024.

Baca juga: OIKN perluas informasi IKN lewat Nusantara Fair

Baca juga: OIKN kembangkan aplikasi IKNOW untuk layanan terintegrasi publik IKN

Baca juga: Otorita IKN menjalin kolaborasi dengan Kantor Berita Rumah Bicara

Pewarta: Ahmad Faishal Adnan
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © Rumah Bicara 2024

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Wamenkominfo nilai humas pemerintah perlu bangun strategi komunikasi
Komite independen awasi implementasi Perpres “Publisher Rights”
Wamenkominfo sampaikan peran program DLA cetak pemimpin digital
Itjen Kemenkominfo adopsi transformasi digital lakukan pengawasan
Itjen Kominfo awasi 17 program prioritas senilai Rp7,9 triliun di 2023
Menkominfo tutup perayaan Natal 2023 dengan berbagi kebahagiaan
Gim “Mortal Kombat 1” bakal hadirkan fitur bermain lintas platform
Kemendag sebut migrasi sistem TikTok-Tokopedia sesuai target

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:39 WIB

Pj Gubernur Jatim: Pembangunan pabrik smelter dongkrak perekonomian

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:37 WIB

Kemenkop UKM harap aturan UMKM wajib bersertifikasi halal ditunda

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:35 WIB

Era elektrifikasi peluang modifikator lokal berkarya

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:34 WIB

Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:34 WIB

Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:33 WIB

Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:32 WIB

Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:30 WIB

Bapanas: Bantuan pangan beras 10 kg di Sulut sasar 1.003 KPM

Berita Terbaru

BOLA

PSIS bermain seri 1-1 lawan Dewa United

Sabtu, 24 Feb 2024 - 07:41 WIB