Alun-Alun Laut Gadobangkong Palabuhanratu ditutup sementara

- Jurnalis

Rabu, 31 Januari 2024 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penutupan alun-alun laut ini karena pembangunannya belum selesai dan masih dalam tahap pengerjaan…

Sukabumi, Jabar (Rumahbicara.com) – Alun-Alun Laut atau Taman Gado Bangkong yang berada di pusat ibu kota Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) yakni di Palabuhanratu yang awalnya sudah digunakan dan dimanfaatkan oleh warga dan wisatawan, kini ditutup sementara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penutupan alun-alun laut ini karena pembangunannya belum selesai dan masih dalam tahap pengerjaan,” kata Camat Palabuhanratu Ali Sadikin, di Sukabumi, Rabu.

Menurut Ali, keputusan penutupan Taman Gado Bangkong ini diambil oleh pemerintah setempat untuk alasan keamanan dan keselamatan, mengingat banyaknya pengerjaan konstruksi bangunan yang masih berlangsung.

Selain itu, area ini pun masih belum aman untuk dikunjungi oleh masyarakat, sehingga Pemkab Sukabumi terpaksa mengambil kebijakan demi keselamatan bersama, meskipun harus diakui penutupan sementara ini menimbulkan kekecewaan masyarakat.

Pihaknya juga sudah menjelaskan kepada warga maupun wisatawan alasan ditutupnya alun-alun laut yang menjadi daya tarik baru sebagai destinasi wisata di Palabuhanratu demi kebaikan dan keselamatan.

Di lokasi pun saat ini sudah terpasang beberapa sepanduk larangan bagi yang tidak berkepentingan untuk masuk ke lokasi Taman Gado Bangkong. Selain itu, juga terdapat larangan parkir di sekitar lokasi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan unsur Forum Percakapan Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Palabuhanratu bersama warga sekitar di RW 27, RW 28 dan para pemuda untuk mencari solusi berkaitan dengan pembangunan Gado Bangkong yang belum 100 persen selesai,” katanya.

Ali mengatakan Taman Gado Bangkong ini juga belum dilakukan serah terima dari Pemprov Jawa Barat ke Pemkab Sukabumi. Kemudian belum ada kegiatan pemeliharaan, sehingga pihaknya menunggu sampai tahapan itu selesai agar masyarakat bisa menikmati areal Taman Gado Bangkong dengan sempurna.

Baca juga: Pemkab: Pembuatan Film Gurilaps bantu promosikan pariwisata Sukabumi

Baca juga: Ribuan kendaraan masuk ke kawasan objek wisata Pantai Palabuhanratu


 

Baca Juga :  Survei LSI Denny JA: Prabowo dan Ganjar Bersaing Ketat di Pemilih Partai Nasionalis, Anies Unggul di Partai Islam

Pewarta: Aditia Aulia Rohman
Penyunting: Budisantoso Budiman
Copyright © Rumahbicara.com 2024

Asal : www.antaranews.com

Berita Terkait

Aliansi Advokat Indonesia: Pertahankan hasil pemilu sesuai mekanisme
Ten Hag akan lakukan segalanya demi bawa MU finis di empat besar
Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang
Temui Sri Sultan HB X selama dua jam, ini kata Menko Polhukam
Dubes Ukraina sebut masyarakat internasional bisa hentikan perang
KPU: Anggaran Sirekap akan dilaporkan dan diaudit BPK 
Kementerian PPPA bersama Pemprov Maluku komitmen cegah perkawinan anak
Polisi selidiki penyebab 105 orang keracunan di Mandailing Natal

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:09 WIB

Aliansi Advokat Indonesia: Pertahankan hasil pemilu sesuai mekanisme

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:07 WIB

Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:06 WIB

Temui Sri Sultan HB X selama dua jam, ini kata Menko Polhukam

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:05 WIB

Dubes Ukraina sebut masyarakat internasional bisa hentikan perang

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:04 WIB

KPU: Anggaran Sirekap akan dilaporkan dan diaudit BPK 

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:02 WIB

Kementerian PPPA bersama Pemprov Maluku komitmen cegah perkawinan anak

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:00 WIB

Polisi selidiki penyebab 105 orang keracunan di Mandailing Natal

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:59 WIB

Angka bunuh diri Korea Selatan tertinggi di antara negara maju

Berita Terbaru

DUNIA

Harga rumah di China terus merosot pada Januari 2024

Sabtu, 24 Feb 2024 - 04:26 WIB