AS, China luncurkan kelompok kerja anti-obat-obatan sintetis terlarang

- Jurnalis

Rabu, 31 Januari 2024 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Washington (Rumahbicara.com) – Amerika Serikat (AS) dan China pada Selasa meluncurkan kelompok kerja gabungan anti-narkotika untuk memerangi produksi dan perdagangan global obat-obatan sintetis terlarang, termasuk fentanil.

Langkah itu dilakukan menyusul pertemuan puncak tahun lalu di San Francisco, California, di mana Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping menyetujui kerja sama untuk melawan perdagangan obat-obatan terlarang dan berupaya mengurangi aliran bahan kimia prekursor dan mesin pembuat pil yang memicu krisis fentanil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan berupaya menghentikan aliran fentanil, upaya ini diupayakan untuk menyelamatkan nyawa warga di AS dan di seluruh dunia, serta menghentikan korupsi dan kekerasan yang dilakukan oleh para penyelundup narkoba,” kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.

Menurut pernyataan tersebut, kedua belah pihak menekankan perlunya koordinasi dalam upaya penegakan hukum, mengatasi penyalahgunaan bahan kimia prekursor, mesin pembuat pil dan peralatan terkait untuk memproduksi obat-obatan terlarang.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan untuk menargetkan pendanaan gelap jaringan organisasi kriminal transnasional dan untuk terlibat dalam berbagai forum multilateral.

Para delegasi juga mendiskusikan pentingnya berbagi informasi secara teratur untuk memastikan pemahaman bersama mengenai dinamakan ancaman yang ditimbulkan oleh obat-obatan sintetis.

Asal: Anadolu

Baca juga: Menlu Meksiko: Warga AS sumber utama penyelundupan fentanil

 Baca juga: UNODC: Pasar narkoba sintetis di Asia terus berkembang

Penerjemah: Katriana
Penyunting: Arie Novarina
Copyright © Rumahbicara.com 2024

Asal : www.antaranews.com

Baca Juga :  Siang Ini, Relawan Prabowo Polisikan Rudi S Kamri Buntut Isu Tampar-Cekik Wamen

Berita Terkait

Kemenhub maksimalkan Pelabuhan Bitung tingkatkan ekspor perikanan
Kemarin, Film Avatar hingga elektrifikasi buka peluang builder lokal
Kriminal kemarin, Polda panggil Firli hingga hukuman pengedar narkoba
Bawaslu RI sebut PSS di Paniai tunggu sinyal hijau dari pihak keamanan
Aliansi Advokat Indonesia: Pertahankan hasil pemilu sesuai mekanisme
Ten Hag akan lakukan segalanya demi bawa MU finis di empat besar
Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang
Temui Sri Sultan HB X selama dua jam, ini kata Menko Polhukam

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:41 WIB

PSIS bermain seri 1-1 lawan Dewa United

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:40 WIB

Bayer Leverkusen melanjutkan tren positif usai tumbangkan Mainz 2-1

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:38 WIB

Pelatih Persebaya maklumi kesalahan Paulo Henrique

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:38 WIB

Nunez, Salah, dan Szoboszlai berpeluang tampil lawan Chelsea di final

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:37 WIB

Greenwood akan tolak pinangan Barcelona karena ingin kembali ke MU

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:35 WIB

Hokky tetap optimistis Garuda Muda tembus 8 besar Piala Asia U-23

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:34 WIB

Divaldo Alves nilai imbang lawan Persebaya sebagai hasil yang adil

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:33 WIB

Persib gagal pertahankan keunggulan dan ditahan imbang Barito Putera

Berita Terbaru

BOLA

PSIS bermain seri 1-1 lawan Dewa United

Sabtu, 24 Feb 2024 - 07:41 WIB