Jaksel bangun jembatan buka tutup Sarua mudahkan mobilisasi alat berat

- Jurnalis

Selasa, 6 Februari 2024 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kami bangun satu jembatan dulu yang bisa buka tutup

Jakarta (Rumahbicara.com) – Pemerintahan Kota Jakarta Selatan membangun jembatan di Kali Sarua yang dapat dibuka dan ditutup untuk memudahkan mobilisasi alat berat yang selama ini di tempatkan di kali tersebut untuk mengatasi sedimentasi.

“Nantinya kami bangun satu jembatan dulu yang bisa buka tutup. Jadi kalau ada alat berat dibuka dan ketika tidak ada bisa difungsikan sebagai jembatan lagi,” kata Wali Kota Jaksel Munjirin di Jakarta, Selasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Munjirin mengatakan  pengerukan sedimentasi Kali Sarua yang melewati Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, dan Kelurahan Pejantan Barat, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, terkendala dengan banyaknya jembatan sehingga alat berat tidak dapat masuk.

Menurut dia, sepanjang aliran Kali Sarua yang sedang dilakukan pekerjaan pengerukan dan penataan turap itu terdapat 21 jembatan penyeberangan, dan itu menjadi kendala petugas.

Ia menjelaskan setelah berkoordinasi disepakati dari 21 jembatan hanya ada tiga yang tidak dibongkar, dan salah satunya dijadikan jembatan yang bisa buka tutup.

“Kami sepakati hanya menyisakan tiga jembatan di sepanjang 1,2 kilometer di Kali Sarua,” tuturnya.

Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin (kiri) meninjau salah satu jembatan yang berada di Kali Sarua, Jakarta, Selasa (6/2/2024). Rumahbicara.com/Khaerul Izan


Munjirin menambahkan pengerukan dan pembuatan turap Kali Sarua, dilakukan kurang lebih tiga sampai empat bulan ke depan dan harapannya semua warga mendukung program pemerintah tersebut.

Sementara untuk panjang sungai yang sedang dikerjakan lanjut Munjirin yaitu  1,2 kilometer dengan lebar berkisar 3-4 meter.

Akibat sedimentasi (pendangkalan) membuat daya tampung kali berkurang sehingga  menjadi salah satu penyebab banjir ketika hujan deras.

Munjirin belum merinci berapa nilai anggaran untuk pembangunan turap dan pengerukan kali tersebut.

Baca juga: PMI Jaksel dirikan dapur umum untuk warga terdampak banjir

Baca juga: 13 rumah di Pengadegan terendam air setinggi 10 hingga 20 cm

Baca juga: Kelurahan Pejaten Timur siagakan perahu dan posko pengungsi

Baca Juga :  Erick Thohir: Saya bangga dengan perjuangan keras pemain

Pewarta: Khaerul Izan
Penyunting: Ganet Dirgantara
Copyright © Rumahbicara.com 2024

Asal : www.antaranews.com

Berita Terkait

Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang
Temui Sri Sultan HB X selama dua jam, ini kata Menko Polhukam
Dubes Ukraina sebut masyarakat internasional bisa hentikan perang
KPU: Anggaran Sirekap akan dilaporkan dan diaudit BPK 
Kementerian PPPA bersama Pemprov Maluku komitmen cegah perkawinan anak
Polisi selidiki penyebab 105 orang keracunan di Mandailing Natal
Angka bunuh diri Korea Selatan tertinggi di antara negara maju
Persita imbangi Persebaya 1-1 berkat gol bunuh diri Paulo Henrique

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:24 WIB

Kamboja minta dukungan global lebih besar capai target bebas ranjau

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:22 WIB

Kaisar Jepang sampaikan duka cita bagi korban gempa bumi

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:21 WIB

Belarus dan Rusia gelar latihan militer gabungan pada 2025

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:20 WIB

Panasonic mulai perluasan pabrik mesin SMT di China timur

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:19 WIB

IAEI lantik kepengurusan baru DPW Malaysia

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:18 WIB

Israel akan bangun 3.300 unit permukiman ilegal di Tepi Barat

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:17 WIB

Media Korut sebut upaya AS dalam konflik Gaza “air mata buaya”

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:15 WIB

Presiden Senegal akan turun jabatan pada 2 April

Berita Terbaru

TERKINI

Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang

Sabtu, 24 Feb 2024 - 02:07 WIB