Bapanas fokus kerjakan lima aksi untuk jaga stabilitas harga beras

- Jurnalis

Minggu, 11 Februari 2024 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (Rumahbicara.com) – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan sedang fokus mengerjakan lima aksi sebagai upaya untuk menyeimbangkan ketersediaan beras sekaligus menjaga harga beras di tingkat nasional.

Kepada Rumahbicara.com di Jakarta, Minggu, Ia menjelaskan, pertama, pihaknya sedang mempercepat pembongkaran kapal beras dari luar negeri di beberapa pelabuhan, dan kedua, terus menjalankan distribusi beras komersial Bulog sebanyak 200 ribu ton, termasuk 50 ribu ton ke Food Station/ Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasokan ke penggilingan akhir tahun lalu juga sudah 200 ribu ton. Dua kali (sebanyak) 200 ribu ton beras komersial ke penggiling padi,” ujar Arief.

Baca juga: Bapanas sebut impor beras tak ganggu nilai tukar petani

Ketiga, lanjutnya, terus menerus mendistribusikan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pasar (SPHP) ke Pasar Tradisional dan Retail Modern, dan keempat, terus mengerjakan Gerakan Pangan Murah (GPM) Nasional.

“Sebanyak 1,2 juta ton SPHP ke outlets. Stok PIBC di atas 34 ribu ton,” ungkap Arief.

Kemudian, kelima, Ia memastikan Bantuan Pangan Beras akan dimulai kembali pada 15 Februari 2024 mendatang setelah periode pencoblosan Suksesi Umum (Pemilu) selesai.

Menyambut panen raya yang diprediksi pada Maret 2024, Arief menyebut pihaknya bersama Kementerian Pertanian dan semua terkait akan berkoordinasi mempersiapkan penyerapan yang optimal, untuk mencegah jatuhnya harga di tingkat petani.

Baca juga: Bapanas: Beras SPHP tetap disalurkan meski bantuan pangan dihentikan

“Pada saat yang sama pengisian Cadangan Pangan Pemerintahan (CPP) dari produksi dalam negeri dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Arief.

Selain itu, pemerintah akan kembali melanjutkan penyaluran bantuan pangan beras pada 15 Februari 2024 mendatang, setelah dihentikan sementara pada 8 Februari hingga 14 Februari 2024 karena periode pencoblosan Pemilu 2024.

Baca Juga :  Kemarin, pengangkatan wakapolri hingga keberatan Lukas Enembe ditolak

“Tapi, khusus program lain selain bantuan pangan pemerintah tetap berjalan untuk kebutuhan masyarakat luas. Pengiriman beras ke pasar tradisional, modern market outlets, Pasar Induk Beras Cipinang. Harus,” tegas Arief.

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Penyunting: Adi Lazuardi
Copyright © Rumahbicara.com 2024

Asal : www.antaranews.com

Berita Terkait

Arus masuk FDI China tembus 112 miliar yuan pada Januari 2024
Verstappen: Masih terlalu dini sebut Red Bull sebagai tim terkuat
Kemenhub maksimalkan Pelabuhan Bitung tingkatkan ekspor perikanan
Kemarin, Film Avatar hingga elektrifikasi buka peluang builder lokal
Kriminal kemarin, Polda panggil Firli hingga hukuman pengedar narkoba
Bawaslu RI sebut PSS di Paniai tunggu sinyal hijau dari pihak keamanan
Aliansi Advokat Indonesia: Pertahankan hasil pemilu sesuai mekanisme
Ten Hag akan lakukan segalanya demi bawa MU finis di empat besar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 08:42 WIB

Harga emas Antam hari ini naik Rp3.000 jadi Rp1,136 juta per gram

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:39 WIB

Pj Gubernur Jatim: Pembangunan pabrik smelter dongkrak perekonomian

Sabtu, 24 Februari 2024 - 06:38 WIB

BPTD Maluku sebut tujuh bus siap beroperasi selama Ramadhan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:37 WIB

Kemenkop UKM harap aturan UMKM wajib bersertifikasi halal ditunda

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:35 WIB

Era elektrifikasi peluang modifikator lokal berkarya

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:34 WIB

Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:34 WIB

Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:33 WIB

Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat

Berita Terbaru

HIBURAN

Aruma bagikan perasaan sebagai penyanyi lewat EP Bertumbuh

Sabtu, 24 Feb 2024 - 10:00 WIB

TEKNO

Beredar kabar perangkat lipat Apple bukanlah iPhone

Sabtu, 24 Feb 2024 - 09:54 WIB

BOLA

Persik Kediri waspadai dua pemain Persis

Sabtu, 24 Feb 2024 - 09:46 WIB