Damkar Palangka Raya evakuasi ular piton 3 meter mangsa bebek warga

- Jurnalis

Senin, 5 Februari 2024 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usai ditangkap akan dilepasliarkan ke alam bebas yang jauh dari pemukiman masyarakat, 30 km dari perkotaan

Palangka Raya (Rumahbicara.com) – Dinas Pemadam Api dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), berhasil mengevakuasi seekor ular piton yang memangsa seekor bebek milik warga yang berada di Komplek Perumahan Transmigrasi Jalan Tjilik Riwut KM 7.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Call Center 112 dari Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Sucipto, Senin mengatakan usai menerima laporan dari masyarakat pihaknya mengevakuasi ular piton dengan panjang tiga meter yang memangsa seekor bebek milik warga setempat.

“Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan lancar dan tidak ada gangguan. Kemudian kami akan selalu sigap apabila ada laporan masyarakat yang meminta bantuan sesuai dengan tupoksi kami,” kata Sucipto.

Dia menjelaskan ular piton tersebut sangat berbahaya apabila tidak segera dievakuasi, karena memiliki tubuh yang besar dan sangat kuat melilit mangsanya.

Baca juga: Tim Damkar evakuasi ular piton dari kloset warga Cibinong Bogor

Pihaknya menduga ular piton masuk ke pemukiman warga karena kelaparan. 

“Kalau panjangnya itu tiga meter lebih, sedangkan besarnya sekitar tiga inci. Usai ditangkap akan dilepasliarkan ke alam bebas yang jauh dari pemukiman masyarakat, 30 km dari perkotaan,” katanya.

Berdasarkan keterangan, kata dia, warga ular tersebut muncul dari semak-semak di dekat rumah mereka. Tidak ingin terjadi hal-hal tak diinginkan, lanjutnya, warga langsung menghubungi layanan Call Center 112 yang disediakan oleh Pemerintahan Kota (Pemkot) Palangka Raya untuk menangani kondisi darurat tersebut.

“Warga yang melaporkan kejadian itu adalah Christian. Kemudian untuk penanganan sudah dilakukan dan menurunkan beberapa personel Dinas Damkarmat  Kota Palangka Raya. Kami sampaikan segera lapor jika menemukan hal serupa, karena itu dapat membahayakan masyarakat,” ujar Sucipto.

Baca Juga :  Metode Wolbachia berhasil jika 60 persen nyamuk aedes ber-Wolbachia

Baca juga: Damkar Tangsel evakuasi ular piton pemangsa kucing peliharaan

Baca juga: Petugas evakuasi ular piton masuk kandang ayam warga di Tangerang


 

Pewarta: Adi Wibowo
Penyunting: Risbiani Fardaniah
Copyright © Rumahbicara.com 2024

Asal : www.antaranews.com

Berita Terkait

Verstappen: Masih terlalu dini sebut Red Bull sebagai tim terkuat
Kemenhub maksimalkan Pelabuhan Bitung tingkatkan ekspor perikanan
Kemarin, Film Avatar hingga elektrifikasi buka peluang builder lokal
Kriminal kemarin, Polda panggil Firli hingga hukuman pengedar narkoba
Bawaslu RI sebut PSS di Paniai tunggu sinyal hijau dari pihak keamanan
Aliansi Advokat Indonesia: Pertahankan hasil pemilu sesuai mekanisme
Ten Hag akan lakukan segalanya demi bawa MU finis di empat besar
Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:39 WIB

Pj Gubernur Jatim: Pembangunan pabrik smelter dongkrak perekonomian

Sabtu, 24 Februari 2024 - 06:38 WIB

BPTD Maluku sebut tujuh bus siap beroperasi selama Ramadhan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:37 WIB

Kemenkop UKM harap aturan UMKM wajib bersertifikasi halal ditunda

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:35 WIB

Era elektrifikasi peluang modifikator lokal berkarya

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:34 WIB

Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:34 WIB

Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:33 WIB

Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:32 WIB

Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini

Berita Terbaru