Kompolnas pastikan pengamanan Pemilu 2024 bagi WNI di Belanda

- Jurnalis

Senin, 29 Januari 2024 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (Rumahbicara.com) – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memastikan pengamanan Pemilu 2024 bagi warga negara Indonesia (WNI) di Belanda berjalan lancar, sehingga pesta demokrasi di luar negeri dapat berlangsung secara aman dan damai.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin, Komisioner Kompolnas Yusuf Warsyim menyebut pola pengamanan penyelenggara pemilu di Belanda tahun ini harus benar-benar menjadi perhatian utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Koordinasi ke semua pihak termasuk pengamanan eksternal agar penyelenggaraan pemilu di Belanda berjalan kondusif, tidak ada hambatan yang berarti,” kata Yusuf.

Senada, Puji Hartanto Iskandar, Komisioner Kompolnas lainnya menyampaikan salah satu tugas pokok Kompolnas adalah membantu presiden dalam menetapkan arah kebijakan Polri.

Oleh karena itu, lanjut dia, secara teknis rekomendasi kebijakan juga akan disampaikan kepada Kapolri, termasuk terkait pengalaman pemilu di luar negeri.

“Oleh karenanya kebijakan penguatan tata kerja kelembagaan, SDM, dan anggaran bagi Satker Polri pada Atase Kepolisian di seluruh KBRI perlu mendapat perhatian serius bersama,” katanya.

Kemudian, Komisioner Kompolnas Mohammad Dawam menambahkan, seluruh potensi gangguan keamanan dalam penyelenggaraan pemilu di Belanda dapat diantisipasi dan diprediksi sedini mungkin.

Dengan demikian, kata dia, tidak ada celah gangguan keamanan sekecil apapun dalam pelaksanaan pemilu di Belanda tahun ini.

“Oleh karenanya, kebijakan penebalan pengamanan pemilu di Belanda dengan menambah anggota Polri oleh Mabes, hemat kami adalah kebijakan yang relevan dan aktual,” kata Dawam.

Kunjungan kerja Kompolnas ke Den Haag, dipimpin oleh Albertus Wahyurudhanto, didampingi anggota delegasi Irjen Pol. (Purn) Pudji Hartanto Iskandar; Yusuf Warsyim; Mohammad Dawam; Poengky Indarti; dan Brigjen Pol. Musa Ikipson Tampubolon.

Rombongan diterima oleh Wakil Duta Besar RI untuk Belanda Freddy Panggabean didampingi Atpol Den Haag Kombes Pol. FIbri Karpiananto dan Kombes Pol. Deny Manalu.

Baca Juga :  Didatangi Sandiaga dan Arwani, Gus Baha Sampaikan Doa Ini untuk PPP di Pemilu 2024

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan Wakil Duta Besar RI untuk Belanda Freddy Panggabean, bahwa PPLN di Den Haag telah membentuk semua perangkat panitia penyelenggara pemilu, mulai dari unsur Panwaslu sampai Pengawas di tingkat TPS. Dua personel penyelenggara dipersiapkan di setiap TPS.

Daftar pemilih tetap (DPT) di Den Haag sendiri lebih dari 13.000 adalah suara dan menjadi yang cukup signifikan di Belanda.

Freddy juga sependapat dengan apa yang disampaikan Komisioner Kompolnas, mengingat eksistensi dan peran Polri sangat dibutuhkan, terkhusus tantangan ke depan.

Dia mengakui, akan banyak yang dihadapkan Polri pada isu transnational crime, kejahatan narkoba, siber, kejahatan keuangan antar negara, dan lain-lain yang tidak bisa ditangani oleh para Diplomat.

“Tata cara memperkuat Atpol adalah kebijakan yang relevan, sangat dibutuhkan,” ujar Freddy.

Sebelumnya, Kompolnas juga melakukan kunjungan kerja ke KBRI di Jerman. Selain memantau kesiapan pengamanan Pemilu 2024 bagi WNI di Jerman, juga dalam rangka studi banding sistem kepolisian Jerman.

Baca juga: KPU Papua BD pastikan logistik pemilu ke Tambrauw diangkut pesawat

Baca juga: KPU Belu-NTT utamakan distribusi logistik ke daerah perbatasan

Pewarta: Laily Rahmawaty
Penyunting: Tasrief Tarmizi
Copyright © Rumahbicara.com 2024

Asal : www.antaranews.com

Berita Terkait

Ten Hag akan lakukan segalanya demi bawa MU finis di empat besar
Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang
Temui Sri Sultan HB X selama dua jam, ini kata Menko Polhukam
Dubes Ukraina sebut masyarakat internasional bisa hentikan perang
KPU: Anggaran Sirekap akan dilaporkan dan diaudit BPK 
Kementerian PPPA bersama Pemprov Maluku komitmen cegah perkawinan anak
Polisi selidiki penyebab 105 orang keracunan di Mandailing Natal
Angka bunuh diri Korea Selatan tertinggi di antara negara maju

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:34 WIB

Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:33 WIB

Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:32 WIB

Pemerintah targetkan Prakerja diikuti 1,148 juta peserta tahun ini

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:30 WIB

Bapanas: Bantuan pangan beras 10 kg di Sulut sasar 1.003 KPM

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:30 WIB

Banjir wisatawan, pengelola Gili Tramena diminta jaga sapta pesona

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:29 WIB

VICI bawa produk perkakas profesional di IIMS harga mulai Rp1 jutaan

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:28 WIB

Bali dapat tambahan kuota 250 ribu elpiji subsidi 3 kg

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:26 WIB

Keraton Surakarta berharap revitalisasi sasar bangunan dalam

Berita Terbaru