Kontrak baru PP Presisi senilai Rp6,7 triliun pada Desember 2023

- Jurnalis

Rabu, 31 Januari 2024 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (Rumahbicara.com) – Perusahaan BUMN jasa konstruksi PT PP Presisi Tbk (PPRE) mencatatkan kontrak baru senilai Rp6,7 triliun per Desember 2023, atau meningkat 28,7 persen year on year (yoy) dibandingkan senilai Rp5,2 triliun pada Desember 2022.

Direktur Utama PT PP  Presisi I Gede Upeksa Negara di Jakarta, Rabu, menyebut nilai kontrak baru di periode akhir tahun 2023 itu didominasi oleh nilai pemasaran yang senilai Rp4,9 triliun atau 74 persen dari total nilai kontrak baru, dan sisanya diperoleh dari entitas anak PPRE.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan lini bisnis, lanjutnya, kontrak baru didominasi oleh sektor jasa pertambangan sebesar 66 persen atau senilai Rp4,4 triliun, atau tumbuh sebesar 11 persen (yoy) dibandingkan tahun lalu yang berkontribusi sebesar 55 persen pada sektor jasa pertambangan.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa strategi perseroan untuk tetap fokus pada jasa pertambangan sudah tepat,” ujar Gede.

Pada penghujung 2023, perseroan mendapatkan kontrak baru senilai Rp923,2 miliar, yang didominasi oleh proyek jasa pertambangan senilai Rp574,5 miliar, konstruksi sipil senilai Rp163,4 miliar, lini bisnis supporting senilai Rp28 miliar, serta tambahan pekerjaan pada proyek civil work melalui anak usaha PT LMA senilai Rp157,1 miliar.

“Kami menargetkan pertumbuhan perolehan kontrak baru tahun 2024 antara 15–20 persen, dan masih akan didominasi oleh sektor jasa pertambangan,” ujar Gede.

Gede menyebut perseroan akan terus memperkuat kinerja keuangan melalui produk-produk unggul yang selalu mengedepankan quality dan safety berbasis manajemen risiko, agar dapat mencetak laba secara maksimal untuk perusahaan yang sehat dan berkelanjutan.

PT PP membukukan laba bersih senilai Rp239,72 miliar pada kuartal III- 2023, atau meningkat 70 persen (yoy), dan membukukan pendapatan usaha senilai Rp12,22 triliun, atau turun 9,18 (yoy), seiring melemahnya segmen jasa konstruksi,

Baca Juga :  Saham Inggris hentikan reli 4-hari, indeks CAC 40 merosot 0,07 persen

Hingga kuartal III- 2023, perseroan membukukan total aset senilai Rp59,31 triliun atau naik 2,96 persen year to date (ytd), dengan liabilitas melesat 41,90 persen (ytd) menjadi Rp44,21 triliun, sedangkan ekuitas meningkat 1,87 persen (ytd) menjadi Rp15,09 triliun.

Baca juga: Kontrak baru PT PP naik 34 persen jadi Rp29,3 triliun di Oktober 2023

Baca juga: PP Presisi raih laba bersih Rp34,63 miliar di semester I 2023

Baca juga: PP Presisi peroleh kontrak baru Rp5,2 triliun selama 2022


 

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Penyunting: Biqwanto Situmorang
Copyright © Rumahbicara.com 2024

Asal : www.antaranews.com

Berita Terkait

Google hentikan sementara kemampuan Gemini hasilkan gambar AI orang
Transportasi publik listrik dinilai mampu kurangi macet dan polusi
Dishub DKI mulai rutin tindak pelaku lawan arah di ruas jalan
Jakarta Barometer: Perlu ada fasilitas penitipan sepeda di halte
Pakar: Putusan hakim harus berpihak pada kebenaran
BMKG prakirakan hujan masih mendominasi kondisi cuaca di Indonesia
Lazio dekati zona kualifikasi Eropa usai tekuk Torino 2-0
KIA kabulkan gugatan atas Pemkab Nagan Raya terkait informasi publik

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 13:09 WIB

AS peringatkan Iran akan ada tanggapan keras jika kirim rudal ke Rusia

Jumat, 23 Februari 2024 - 11:07 WIB

Sandiaga ajak diaspora Indonesia di Melbourne dukung pariwisata RI

Jumat, 23 Februari 2024 - 10:05 WIB

China: BRICS pembawa kebaikan bagi hubungan internasional

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:04 WIB

Jerman dukung PM Belanda Rutte calonkan diri jadi Sekjen NATO

Jumat, 23 Februari 2024 - 08:02 WIB

Wamil warga negara Myanmar picu naiknya migran ke Thailand

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:01 WIB

Pasar Inggris terbuka untuk merek-merek EV China

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:01 WIB

Malaysia ingin lihat ASEAN menjadi organisasi yang lebih aktif

Jumat, 23 Februari 2024 - 05:00 WIB

AS selalu jadi biang keladi pendudukan Palestina

Berita Terbaru

HIBURAN

Reality Club wakili Indonesia di SXSW Music Festival 2024

Jumat, 23 Feb 2024 - 12:33 WIB