Pakar: Kasus narkoba di Sumut bisa ditekan dengan sinergi semua pihak

- Jurnalis

Selasa, 30 Januari 2024 - 04:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jika bandar dan pengedar narkoba diberikan hukuman lebih ringan dari seharusnya, hal itu dapat memunculkan pelaku-pelaku baru

Medan (Rumahbicara.com) – Pakar hukum dari Universitas Pembangunan Panca Budi, Medan, Dr Redyanto Sidi mengatakan bahwa kasus peredaran narkoba di Sumatera Utara dapat ditekan dengan sinergi semua pihak, mulai dari masyarakat hingga penegak hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hal itu sangat penting. Masyarakat dapat menjadi pengingat di antara mereka, sementara penegak hukum idealnya memberikan sanksi sesuai undang-undang. Narkoba adalah musuh bersama,” ujar Redyanto di Medan, Senin.

Baca juga: Polda Maluku periksa urine personel antisipasi penyalahgunaan narkoba

Pria yang meraih gelar doktornya di Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, itu melanjutkan, untuk terus menyegarkan wawasan soal narkoba termasuk bahaya dan aspek hukumnya, masyarakat perlu diberikan sosialisasi secara rutin.

Dengan begitu, menurut Redyanto, masyarakat dapat berperan sebagai garda terdepan pemberantasan narkoba dengan melakukan penyadaran di lingkungannya.

“Kemudian, masyarakat pun mengetahui bagaimana melaporkan kasus narkoba di sekitarnya ke penegak hukum. Dengan begitu, kasus narkoba berpotensi menurun karena semua memahami dan mengetahui bagaimana pencegahan sampai penegakan hukumnya,” kata dia.

Lalu untuk penegak hukum, Radyanto mengapresiasi kinerja pihak kepolisian hingga kejaksaan yang terus bergerak memberantas peredaran narkoba dan memberikan hukuman kepada pelaku.

Baca juga: Lapas Muara Beliti rehabilitasi 130 narapidana pencandu narkoba

Sepanjang tahun 2023, Polda Sumut dan jajarannya mengungkap 5.090 kasus penyalahgunaan narkoba. Dari jumlah itu, polisi menyita 1,1 ton sabu-sabu, 2,2 ton ganja dan 161.644 butir ekstasi.

Pada periode yang sama, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) memberikan tuntutan mati kepada 93 terdakwa perkara narkoba.

Baca Juga :  2.097 peserta dari seluruh Jabar meriahkan Karnaval WJF 2023

“Tuntutan mati itu patut diapresiasi. Saya berharap putusan hakim tidak bertolak belakang dengan itu. Bandar-bandar narkoba semestinya dihukum berat sesuai undang-undang,” tutur Redyanto.

Jika bandar dan pengedar narkoba diberikan hukuman lebih ringan dari seharusnya, Redyanto khawatir hal itu dapat memunculkan pelaku-pelaku baru.

“Penegakan hukum terkait narkoba harus tegas,” ujar dia.

Baca juga: Pelanggaran hukum hukum kemarin, penahanan Siskaeee hingga siswa lakukan pencabulan

Pewarta: Michael Siahaan
Penyunting: Sambas
Copyright © Rumahbicara.com 2024

Asal : www.antaranews.com

Berita Terkait

DPKP Kota Bogor musnahkan sarang tawon yang tewaskan warga
KPU Karawang pastikan petugas KPPS yang meninggal dapat santunan
KPU Jember temukan dugaan manipulasi suara di TPS
Vidio hadirkan aksi kriminal menegangkan lewat serial “Ratu Adil”
Sportel Rendez-vous Bali 2024 ajak perangi pembajakan konten olahraga
Wamendag ingatkan bahwa media sosial tidak boleh berjualan
“Green inflation” dan pemanfaatan energi hijau
OIKN ungkap IKN beroperasi secara perdana pada 17 Agustus 2024

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 23:55 WIB

UA luncurkan kampanye genjot akses pendidikan anak perempuan di Afrika

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:54 WIB

BAZNAS-KBRI pasok kebutuhan dapur umum Palestina di perbatasan Rafah

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:52 WIB

China kirimkan bantuan bagi korban gempa Afghanistan saat musim dingin

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:52 WIB

AL Thailand sebut penyelamatan HTMS Sukhothai butuh 19 hari

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:50 WIB

Seorang petani dilaporkan tewas dalam demonstrasi di India Utara

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:48 WIB

Wakil PM Australia akan kembali bertemu Prabowo bahas pertahanan

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:47 WIB

Israel siapkan langkah untuk tutup kantor media televisi Al Jazeera

Kamis, 22 Februari 2024 - 16:45 WIB

Perusahaan asing raup keuntungan dari kesuksesan pameran di China

Berita Terbaru

TERKINI

DPKP Kota Bogor musnahkan sarang tawon yang tewaskan warga

Jumat, 23 Feb 2024 - 01:40 WIB

HIBURAN

Serial film “Ratu Adil” akan tayang di Vidio

Jumat, 23 Feb 2024 - 01:22 WIB

TEKNO

Kemendikbudristek kaji penggunaan AI di satuan pendidikan

Jumat, 23 Feb 2024 - 01:19 WIB

BISNIS

Proyeksi saham BSI tembus Rp2.700 per lembar

Jumat, 23 Feb 2024 - 01:07 WIB